Menu

Mode Gelap
Gandeng 17 Lembaga Kursus, Teddy Ingin Anak Muda OKU Punya Skill dan Pekerjaan Petani OKU Timur Kompak Dukung Swasembada Pangan Prabowo, Harga Gabah Tembus Rp7.000 per Kg Komitmen Besar Pemkab OKU: SPMB Harus Jujur, Adil dan Bebas Titipan Video Asusila Tersebar di Sekolah, Siasat Bejat Pemuda di OKU Setubuhi Pacar Sambil Direkam Akhirnya Terbongkar! Rekayasa “Amuk Massa” di Kebun Kopi OKU Selatan Terbongkar, Polisi Tetapkan Dua Tersangka Pembunuhan OKU Bidik Teknologi Pengubah Sampah Jadi Cuan

Otomatif

SMKN 3 OKU Sulap Motor Bensin Jadi Listrik, Bupati Teddy: Bukti Anak SMK Bisa Berinovasi!

Bupati OKU test drive motor listrik buatan siswa SMKN 3 OKU.

Ogannews.com – Inovasi membanggakan datang dari dunia pendidikan Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU). SMK Negeri 3 OKU berhasil mengubah sepeda motor berbahan bakar bensin menjadi motor bertenaga listrik. 

Hal itu hasil dari gagasan Bupati OKU, H. Teddy Meilwansyah, S.STP, MM, M.Pd, yang sejak menjabat Pelaksana Harian (Plh) Bupati mendorong sekolah kejuruan di OKU untuk berinovasi dalam bidang energi terbarukan.

Bupati OKU Teddy Meilwansyah memberikan sambutan dan arahan.

Peresmian dan uji coba hasil karya tersebut berlangsung di Citimal Baturaja, Senin (13/10), dan dihadiri langsung oleh Bupati OKU bersama Asisten III Romson Fitri, serta sejumlah kepala dinas.

Dalam sambutannya, Bupati Teddy tak bisa menyembunyikan rasa bangganya terhadap kreativitas para siswa. Ia menyebut, karya tersebut menjadi bukti nyata bahwa stigma negatif terhadap pelajar SMK yang kerap dianggap hanya bisa ugal-ugalan di jalan kini terpatahkan dengan prestasi luar biasa. 

“Kalian telah membuktikan bahwa anak SMK bisa berinovasi dan berprestasi. Pemerintah daerah akan terus mendukung sekolah-sekolah yang ingin berinovasi di bidang energi terbarukan dan ramah lingkungan,” ujar Teddy penuh semangat. 

Bupati OKU menjajal motor hasil modifikasi SMKN 3 OKU.

Menurutnya, apabila inovasi ini dikembangkan secara berkelanjutan, bukan tidak mungkin OKU akan dikenal di level nasional bahkan internasional sebagai daerah yang melahirkan generasi kreatif di bidang teknologi hijau. 

Sementara itu, Kepala SMKN 3 OKU, Berkat Hanafi, didampingi Aidil selaku Wakil Kepala Sekolah Bidang Sarana, menjelaskan bahwa sejauh ini pihak sekolah baru mampu memproduksi tiga unit motor listrik

“Biaya produksi masih cukup tinggi karena bahan baku, terutama baterai lithium-ion, harganya mencapai sekitar Rp8 juta dari total biaya Rp20 juta per unit,” jelas Aidil. 

Ia menambahkan, motor listrik buatan siswa SMKN 3 OKU ini mampu melaju dengan kecepatan hingga 80 km/jam dan memiliki jarak tempuh antara 40–50 kilometer, tergantung berat beban. 

“Motor ini juga sudah tahan air dan lolos uji kelayakan dari Kementerian Perhubungan,” tambahnya. 

Aidil berharap, inovasi ini mendapat perhatian serius dari Pemerintah Daerah OKU agar bisa dikembangkan dalam skala besar. 

“Semoga Pemda bisa membantu mencarikan solusi agar produksi motor listrik karya anak bangsa ini dapat berlanjut dan lebih banyak digunakan masyarakat,” harapnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca juga

Gandeng 17 Lembaga Kursus, Teddy Ingin Anak Muda OKU Punya Skill dan Pekerjaan

25 Mei 2026 - 22:07 WIB

Komitmen Besar Pemkab OKU: SPMB Harus Jujur, Adil dan Bebas Titipan

25 Mei 2026 - 18:54 WIB

Video Asusila Tersebar di Sekolah, Siasat Bejat Pemuda di OKU Setubuhi Pacar Sambil Direkam Akhirnya Terbongkar!

24 Mei 2026 - 16:30 WIB

OKU Bidik Teknologi Pengubah Sampah Jadi Cuan

24 Mei 2026 - 08:36 WIB

Setelah DJKA, Kini PT KAI Sambut Positif Flyover Pasar Tempel

22 Mei 2026 - 20:20 WIB

Trending di OKU