Menu ✖

Mode Gelap
Warga Antusias, Pemkab OKU Kembali Gelar Makan Bersama Gratis Setiap Jumat Pemkab OKU Bidik Predikat Kabupaten Informatif, Seluruh OPD Diminta Berbenah Bobol Rumah Warga, Pria di Lengkiti Diciduk Tim Singa Ogan Polres OKU 12 UMKM Binaan PLN Jambi Pamerkan Produk Unggulan di Palembang Icon, Catat Tanggalnya! Pemkab OKU Usulkan Pembangunan Perumahan Komunitas 3 Hektare, Sasar PNS Golongan I-II dan MBR Bobol Toko Sembako Tengah Malam, Pria 56 Tahun Ditangkap Polisi, Kerugian Capai Rp400 Juta

Pendidikan

SD-TK Fransiskus Baturaja Deklarasi Sekolah Ramah Anak, Disdik OKU Siap Dorong Jadi Gerakan Massal

Foto bersama.

OKU, Ogannews.com – Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) menyambut positif deklarasi “Sekolah Ramah Anak dan Gerakan Rukun Sama Teman” yang digelar TK dan SD Fransiskus Baturaja, Rabu (4/2/2026).

Bupati OKU H Teddy Meilwansyah melalui Kepala Dinas Pendidikan OKU, Kadarisman, menilai deklarasi tersebut bukan sekadar seremoni, tetapi menjadi langkah nyata menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, serta bebas dari intimidasi.

“Ini tipe sekolah yang menghadirkan seluruh komponen ramah anak. Dari tenaga pendidiknya, fasilitasnya, kurikulumnya, sampai lingkungan sekolahnya,” ujar Kadarisman usai menghadiri deklarasi di SD Fransiskus Baturaja.

Kadarisman menegaskan, program yang diterapkan SD Fransiskus Baturaja sejalan dengan visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati OKU, terutama dalam membangun kualitas pendidikan yang menyiapkan generasi unggul.

Ia berharap, deklarasi ini bisa menjadi pemantik bagi sekolah lain di OKU untuk ikut menciptakan suasana sekolah ramah anak, meski tanpa deklarasi formal.

“Harapannya ada imbasnya. Sekolah lain ikut menghadirkan situasi sekolah ramah anak. Ini kewajiban yang tidak bisa ditawar-tawar,” tegasnya.

Lebih lanjut, Kadarisman memastikan pihaknya akan menginstruksikan seluruh sekolah di bawah naungan Dinas Pendidikan OKU agar menerapkan prinsip sekolah ramah anak dan budaya rukun antar siswa.

Ia juga mengingatkan para tenaga pendidik untuk menjadi contoh utama dalam membangun lingkungan sekolah yang sehat.

“Guru harus benar-benar mendidik dengan metode ramah anak. Tidak intimidasi, tidak diskriminasi, tidak hukuman fisik. Tapi pendekatan yang membuat anak tetap percaya diri dan semangat belajar,” katanya.

Sementara itu, Kepala SD Fransiskus Baturaja, Sr M Alexia FSGM, SPd Gr, menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemkab OKU melalui Dinas Pendidikan yang hadir langsung dalam deklarasi tersebut.

Menurutnya, deklarasi ini menjadi bentuk komitmen bersama warga sekolah untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang inklusif dan aman.

“Hari ini kami berani mendeklarasikan sekolah ramah anak dan rukun kepada teman. Kami berkomitmen menciptakan sekolah yang inklusif, aman, dan nyaman, agar anak-anak merasa terlindungi dan mendapatkan ilmu yang tepat,” ujarnya.

Kegiatan deklarasi juga mendapat dukungan penuh dari Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) OKU.

“Kalau kita dari dinas perlindungan perempuan dan anak tentu saja mendukung gerakan ini,” kata Kepala DP3A OKU, Iis Wahyu Ningsih SE MM. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca juga

Warga Antusias, Pemkab OKU Kembali Gelar Makan Bersama Gratis Setiap Jumat

10 Oktober 2026 - 08:43 WIB

Pemkab OKU Bidik Predikat Kabupaten Informatif, Seluruh OPD Diminta Berbenah

9 Oktober 2026 - 20:21 WIB

Bobol Rumah Warga, Pria di Lengkiti Diciduk Tim Singa Ogan Polres OKU

9 Oktober 2026 - 15:30 WIB

12 UMKM Binaan PLN Jambi Pamerkan Produk Unggulan di Palembang Icon, Catat Tanggalnya!

9 Oktober 2026 - 10:19 WIB

Pemkab OKU Usulkan Pembangunan Perumahan Komunitas 3 Hektare, Sasar PNS Golongan I-II dan MBR

9 Oktober 2026 - 08:08 WIB

Trending di OKU