Menu

Mode Gelap
Bayi 3 Bulan Jadi Sasaran, Ayah Berdalih Kesal Dengar Tangisan 446 Kantor BPN Terapkan Pengukuran Terjadwal, Waktu Tunggu Maksimal 7 Hari Serunya Lomba 17-an di SDN 3 OKU, Siswa dan Guru Sama-sama Semangat Hujan Deras Ganggu Jaringan Listrik, PLN ULP Lembayung Kerahkan 31 Personel Pulihkan Listrik di Lahat HUT ke-81 Republik Indonesia, Kementerian ATR/BPN Luncurkan Tiga Program Transformasi Pelayanan ATR/BPN Ubah Struktur Kantor Pertanahan, Kini Berbasis Wilayah untuk Percepat Layanan

OKU

Banjir Rendam Baturaja Timur, 90 KK Terima Bantuan Sembako dari Pemkab OKU

Penyerahan bantuan sembako kepada korban banjir.

OKU, Ogannews.com – Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) bergerak cepat merespons bencana banjir akibat luapan Sungai Ogan yang merendam sejumlah wilayah di Kecamatan Baturaja Timur. Sebanyak 90 Kepala Keluarga (KK) terdampak kini telah menerima bantuan berupa beras dan paket sembako.

Penyaluran bantuan dilakukan pada Kamis (16/04/2026), melalui Camat Baturaja Timur, Doni Heridadi, yang turun langsung ke lokasi terdampak untuk memastikan bantuan diterima oleh warga yang membutuhkan.

Bupati OKU, Teddy Meilwansyah, menyampaikan keprihatinannya atas musibah yang dialami masyarakat. Ia berharap bantuan tersebut dapat membantu meringankan beban warga di tengah kondisi lingkungan yang masih tergenang air.

“Pemerintah memahami kondisi sulit yang sedang dihadapi warga. Semoga bantuan ini bisa membantu kebutuhan sehari-hari dan kita semua berharap air segera surut agar aktivitas kembali normal,” ujar Teddy.

Selain menyalurkan bantuan logistik, Pemkab OKU juga telah mengerahkan tim dari BPBD OKU untuk melakukan pemantauan dan penanganan di lapangan. Berbagai peralatan penanggulangan bencana turut disiagakan, termasuk perahu evakuasi bagi warga yang membutuhkan.

“Tim sudah kita turunkan, begitu juga peralatan penyelamatan. Jika ada warga yang harus dievakuasi, kita sudah siapkan perahu,” tegasnya.

Lebih lanjut, pemerintah daerah terus memantau ketinggian air Sungai Ogan dan Sungai Lengkayap melalui alat ukur yang tersebar di sejumlah titik. Langkah ini dilakukan sebagai upaya antisipasi jika terjadi peningkatan debit air secara tiba-tiba.

Bupati juga mengimbau masyarakat, khususnya yang bermukim di bantaran sungai, agar tetap waspada namun tidak panik. Warga diminta untuk selalu mengikuti informasi resmi dari pemerintah, TNI, maupun kepolisian.

“Jika kondisi banjir meluas, pemerintah siap membuka dapur umum untuk membantu kebutuhan warga. Tetap tenang dan tingkatkan kewaspadaan, mengingat curah hujan di wilayah hulu masih cukup tinggi,” pungkasnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca juga

Bayi 3 Bulan Jadi Sasaran, Ayah Berdalih Kesal Dengar Tangisan

21 Agustus 2026 - 09:21 WIB

Serunya Lomba 17-an di SDN 3 OKU, Siswa dan Guru Sama-sama Semangat

20 Agustus 2026 - 13:36 WIB

36 Anggota Paskibraka OKU 2026 Dikukuhkan, Dua Siswa Sekolah Rakyat Catat Sejarah

16 Agustus 2026 - 09:21 WIB

Hari Pramuka ke-65, Bupati OKU Dorong Generasi Muda Mandiri dan Berkontribusi Nyata

14 Agustus 2026 - 19:48 WIB

Bupati OKU Perkuat Pengawasan Pengadaan Barang dan Jasa Lewat Diklat Probity Audit

13 Agustus 2026 - 19:38 WIB

Trending di OKU