Menu

Mode Gelap
PLN Teken PJBL PSEL Bali, Sampah Disulap Jadi Listrik 30 MW untuk Dukung Pariwisata PLN dan KKP Perkuat Sinergi, Listrik Andal Siap Dongkrak Produktivitas Sektor Kelautan dan Perikanan BRI BO Baturaja Salurkan Bantuan CSR 1 Unit Traktor untuk Lumbung Pangan Bakti Tani, Dorong Kemajuan Sektor Pertanian di OKU Timur 716 Agen BRILink Capai Target BEP, BO Baturaja Catat Kinerja Positif Hingga 25 Juni 2026 Inovasi Bayar SPP Pakai Sampah Raih Penghargaan, Program Binaan PLN Bantu 153 Anak Tetap Sekolah Hadirkan Pelayanan Cepat, PLN ULP Muara Aman Perkuat Budaya PS4

Pendidikan

SPNF SKB OKU Gelar UPK Paket C, Tekankan Komitmen Pendidikan Berkualitas bagi Warga Belajar

Ketua SPNF SKB OKU, Afrizal, S.Sos memantau pelaksanaan UPK jenjang paket C di SPNF SKB OKU.

Ogannews.com – Satuan Pendidikan Non Formal dan Sanggar Kegiatan Belajar (SPNF – SKB) Ogan Komering Ulu (OKU) kembali menegaskan perannya sebagai lembaga pendidikan nonformal yang konsisten menghadirkan layanan pendidikan berkualitas. 

Hal ini ditunjukkan melalui pelaksanaan Ujian Pendidikan Kesetaraan (UPK) jenjang Paket C Tahun Ajaran 2024/2025 yang berlangsung pada 21–24 April 2025.

Sebanyak 13 warga belajar tingkat XII mengikuti ujian secara tertulis di gedung SPNF SKB OKU. 

Dengan suasana yang tertib dan penuh kedisiplinan, pelaksanaan UPK berlangsung lancar di bawah pengawasan langsung para tutor kesetaraan. 

Selama empat hari, para peserta menjalani ujian untuk 12 mata pelajaran, mulai dari Bahasa Indonesia, Matematika, hingga Muatan Lokal.

Ketua SPNF SKB OKU, Afrizal, S.Sos., yang didampingi oleh Pengelola Program Kesetaraan, Yuli Aprianti, S.S., menyampaikan bahwa ujian ini merupakan puncak dari perjalanan belajar yang telah ditempuh para peserta selama satu tahun terakhir.

“Pelaksanaan UPK ini bukan sekadar evaluasi akademik, tetapi juga bentuk nyata dari komitmen kami dalam memberikan pendidikan yang setara dan bermutu,” tegas Afrizal.

Ia menambahkan bahwa pendidikan nonformal kini semakin mampu menunjukkan kualitas dan standar yang tak kalah dari pendidikan formal. 

“Kami berharap hasil ujian ini menjadi pijakan bagi para warga belajar untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi atau meraih impian mereka,” ujarnya.

Ujian digelar dengan sistem tiga mata pelajaran per hari, mencerminkan pendekatan yang terstruktur namun tetap ramah bagi peserta didik. 

Selain pengetahuan akademik, ujian ini juga menanamkan nilai tanggung jawab, kemandirian, dan semangat belajar seumur hidup.

SPNF SKB OKU terus memperkuat perannya sebagai ruang belajar yang inklusif, memberi harapan baru bagi mereka yang ingin melanjutkan pendidikan di luar jalur formal. 

“Kami percaya bahwa setiap individu memiliki potensi, dan tugas kami adalah membuka jalan agar potensi itu berkembang,” tutup Afrizal. (mg8)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca juga

BRI BO Baturaja Salurkan Bantuan CSR 1 Unit Traktor untuk Lumbung Pangan Bakti Tani, Dorong Kemajuan Sektor Pertanian di OKU Timur

8 Juli 2026 - 16:04 WIB

716 Agen BRILink Capai Target BEP, BO Baturaja Catat Kinerja Positif Hingga 25 Juni 2026

8 Juli 2026 - 16:00 WIB

Inovasi Bayar SPP Pakai Sampah Raih Penghargaan, Program Binaan PLN Bantu 153 Anak Tetap Sekolah

8 Juli 2026 - 10:43 WIB

Hadirkan Pelayanan Cepat, PLN ULP Muara Aman Perkuat Budaya PS4

7 Juli 2026 - 19:21 WIB

Makin Serius, OKU Bersiap Miliki Pabrik RDF Sampah Bernilai Ekonomi Tinggi

7 Juli 2026 - 09:47 WIB

Trending di OKU