Menu

Mode Gelap
PLN dan KKP Perkuat Sinergi, Listrik Andal Siap Dongkrak Produktivitas Sektor Kelautan dan Perikanan BRI BO Baturaja Salurkan Bantuan CSR 1 Unit Traktor untuk Lumbung Pangan Bakti Tani, Dorong Kemajuan Sektor Pertanian di OKU Timur 716 Agen BRILink Capai Target BEP, BO Baturaja Catat Kinerja Positif Hingga 25 Juni 2026 Inovasi Bayar SPP Pakai Sampah Raih Penghargaan, Program Binaan PLN Bantu 153 Anak Tetap Sekolah Hadirkan Pelayanan Cepat, PLN ULP Muara Aman Perkuat Budaya PS4 Makin Serius, OKU Bersiap Miliki Pabrik RDF Sampah Bernilai Ekonomi Tinggi

Berita Utama

Terseret 20 Km, Bocah Tenggelam di Sungai Ogan Ditemukan Pemancing

Tim Sar gabungan mengevakuasi jenazah Rehan.

Ogannews.com – Setelah dilakukan pencarian intensif selama tiga hari, jenazah Muhammad Rehan Pahlepi (12) akhirnya ditemukan di aliran Sungai Ogan, tepatnya di kawasan Lubuk Batang Lama, Selasa (16/9) sore sekitar pukul 16.57 WIB.

Tubuh korban ditemukan tersangkut di rumpun bambu, sekitar 20 kilometer dari titik awal kejadian. Penemuan jenazah bermula saat seorang warga yang tengah memancing melihat jenazah korban, lalu melaporkannya ke pihak berwenang.

“Jenazah pertama kali ditemukan oleh warga sekitar. Selanjutnya tim melakukan evakuasi dan membawa korban ke RSUD Ibnu Sutowo untuk pemeriksaan lebih lanjut,” ujar Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD OKU, Dadi Sutiadi.

Setelah dilakukan proses identifikasi, jenazah kemudian diserahkan kepada pihak keluarga di rumah duka di Jalan Mayor Toyib, Lorong Lingga Jati, Desa Airpaoh, Kabupaten OKU.

Sebelumnya, Rehan dilaporkan hilang pada Minggu (14/9) pagi. Usai berolahraga joging bersama dua rekannya, korban memutuskan untuk mandi di Sungai Ogan. Tak lama berselang, ia terseret arus deras sejauh 20 meter dari lokasi awal.

Sempat melambaikan tangan meminta pertolongan, namun tubuhnya akhirnya tenggelam dan tak muncul kembali. Seorang warga yang berada di sekitar lokasi sempat berusaha menolong, namun gagal menjangkau korban.

Situasi semakin sulit lantaran dua rekan korban memilih kabur karena panik. Identitas korban baru diketahui setelah pihak keluarga mendatangi lokasi. Di tepi sungai, hanya tersisa pakaian korban berupa kaos merah, celana pendek abu-abu, serta sepasang sandal jepit kuning. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca juga

BRI BO Baturaja Salurkan Bantuan CSR 1 Unit Traktor untuk Lumbung Pangan Bakti Tani, Dorong Kemajuan Sektor Pertanian di OKU Timur

8 Juli 2026 - 16:04 WIB

716 Agen BRILink Capai Target BEP, BO Baturaja Catat Kinerja Positif Hingga 25 Juni 2026

8 Juli 2026 - 16:00 WIB

Inovasi Bayar SPP Pakai Sampah Raih Penghargaan, Program Binaan PLN Bantu 153 Anak Tetap Sekolah

8 Juli 2026 - 10:43 WIB

Hadirkan Pelayanan Cepat, PLN ULP Muara Aman Perkuat Budaya PS4

7 Juli 2026 - 19:21 WIB

Makin Serius, OKU Bersiap Miliki Pabrik RDF Sampah Bernilai Ekonomi Tinggi

7 Juli 2026 - 09:47 WIB

Trending di OKU