Menu

Mode Gelap
Bandar Narkoba di OKU Tusuk Polisi Saat Ditangkap, Brigpol Joni Jalani Operasi Intensif SMBR Berbagi Berkah Idul Adha, 17 Sapi Qurban Disalurkan untuk Masyarakat Ring I Dua Pelaku Begal Sadis di 7 Ulu Palembang Ditangkap, Empat Rekannya Masih Diburu Polisi Gandeng 17 Lembaga Kursus, Teddy Ingin Anak Muda OKU Punya Skill dan Pekerjaan Petani OKU Timur Kompak Dukung Swasembada Pangan Prabowo, Harga Gabah Tembus Rp7.000 per Kg Komitmen Besar Pemkab OKU: SPMB Harus Jujur, Adil dan Bebas Titipan

Pendidikan

SPNF SKB OKU Adakan Workshop Kurikulum Merdeka dan Platform Mengajar

Pose bersama. (Ist)

Ogannews.com – Satuan Pendidikan Non Formal (SPNF) SKB Kabupaten OKU menggelar workshop Implementasi Kurikulum Merdeka dan Pemanfaatan Platform Merdeka Mengajar pendidikan kesetaraan.

Program BOP kinerja sekolah yang memiliki kemajuan terbaik tahun 2024. Kegiatan ini berlangsung selama 1 hari di aula SKB Baturaja, Sabtu (20/07/24).

Workshop ini dihadiri oleh kadisdik OKU Drs. H. Topan Indra Fauzi MM MPd sekaligus membuka kegiatan, Plt. Kepala SPNF SKB OKU Afrizal, S.Sos, serta diisi dengan materi dari Muhammad Firdaus Sma Unggulan Indralaya Ogan Ilir dan Rani Nawangsari, S.Pd., M.Pd SMA Negeri 2 OKU bersama peserta dari kalangan tutor pendidikan kesetaraan.

Dalam sambutannya, Rizal menyatakan bahwa tujuan utama dari workshop ini adalah untuk meningkatkan pemahaman para tutor pendidikan kesetaraan mengenai implementasi Kurikulum Merdeka.

“Dengan workshop ini, kita berharap dapat meningkatkan pengetahuan dan pemahaman dalam mengimplementasikan Kurikulum Merdeka serta memanfaatkan Platform Merdeka Mengajar,” ujarnya.

Sementara itu Topan menjelaskan bahwa Kurikulum Merdeka merupakan salah satu inisiatif utama di lingkungan Kemendikbudristek yang bertujuan untuk meningkatkan pembelajaran yang holistik dan kontekstual di Indonesia.

“Kurikulum Merdeka memungkinkan guru untuk mengembangkan potensi siswa secara lebih baik, menciptakan pembelajaran yang relevan, dan mempersiapkan siswa untuk masa depan yang lebih baik,” tambahnya.

Platform Merdeka Mengajar, kata Topan, adalah sebuah platform pendidikan yang mendukung proses belajar-mengajar dengan fitur-fitur untuk inspirasi, kreativitas, dan pembelajaran berpusat pada siswa.

“Semoga kegiatan ini mampu menciptakan ide-ide yang inovatif dan berkontribusi pada peningkatan pendidikan nonformal, khususnya pendidikan kesetaraan,” tutupnya.

Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi landasan untuk perbaikan yang signifikan dalam sektor pendidikan di Kabupaten OKU, serta menghasilkan strategi implementasi Kurikulum Merdeka yang efektif dan berkelanjutan. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca juga

Bandar Narkoba di OKU Tusuk Polisi Saat Ditangkap, Brigpol Joni Jalani Operasi Intensif

26 Mei 2026 - 17:49 WIB

SMBR Berbagi Berkah Idul Adha, 17 Sapi Qurban Disalurkan untuk Masyarakat Ring I

26 Mei 2026 - 10:02 WIB

Gandeng 17 Lembaga Kursus, Teddy Ingin Anak Muda OKU Punya Skill dan Pekerjaan

25 Mei 2026 - 22:07 WIB

Komitmen Besar Pemkab OKU: SPMB Harus Jujur, Adil dan Bebas Titipan

25 Mei 2026 - 18:54 WIB

Video Asusila Tersebar di Sekolah, Siasat Bejat Pemuda di OKU Setubuhi Pacar Sambil Direkam Akhirnya Terbongkar!

24 Mei 2026 - 16:30 WIB

Trending di Hukum dan Kriminal