
OKU, Ogannews.com – Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) bergerak cepat merespons bencana banjir akibat luapan Sungai Ogan yang merendam sejumlah wilayah di Kecamatan Baturaja Timur. Sebanyak 90 Kepala Keluarga (KK) terdampak kini telah menerima bantuan berupa beras dan paket sembako.
Penyaluran bantuan dilakukan pada Kamis (16/04/2026), melalui Camat Baturaja Timur, Doni Heridadi, yang turun langsung ke lokasi terdampak untuk memastikan bantuan diterima oleh warga yang membutuhkan.
Bupati OKU, Teddy Meilwansyah, menyampaikan keprihatinannya atas musibah yang dialami masyarakat. Ia berharap bantuan tersebut dapat membantu meringankan beban warga di tengah kondisi lingkungan yang masih tergenang air.
“Pemerintah memahami kondisi sulit yang sedang dihadapi warga. Semoga bantuan ini bisa membantu kebutuhan sehari-hari dan kita semua berharap air segera surut agar aktivitas kembali normal,” ujar Teddy.
Selain menyalurkan bantuan logistik, Pemkab OKU juga telah mengerahkan tim dari BPBD OKU untuk melakukan pemantauan dan penanganan di lapangan. Berbagai peralatan penanggulangan bencana turut disiagakan, termasuk perahu evakuasi bagi warga yang membutuhkan.
“Tim sudah kita turunkan, begitu juga peralatan penyelamatan. Jika ada warga yang harus dievakuasi, kita sudah siapkan perahu,” tegasnya.
Lebih lanjut, pemerintah daerah terus memantau ketinggian air Sungai Ogan dan Sungai Lengkayap melalui alat ukur yang tersebar di sejumlah titik. Langkah ini dilakukan sebagai upaya antisipasi jika terjadi peningkatan debit air secara tiba-tiba.
Bupati juga mengimbau masyarakat, khususnya yang bermukim di bantaran sungai, agar tetap waspada namun tidak panik. Warga diminta untuk selalu mengikuti informasi resmi dari pemerintah, TNI, maupun kepolisian.
“Jika kondisi banjir meluas, pemerintah siap membuka dapur umum untuk membantu kebutuhan warga. Tetap tenang dan tingkatkan kewaspadaan, mengingat curah hujan di wilayah hulu masih cukup tinggi,” pungkasnya. (*)








