Menu ✖

Mode Gelap
Bupati OKU Jajaki WTP Mobile, Targetkan Air Bersih Tetap Mengalir Saat Banjir Pengukuran Terjadwal Hadirkan Layanan Pertanahan yang Lebih Jelas bagi Masyarakat Mengenal Nomor Sertipikat dan Makna yang Terkandung di Dalamnya Manfaatkan ATR/BPN Dekat untuk Cari Informasi Layanan Pertanahan, Masyarakat: Lebih Hemat Waktu, Biaya, dan Tenaga Masuki Tahap Ketiga Pilot Project, PERINTIS 10 Hari Kini Tersedia di 131 Kantah Manfaatkan PTSL untuk Urus Sertipikat, Masyarakat: Proses Dipermudah

Daerah

Wabup Marjito Bachri Dampingi Gubernur Herman Deru Tinjau Ogan Mati, Rancang Pembangunan Siring

Gubernur Sumsel Herman Deru didampingi Wakil Bupati OKU Marjito Bachri meninjau Ogan Mati yang kerap menjadi langganan banjir.

Ogannews.com – Gubernur Sumatera Selatan H Herman Deru kembali menegaskan komitmennya terhadap penguatan infrastruktur daerah. Sabtu (31/5/25) siang, ia bersama Wakil Bupati OKU H Marjito Bachri turun langsung meninjau kawasan Ogan Mati di Jalan Gotong Royong, Lorong Duku, Kelurahan Kemalaraja, Kecamatan Baturaja Timur—lokasi yang kerap menjadi langganan banjir ketika Sungai Ogan meluap.

Kunjungan ini sekaligus memastikan bahwa program Bantuan Gubernur (Bangub) yang diusulkan Pemkab OKU berjalan tepat sasaran dan sesuai skala prioritas, terutama karena wilayah tersebut memiliki tingkat kerentanan banjir cukup tinggi.

Tiba menggunakan helikopter di Taman Kota Baturaja, Gubernur Herman Deru disambut jajaran Forkopimda OKU, mulai dari Wakil Bupati OKU H Marjito Bachri, Sekda OKU Darmawan Irianto, Dandim 0403 OKU Letkol Arh Yusuf Winarno, hingga unsur peradilan dan kepolisian.

Deru mengungkapkan, laporan mengenai masalah banjir di kawasan Ogan Mati sudah lama ia terima dari Bupati OKU H Teddy Meilwansyah. 

“Saya sering mendengar cerita dari Bupati, bahwa Ogan Mati ini kalau air meluap selalu menyebabkan banjir. Karena itu hari ini saya turun langsung,” ujarnya.

Hasil peninjauan menunjukkan kondisi Ogan Mati telah mengalami sedimentasi berat dan dipenuhi semak belukar, sehingga menghambat aliran air. Deru menekankan pentingnya memastikan status lahan sebelum dilakukan pembangunan kolam retensi.

“Saya sudah minta Pemkab OKU memastikan dulu apakah lahannya milik negara atau perorangan. Kalau milik perorangan, bisa langsung kita bangun kolam retensi yang juga bisa dijadikan kawasan wisata,” tegasnya.

Gubernur juga menginstruksikan Bappeda Provinsi Sumsel serta Dinas PSDA Sumsel membuat perencanaan detail mengenai struktur yang perlu dibangun agar air tak lagi meluap ke jalan, permukiman, hingga lahan pertanian warga.

“Kalau banjir merendam rumah atau lahan pertanian, tentu ini mengganggu masyarakat dan bisa menyebabkan gagal panen. Dampaknya jelas berpengaruh pada ekonomi warga,” katanya.

Deru berharap langkah peninjauan ini dapat segera ditindaklanjuti agar menghasilkan manfaat nyata bagi masyarakat OKU.

Secara terpisah, Plt Kepala Dinas PUPR OKU Fajar menjelaskan bahwa usulan Pemkab OKU dalam program BKBK mencakup pembangunan talud dan siring di Sungai Bakung.

“Talud dan siring yang diusulkan sepanjang 1,5 kilometer, dengan tinggi 3 meter dan lebar 4 meter,” jelasnya.

Ia menambahkan, aliran Sungai Bakung menuju Ogan Mati menjadikan kawasan tersebut titik kritis banjir. Karena itu Pemkab OKU juga berencana mengusulkan pembangunan kolam retensi pada tahun berikutnya.

“Tujuannya untuk meminimalisir terjadinya banjir dan menjaga aliran air tetap stabil,” tutup Fajar. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca juga

Bupati OKU Jajaki WTP Mobile, Targetkan Air Bersih Tetap Mengalir Saat Banjir

27 Oktober 2026 - 12:24 WIB

Resto Raja Kuliner Baturaja Dilalap Api, 1 Jam Damkar Berjibaku

16 Oktober 2026 - 21:49 WIB

PLN Tindak Lanjuti Kebutuhan Listrik Dinas Perpustakaan Muara Enim

16 Oktober 2026 - 15:44 WIB

BPBD OKU Gelar Simulasi Penyelamatan Banjir, Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Bencana

15 Oktober 2026 - 19:26 WIB

Bupati OKU Soroti Guru Terjerat Pinjol dan Judol, Minta Sekolah Berinovasi

15 Oktober 2026 - 18:06 WIB

Trending di OKU