
Bandung, Ogannews.com — Langkah transformasi Perumda Air Minum Tirta Raja kian konkret. Bupati dan jajaran manajemen perusahaan air minum milik Pemkab Ogan Komering Ulu (OKU) itu bertolak ke Bandung untuk melakukan kunjungan strategis ke Perumda Air Minum Tirta Raharja pada Kamis (26/2/26).
Kunjungan tersebut bukan sekadar silaturahmi antarsesama BUMD, melainkan bagian dari upaya percepatan transformasi menuju perusahaan air minum berbasis teknologi atau Smart Water Company.
Direktur Utama Perumda Air Minum Tirta Raharja, Drs. H. A. Teddy Setiabudi, M.T., menegaskan komitmen pihaknya untuk mendukung penuh langkah perubahan yang tengah dijalankan Tirta Raja.
“Kolaborasi ini akan kami dorong melalui sharing knowledge, pertukaran best practice, hingga pendampingan implementasi sistem digital dan penguatan tata kelola perusahaan,” ujarnya.
Menurutnya, sinergi antar-BUMD menjadi kekuatan strategis dalam menghadapi tantangan pengelolaan air minum di era digital. Dengan berbagi pengalaman dan inovasi, kedua perusahaan diharapkan mampu menciptakan nilai tambah yang berkelanjutan.
Sementara itu, Direktur Utama Perumda Air Minum Tirta Raja, H. Bertho Darmo Poedjo Asmanto, MBA, menegaskan bahwa kerja sama ini merupakan bagian dari roadmap transformasi perusahaan.
“Kami menargetkan Tirta Raja bertransformasi menjadi Smart Water Company. Penguatan digitalisasi, peningkatan kompetensi SDM, serta optimalisasi sistem operasional berbasis teknologi menjadi fokus utama,” ungkapnya.
Bertho menambahkan, transformasi tersebut bertujuan menghadirkan layanan air minum yang lebih andal, responsif, dan berorientasi pada kepuasan pelanggan. Ia menilai, pengalaman Tirta Raharja dalam pengelolaan sistem digital menjadi referensi penting dalam proses pembenahan internal perusahaan.
Dukungan juga datang dari Bupati Ogan Komering Ulu, Teddy Meilwansyah. Ia menyampaikan apresiasi atas kolaborasi yang telah terjalin dan berharap sinergi strategis ini terus diperluas.
“Kerja sama ini menjadi bagian dari percepatan transformasi pelayanan publik di Kabupaten Ogan Komering Ulu. Kami ingin BUMD mampu adaptif terhadap perkembangan teknologi dan memberi kontribusi nyata bagi pembangunan daerah,” tegasnya.
Momentum pertemuan di Bandung ini menjadi simbol komitmen bersama dalam membangun BUMD yang profesional, modern, dan berdaya saing. Di tengah tuntutan pelayanan publik yang semakin tinggi, langkah kolaboratif antarperusahaan daerah dinilai sebagai kunci menghadirkan layanan air minum yang berkualitas bagi masyarakat. (*)







