Menu

Mode Gelap
Petani OKU Timur Kompak Dukung Swasembada Pangan Prabowo, Harga Gabah Tembus Rp7.000 per Kg Komitmen Besar Pemkab OKU: SPMB Harus Jujur, Adil dan Bebas Titipan Video Asusila Tersebar di Sekolah, Siasat Bejat Pemuda di OKU Setubuhi Pacar Sambil Direkam Akhirnya Terbongkar! Rekayasa “Amuk Massa” di Kebun Kopi OKU Selatan Terbongkar, Polisi Tetapkan Dua Tersangka Pembunuhan OKU Bidik Teknologi Pengubah Sampah Jadi Cuan SPBU Belitang Diserbu Warga, Kuota BBM Akhirnya Ditambah

Pendidikan

Cap Tiga Jari Dihapus, Ijazah SMP OKU Kini Lebih Simpel

Proses pencetakan ijazah SMP di Aula Disdik OKU.

Ogannews.com Dinas Pendidikan Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) mulai mencetak ijazah Sekolah Menengah Pertama (SMP) secara serentak mulai hari ini, di Aula Disdik OKU pada Senin (7/7/25).

Berbeda dari tahun sebelumnya, ijazah tahun ini hadir dalam bentuk dan bahan yang sepenuhnya baru, serta tanpa lagi menyertakan cap tiga jari siswa.

Perubahan signifikan ini terjadi setelah Kementerian Pendidikan memberikan kewenangan penuh kepada Dinas Pendidikan daerah untuk melakukan pencetakan mandiri.

Jika tahun lalu blangko ijazah langsung dari kementrian dengan menggunakan security paper, tahun ini digantikan dengan kertas A4 80 gram.

“Ijazah tahun ini lebih simpel. Hanya memuat tanda tangan kepala sekolah, pas foto, dan nomor ijazah,” ujar Ade Ridwan, Kasi Kesiswaan dan Kurikulum Disdik OKU.

Ia menjelaskan bahwa pencetakan dilakukan di satu tempat bersama seluruh kepala sekolah agar meminimalisir kesalahan dan menjaga keseragaman antar sekolah.

“Hari ini sekitar 1.000 lembar ijazah telah selesai dicetak dari total 5.136 yang akan dibagikan ke 15 SMP swasta dan 52 SMP negeri di OKU,” sambung dia.

Proses pencetakan diperkirakan rampung dalam beberapa hari ke depan sebelum didistribusikan ke sekolah-sekolah.

Ditanya soal ijazah palsu karena tampilannya yang terkesan sederhana dan hanya hitam putih, dirinya menegaskan bahwa sistem keamanan kini lebih mengandalkan digital.

“Sekarang rata-rata sudah menggunakan E-Ijazah, jadi nomor serinya sudah ada di aplikasi satuan pendidikan di masing-masing sekolah,” jelasnya.

Disisi lain, Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMP OKU, Mauladi Yurmansyah, menyayangkan bentuk ijazah yang dianggap terlalu sederhana.

“Sebaiknya dikembalikan ke pusat, seperti blangko dulu sehingga lebih bagus dari ijazah saat ini,” kata Mauladi.

Ia menambahkan, kalau sesuai aturan percetakan ijazah itu setiap dicetak di sekolah masing-masing.

“Karena takut sekolah menggunakan kertas yang standar dan tinta seadanya jadi sesuai musyawarah Disdik dan MKKS, pencetakan Ijazah dipusatkan disini,” beber dia. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca juga

Komitmen Besar Pemkab OKU: SPMB Harus Jujur, Adil dan Bebas Titipan

25 Mei 2026 - 18:54 WIB

Akhir Pelarian Nuang, Tahanan Kabur OKU Ditangkap

20 Mei 2026 - 17:52 WIB

Dor! Konflik Truk CPO di Musi Rawas Berujung Penembakan, 3 Pelaku Dibekuk

19 Mei 2026 - 19:58 WIB

OKU Timur Genjot Gerakan Tanam Hadapi El Nino, Target 1 Juta Ton Gabah

19 Mei 2026 - 17:44 WIB

PLN dan Pemkab Lahat Perkuat Sinergi, Tagihan LPJU Jadi Fokus Utama

19 Mei 2026 - 16:42 WIB

Trending di Daerah