
Ogannews.com – SDN 3 OKU baru saja menggelar kegiatan penting yang melibatkan seluruh tenaga pendidiknya.
Sebanyak 33 peserta, terdiri dari Kepala Sekolah dan 32 guru, ikut ambil bagian dalam Survei Lingkungan Belajar (Sulingjar).
Kegiatan ini menjadi sorotan karena menjadi salah satu cara untuk mengukur kualitas lingkungan belajar di sekolah yang mencakup berbagai aspek vital.
Dalam survei tersebut, hal-hal seperti sarana prasarana, kurikulum, manajemen sekolah, hingga kesejahteraan guru dan siswa menjadi fokus utama penilaian.
Kepala Sekolah SDN 3 OKU, Nopriadi, SPd, menegaskan pentingnya survei ini. Dimana dengan adanya survei ini, pihak sekolah bisa memperoleh data akurat tentang berbagai faktor yang mempengaruhi proses belajar mengajar.
”Ini akan menjadi dasar kami untuk melakukan perbaikan yang diperlukan,” ungkapnya penuh optimisme.
Pelaksanaan survei ini sejalan dengan arahan dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemdikbudristek), yang terus mendorong peningkatan mutu pendidikan di seluruh Indonesia.
Sulingjar bukan hanya sekadar survei, tapi juga merupakan langkah strategis untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap lingkungan belajar di sekolah-sekolah.
Nopriadi berharap, hasil survei ini dapat memberikan pemahaman yang lebih jelas mengenai aspek-aspek yang perlu ditingkatkan di sekolahnya.
“Dengan data yang kami kumpulkan, kami dapat terus berupaya mewujudkan pendidikan berkualitas serta menciptakan lingkungan belajar yang mendukung perkembangan siswa,” ujarnya.
SDN 3 OKU menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan sesuai dengan kebijakan nasional.
Lewat Sulingjar, sekolah berharap mampu menciptakan lingkungan belajar yang lebih kondusif, tidak hanya untuk siswa, tapi juga untuk kesejahteraan para guru.
”Upaya bersama ini diharapkan mampu memperkuat pendidikan dan kesejahteraan di sekolah-sekolah, demi masa depan yang lebih baik,” tutup Nopriadi.
Dengan adanya program seperti ini, SDN 3 OKU menunjukkan bahwa pendidikan berkualitas adalah prioritas yang terus diperjuangkan, memastikan bahwa seluruh komponen sekolah terlibat dalam upaya menuju masa depan yang lebih baik. (*)







