Menu ✖

Mode Gelap
Bupati OKU Jajaki WTP Mobile, Targetkan Air Bersih Tetap Mengalir Saat Banjir Pengukuran Terjadwal Hadirkan Layanan Pertanahan yang Lebih Jelas bagi Masyarakat Mengenal Nomor Sertipikat dan Makna yang Terkandung di Dalamnya Manfaatkan ATR/BPN Dekat untuk Cari Informasi Layanan Pertanahan, Masyarakat: Lebih Hemat Waktu, Biaya, dan Tenaga Masuki Tahap Ketiga Pilot Project, PERINTIS 10 Hari Kini Tersedia di 131 Kantah Manfaatkan PTSL untuk Urus Sertipikat, Masyarakat: Proses Dipermudah

Berita Utama

Suara Partai Pindah ke Caleg?, BP2-SS OKU Minta Hitung Ulang di Kecamatan Ulu Ogan

Proses mediasi di PPK Ulu Ogan dihadiri Ketua KPU OKU dan Komisioner KPU lainnya.

Ogannews.com – Rapat pleno terbuka, rekapitulasi hasil penghitungan suara di Kecamatan Ulu Ogan terdapat sanggahan dari saksi.

Hal itu lantaran rekapitulasi D Hasil tingkat Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) tidak sesuai dengan C Hasil disetiap Tempat Pemungutan Suara (TPS).

Saksi dari salah satu Parpol, Deni Suswendi mengatakan, perubahan suara tersebut diduga terjadi pada salah satu Caleg DPRD Kabupaten OKU di Daerah Pemilihan (Dapil) II.

“Yang seharusnya suara Partai namun diinput menjadi suara Caleg,” ujar dia, Minggu (25/02/24).

Deni membeberkan, dari 33 TPS yang ada di Kecamatan Ulu Ogan, terdapat 18 TPS yang tidak sesuai dengan C Hasil.

“Anehnya suara Partai tersebut hanya berpindah ke salah satu Caleg saja. Kalau dari C Hasil, Caleg tersebut hanya memperoleh 131 suara di Kecamatan Ulu Ogan, namun setelah suara Partai berpindah menjadi 160 suara,” jelasnya.

Sambung Deni, Suara Partai semula memperoleh 36 suara, setelah diinput hanya tersisa 6 suara. Dirinya sempat intrupsi keberatan dan mempertanyakan perubahan tersebut ke Ketua PPK setempat.

“Saya tanya ke PPK, memang benar terjadi kesalahan, katanya human eror. Kok human eror hanya pindah ke satu Caleg,” cetusnya.

Sementara itu, Ketua BP2-SS DPC OKU, Muhammad Aldy Mandaura telah melaporkan dugaan kecurangan tersebut ke Bawaslu OKU serta ke Gakkumdu.

“Karena terjadi kecurangan yang terstruktur, kami meminta penghitungan ulang suara untuk di Kecamatan Ulu Ogan,” tegasnya.

“Sebab ini kasus yang ketahuan, jangan-jangan kasus seperti ini bisa terjadi di Kecamatan lain, dengan pola yang sama dan pelaku yang sama tetapi tidak ketahuan,” sambung Mandau.

Tak muluk-muluk, kata Mandau, ia hanya meminta agar mengembalikan suara ke asalnya agar tidak terjadi konflik horizontal, sehingga mematahkan asas penyelenggaraan Pemilu yang Jujur dan Adil (Jurdil).

“Sekali lagi, untuk di Ulu Ogan kami meminta kepada KPU OKU agar tegas menindaklanjuti kejadian sengketa dan segera membuka serta menghitung ulang hasil C1 Plano di kecamatan Ulu Ogan,” ungkapnya.

Sebagai pemantau Pemilu, dirinya membuka ruang kepada pihak manapun yang merasa dirugikan pada Pemilu ini untuk dibantu menyelesaikan proses sengketa Pemilu. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca juga

Bupati OKU Jajaki WTP Mobile, Targetkan Air Bersih Tetap Mengalir Saat Banjir

27 Oktober 2026 - 12:24 WIB

Resto Raja Kuliner Baturaja Dilalap Api, 1 Jam Damkar Berjibaku

16 Oktober 2026 - 21:49 WIB

PLN Tindak Lanjuti Kebutuhan Listrik Dinas Perpustakaan Muara Enim

16 Oktober 2026 - 15:44 WIB

BPBD OKU Gelar Simulasi Penyelamatan Banjir, Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Bencana

15 Oktober 2026 - 19:26 WIB

Bupati OKU Soroti Guru Terjerat Pinjol dan Judol, Minta Sekolah Berinovasi

15 Oktober 2026 - 18:06 WIB

Trending di OKU