Menu ✖

Mode Gelap
Warga Antusias, Pemkab OKU Kembali Gelar Makan Bersama Gratis Setiap Jumat Pemkab OKU Bidik Predikat Kabupaten Informatif, Seluruh OPD Diminta Berbenah Bobol Rumah Warga, Pria di Lengkiti Diciduk Tim Singa Ogan Polres OKU 12 UMKM Binaan PLN Jambi Pamerkan Produk Unggulan di Palembang Icon, Catat Tanggalnya! Pemkab OKU Usulkan Pembangunan Perumahan Komunitas 3 Hektare, Sasar PNS Golongan I-II dan MBR Bobol Toko Sembako Tengah Malam, Pria 56 Tahun Ditangkap Polisi, Kerugian Capai Rp400 Juta

Berita Utama

Antardesa Terlibat Baku Hantam Usai Aksi Balap Liar, Tiga Orang Dilarikan ke Rumah Sakit

Ilustrasi baku hantam.

Ogannews.com – Keributan antarwarga kembali pecah antara warga Desa Tanjung Sari, Kecamatan Pengandonan, dengan warga Desa Batang Ari, Kecamatan Semidang Aji, pada Minggu malam (15/6/25) sekitar pukul 20.00 WIB.

Keributan bermula saat Aji Muhamad Alfariji (20) bersama rombongannya diduga melakukan aksi balap liar di wilayah Desa Tanjung Sari sekitar pukul 17.00 WIB.

Aksi berbahaya ini memicu teguran dari warga setempat. Tak terima ditegur, Aji kemudian menghubungi keluarganya, yaitu Abdul Gapur (31) dan Ramadi (41), yang langsung menyambangi lokasi.

Sekitar pukul 17.54 WIB, ketiganya mendatangi warga Tanjung Sari, dan pertikaian pun tak terhindarkan.

Wawan (24), warga asal Desa Tanjung Sari, terlibat cekcok mulut hingga terjadi baku hantam berdarah.

“Akibat insiden tersebut, sejumlah warga mengalami luka serius,” kata Kasi Humas Polres OKU, AKP Ibnu Holdon.

Wawan mengalami luka di pelipis kanan dengan 10 jahitan dan luka di punggung kanan dengan 4 jahitan.

Kemudian Aji Muhamad Alfariji luka di kepala dengan 13 jahitan, Abdul Gapur luka robek di kepala dan luka sayatan di telapak tangan kanan. Sementara Ramadi hanya mengalami sesak napas.

“Usai perkelahian, Wawan dan Aji dilarikan ke Puskesmas Pengandonan, sementara dua korban lainnya diamankan di rumah Kepala Desa Tanjung Sari,” imbuhnya.

Namun tak lama kemudian, masing-masing korban dirujuk di RS DKT Baturaja dan RS Antonio Baturaja.

“Kami kini tengah menyelidiki lebih lanjut motif dan penyebab lengkap dari bentrok antardesa ini, termasuk kemungkinan adanya unsur provokasi dan dugaan pelanggaran pidana lainnya,” terang Kasi Humas.

Warga diimbau untuk menahan diri dan menyerahkan proses hukum kepada pihak berwajib. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca juga

Warga Antusias, Pemkab OKU Kembali Gelar Makan Bersama Gratis Setiap Jumat

10 Oktober 2026 - 08:43 WIB

Pemkab OKU Bidik Predikat Kabupaten Informatif, Seluruh OPD Diminta Berbenah

9 Oktober 2026 - 20:21 WIB

Bobol Rumah Warga, Pria di Lengkiti Diciduk Tim Singa Ogan Polres OKU

9 Oktober 2026 - 15:30 WIB

12 UMKM Binaan PLN Jambi Pamerkan Produk Unggulan di Palembang Icon, Catat Tanggalnya!

9 Oktober 2026 - 10:19 WIB

Pemkab OKU Usulkan Pembangunan Perumahan Komunitas 3 Hektare, Sasar PNS Golongan I-II dan MBR

9 Oktober 2026 - 08:08 WIB

Trending di OKU