Menu ✖

Mode Gelap
Kebakaran SMPN 21 OKU, Bupati Teddy Langsung Tinjau Lokasi Pemkab OKU Siapkan Arsitektur Pemerintahan Digital, Hindari Tumpang Tindih Aplikasi dan Data YBM PLN UP3 Lahat Salurkan Beasiswa Cahaya Pintar untuk 66 Pelajar di Kabupaten Lahat BumDes Karang Dapo Kembangkan Ayam Petelur, Dinas PMD OKU Dorong Jadi Penggerak Ekonomi Desa Menembus Jalan Berlumpur, Mantri BRI Alifia Naura Layani Nasabah di Pelosok OKI Curi Getah Karet, Pria di OKU Diamankan Warga hingga Diamuk Massa

Nasional

Wamen Ossy Ajak Tim Ekspedisi Patriot Dukung Penataan Ruang dan Pendataan Masalah Pertanahan di Kawasan Transmigrasi

Jakarta, Ogannews.com – Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Wakil Kepala Badan Pertanahan Nasional (Wamen ATR/Waka BPN), Ossy Dermawan, mengajak peserta Ekspedisi Patriot 2026 berkontribusi mendukung penataan ruang dan penyelesaian persoalan pertanahan di kawasan transmigrasi. Menurutnya, kedua hal tersebut merupakan peran strategis Kementerian ATR/BPN dalam mendukung pengembangan kawasan transmigrasi.

“Dalam penataan ruang, Tim Ekspedisi Patriot dapat berkontribusi melalui masukan berdasarkan hasil pengamatan di lapangan untuk penyempurnaan Rencana Tata Ruang Wilayah Nasional maupun Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) di daerah,” ujar Wamen Ossy dalam acara Pelepasan Tim Ekspedisi Patriot 2026 di Balai Kartini, Jakarta, Rabu (29/07/2026).

Penataan ruang merupakan instrumen dasar dalam pengembangan suatu wilayah, termasuk kawasan transmigrasi. Penyelenggaraannya mencakup tiga aspek yang saling berkaitan, yakni perencanaan, pemanfaatan, dan pengendalian ruang. Di dalam aspek perencanaan tata ruang, RDTR menjadi dokumen terinci yang berfungsi sebagai acuan pemanfaatan ruang di daerah. 

Menurut Wamen Ossy, keberadaan RDTR juga memberikan dampak nyata terhadap kemudahan investasi. Pasalnya, RDTR yang telah terintegrasi dengan sistem Online Single Submission (OSS) memungkinkan proses perizinan dan penerbitan Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang (KKPR) dilakukan lebih cepat sehingga mampu mendukung iklim investasi dan pembangunan di berbagai daerah.

Dalam kesempatan ini, Wamen Ossy juga mengajak Tim Ekspedisi Patriot yang terdiri dari ribuan mahasiswa dari 10 Perguruan Tinggi Negeri terbaik di Indonesia untuk ikut membantu dalam pendataan masalah pertanahan yang masih dihadapi masyarakat transmigran, seperti masalah penguasaan dan kepemilikan tanah, hingga legalitas aset. Data yang dikumpulkan tim tersebut kelak diyakini bisa mempercepat upaya penyelesaian berbagai permasalahan yang dialami di lapangan.

“Kami memohon kepada Tim Ekspedisi Patriot untuk mendata persoalan dan berkoordinasi dengan Kantor-Kantor Pertanahan di tingkat kabupaten/kota agar dapat segera ditindaklanjuti. Saya yakin Adik-adik mahasiswa, dibantu dosen dan guru besar, akan mampu menghasilkan kajian yang relevan, aplikatif, dan berdaya guna bagi masyarakat transmigran,” ujar Wamen Ossy yang hadir didampingi Tenaga Ahli Bidang Administrasi Negara dan Good Governance, Ajie Arifuddin.

Kegiatan Pelepasan Tim Ekspedisi Patriot 2026 ini turut dihadiri oleh Menteri Transmigrasi, M. Iftitah Sulaiman; Wakil Menteri Transmigrasi, Viva Yoga Mauladi selaku Ketua Pelaksana, serta perwakilan sejumlah kementerian/lembaga lainnya. Pada kesempatan ini, beberapa narasumber perwakilan kementerian/lembaga turut memberikan pembekalan kepada Tim Ekspedisi Patriot 2026. (MW/FA)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca juga

Menteri Nusron Ungkap Rencana Pembagian Peran Kementerian ATR/BPN dan LPRA dalam Penyelesaian Konflik Agraria

22 September 2026 - 11:24 WIB

Pembahasan Tingkat I RUU Pengaturan Reforma Agraria Disepakati untuk Dilanjutkan ke Sidang Paripurna

21 September 2026 - 13:13 WIB

Menteri ATR/Kepala BPN Hormati Proses Hukum KPK dan Pastikan Pelayanan Pertanahan Tetap Berjalan

18 September 2026 - 20:20 WIB

Tak Hanya Beri Kepastian Hukum, Sertipikasi Rumah Ibadah Tegaskan Eksistensi Jemaat Gereja

18 September 2026 - 11:09 WIB

Gelar Sosialisasi Percepatan Sertipikasi Tanah bagi MBR, Kejar Target 3 Juta Bidang

17 September 2026 - 13:07 WIB

Trending di Nasional