Menu

Mode Gelap
Jaringan Air Tanah Jadi Andalan Baru Petani OKU, Bupati Teddy: Jangan Sampai Rusak Bayi 3 Bulan Jadi Sasaran, Ayah Berdalih Kesal Dengar Tangisan Berkontribusi dalam Pengembangan Geotermal di Indonesia, Kementerian ATR/BPN Dapat Penghargaan dari Kementerian ESDM 446 Kantor BPN Terapkan Pengukuran Terjadwal, Waktu Tunggu Maksimal 7 Hari Serunya Lomba 17-an di SDN 3 OKU, Siswa dan Guru Sama-sama Semangat Tak Perlu Menunggu Tanpa Kepastian, Masyarakat Rasakan Manfaat Pengukuran Terjadwal Saat Sertipikasi Tanah

Pendidikan

Cap Tiga Jari Dihapus, Ijazah SMP OKU Kini Lebih Simpel

Proses pencetakan ijazah SMP di Aula Disdik OKU.

Ogannews.com Dinas Pendidikan Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) mulai mencetak ijazah Sekolah Menengah Pertama (SMP) secara serentak mulai hari ini, di Aula Disdik OKU pada Senin (7/7/25).

Berbeda dari tahun sebelumnya, ijazah tahun ini hadir dalam bentuk dan bahan yang sepenuhnya baru, serta tanpa lagi menyertakan cap tiga jari siswa.

Perubahan signifikan ini terjadi setelah Kementerian Pendidikan memberikan kewenangan penuh kepada Dinas Pendidikan daerah untuk melakukan pencetakan mandiri.

Jika tahun lalu blangko ijazah langsung dari kementrian dengan menggunakan security paper, tahun ini digantikan dengan kertas A4 80 gram.

“Ijazah tahun ini lebih simpel. Hanya memuat tanda tangan kepala sekolah, pas foto, dan nomor ijazah,” ujar Ade Ridwan, Kasi Kesiswaan dan Kurikulum Disdik OKU.

Ia menjelaskan bahwa pencetakan dilakukan di satu tempat bersama seluruh kepala sekolah agar meminimalisir kesalahan dan menjaga keseragaman antar sekolah.

“Hari ini sekitar 1.000 lembar ijazah telah selesai dicetak dari total 5.136 yang akan dibagikan ke 15 SMP swasta dan 52 SMP negeri di OKU,” sambung dia.

Proses pencetakan diperkirakan rampung dalam beberapa hari ke depan sebelum didistribusikan ke sekolah-sekolah.

Ditanya soal ijazah palsu karena tampilannya yang terkesan sederhana dan hanya hitam putih, dirinya menegaskan bahwa sistem keamanan kini lebih mengandalkan digital.

“Sekarang rata-rata sudah menggunakan E-Ijazah, jadi nomor serinya sudah ada di aplikasi satuan pendidikan di masing-masing sekolah,” jelasnya.

Disisi lain, Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMP OKU, Mauladi Yurmansyah, menyayangkan bentuk ijazah yang dianggap terlalu sederhana.

“Sebaiknya dikembalikan ke pusat, seperti blangko dulu sehingga lebih bagus dari ijazah saat ini,” kata Mauladi.

Ia menambahkan, kalau sesuai aturan percetakan ijazah itu setiap dicetak di sekolah masing-masing.

“Karena takut sekolah menggunakan kertas yang standar dan tinta seadanya jadi sesuai musyawarah Disdik dan MKKS, pencetakan Ijazah dipusatkan disini,” beber dia. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca juga

Jaringan Air Tanah Jadi Andalan Baru Petani OKU, Bupati Teddy: Jangan Sampai Rusak

24 Agustus 2026 - 07:40 WIB

Serunya Lomba 17-an di SDN 3 OKU, Siswa dan Guru Sama-sama Semangat

20 Agustus 2026 - 13:36 WIB

Hujan Deras Ganggu Jaringan Listrik, PLN ULP Lembayung Kerahkan 31 Personel Pulihkan Listrik di Lahat

19 Agustus 2026 - 22:32 WIB

Tiga Orang Tewas dalam Kecelakaan Maut Calya Vs Truk Tangki di Prabumulih

15 Agustus 2026 - 10:00 WIB

Hari Pramuka ke-65, Bupati OKU Dorong Generasi Muda Mandiri dan Berkontribusi Nyata

14 Agustus 2026 - 19:48 WIB

Trending di Daerah