Menu

Mode Gelap
Kasad Maruli Tinjau Jembatan Gantung Pusar, Infrastruktur TNI yang Pulihkan Akses Warga Maulid Nabi di SDN 3 OKU, Murid Unjuk Bakat Sambil Belajar Akhlak Rasulullah Bupati Teddy Tekankan Pentingnya Trust Publik, Baznas OKU Diminta Transparan Sekjen ATR/BPN Jelaskan Tiga Transformasi untuk Percepat Layanan Pertanahan kepada Masyarakat BRI BO Baturaja Salurkan Bantuan CSR Mesin Pipil Jagung kepada Kelompok Tani Binaan Polres OKU Selatan Bupati Teddy Apresiasi Kinerja Tirta Raja, Dorong Pengembangan Usaha Berbasis Kajian

Pendidikan

SPNF SKB OKU Gelar UPK Paket C, Tekankan Komitmen Pendidikan Berkualitas bagi Warga Belajar

Ketua SPNF SKB OKU, Afrizal, S.Sos memantau pelaksanaan UPK jenjang paket C di SPNF SKB OKU.

Ogannews.com – Satuan Pendidikan Non Formal dan Sanggar Kegiatan Belajar (SPNF – SKB) Ogan Komering Ulu (OKU) kembali menegaskan perannya sebagai lembaga pendidikan nonformal yang konsisten menghadirkan layanan pendidikan berkualitas. 

Hal ini ditunjukkan melalui pelaksanaan Ujian Pendidikan Kesetaraan (UPK) jenjang Paket C Tahun Ajaran 2024/2025 yang berlangsung pada 21–24 April 2025.

Sebanyak 13 warga belajar tingkat XII mengikuti ujian secara tertulis di gedung SPNF SKB OKU. 

Dengan suasana yang tertib dan penuh kedisiplinan, pelaksanaan UPK berlangsung lancar di bawah pengawasan langsung para tutor kesetaraan. 

Selama empat hari, para peserta menjalani ujian untuk 12 mata pelajaran, mulai dari Bahasa Indonesia, Matematika, hingga Muatan Lokal.

Ketua SPNF SKB OKU, Afrizal, S.Sos., yang didampingi oleh Pengelola Program Kesetaraan, Yuli Aprianti, S.S., menyampaikan bahwa ujian ini merupakan puncak dari perjalanan belajar yang telah ditempuh para peserta selama satu tahun terakhir.

“Pelaksanaan UPK ini bukan sekadar evaluasi akademik, tetapi juga bentuk nyata dari komitmen kami dalam memberikan pendidikan yang setara dan bermutu,” tegas Afrizal.

Ia menambahkan bahwa pendidikan nonformal kini semakin mampu menunjukkan kualitas dan standar yang tak kalah dari pendidikan formal. 

“Kami berharap hasil ujian ini menjadi pijakan bagi para warga belajar untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi atau meraih impian mereka,” ujarnya.

Ujian digelar dengan sistem tiga mata pelajaran per hari, mencerminkan pendekatan yang terstruktur namun tetap ramah bagi peserta didik. 

Selain pengetahuan akademik, ujian ini juga menanamkan nilai tanggung jawab, kemandirian, dan semangat belajar seumur hidup.

SPNF SKB OKU terus memperkuat perannya sebagai ruang belajar yang inklusif, memberi harapan baru bagi mereka yang ingin melanjutkan pendidikan di luar jalur formal. 

“Kami percaya bahwa setiap individu memiliki potensi, dan tugas kami adalah membuka jalan agar potensi itu berkembang,” tutup Afrizal. (mg8)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca juga

Kasad Maruli Tinjau Jembatan Gantung Pusar, Infrastruktur TNI yang Pulihkan Akses Warga

28 Agustus 2026 - 17:21 WIB

Maulid Nabi di SDN 3 OKU, Murid Unjuk Bakat Sambil Belajar Akhlak Rasulullah

28 Agustus 2026 - 14:49 WIB

Bupati Teddy Tekankan Pentingnya Trust Publik, Baznas OKU Diminta Transparan

26 Agustus 2026 - 19:25 WIB

Bupati Teddy Apresiasi Kinerja Tirta Raja, Dorong Pengembangan Usaha Berbasis Kajian

26 Agustus 2026 - 17:17 WIB

BRI BO Baturaja Gulirkan KUR Se OKU Raya, Komitmen Dukungan Pertumbuhan Ekonomi Kerakyatan

26 Agustus 2026 - 15:07 WIB

Trending di OKU