Menu

Mode Gelap
PLN dan KKP Perkuat Sinergi, Listrik Andal Siap Dongkrak Produktivitas Sektor Kelautan dan Perikanan BRI BO Baturaja Salurkan Bantuan CSR 1 Unit Traktor untuk Lumbung Pangan Bakti Tani, Dorong Kemajuan Sektor Pertanian di OKU Timur 716 Agen BRILink Capai Target BEP, BO Baturaja Catat Kinerja Positif Hingga 25 Juni 2026 Inovasi Bayar SPP Pakai Sampah Raih Penghargaan, Program Binaan PLN Bantu 153 Anak Tetap Sekolah Hadirkan Pelayanan Cepat, PLN ULP Muara Aman Perkuat Budaya PS4 Makin Serius, OKU Bersiap Miliki Pabrik RDF Sampah Bernilai Ekonomi Tinggi

Pendidikan

Cap Tiga Jari Dihapus, Ijazah SMP OKU Kini Lebih Simpel

Proses pencetakan ijazah SMP di Aula Disdik OKU.

Ogannews.com Dinas Pendidikan Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) mulai mencetak ijazah Sekolah Menengah Pertama (SMP) secara serentak mulai hari ini, di Aula Disdik OKU pada Senin (7/7/25).

Berbeda dari tahun sebelumnya, ijazah tahun ini hadir dalam bentuk dan bahan yang sepenuhnya baru, serta tanpa lagi menyertakan cap tiga jari siswa.

Perubahan signifikan ini terjadi setelah Kementerian Pendidikan memberikan kewenangan penuh kepada Dinas Pendidikan daerah untuk melakukan pencetakan mandiri.

Jika tahun lalu blangko ijazah langsung dari kementrian dengan menggunakan security paper, tahun ini digantikan dengan kertas A4 80 gram.

“Ijazah tahun ini lebih simpel. Hanya memuat tanda tangan kepala sekolah, pas foto, dan nomor ijazah,” ujar Ade Ridwan, Kasi Kesiswaan dan Kurikulum Disdik OKU.

Ia menjelaskan bahwa pencetakan dilakukan di satu tempat bersama seluruh kepala sekolah agar meminimalisir kesalahan dan menjaga keseragaman antar sekolah.

“Hari ini sekitar 1.000 lembar ijazah telah selesai dicetak dari total 5.136 yang akan dibagikan ke 15 SMP swasta dan 52 SMP negeri di OKU,” sambung dia.

Proses pencetakan diperkirakan rampung dalam beberapa hari ke depan sebelum didistribusikan ke sekolah-sekolah.

Ditanya soal ijazah palsu karena tampilannya yang terkesan sederhana dan hanya hitam putih, dirinya menegaskan bahwa sistem keamanan kini lebih mengandalkan digital.

“Sekarang rata-rata sudah menggunakan E-Ijazah, jadi nomor serinya sudah ada di aplikasi satuan pendidikan di masing-masing sekolah,” jelasnya.

Disisi lain, Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMP OKU, Mauladi Yurmansyah, menyayangkan bentuk ijazah yang dianggap terlalu sederhana.

“Sebaiknya dikembalikan ke pusat, seperti blangko dulu sehingga lebih bagus dari ijazah saat ini,” kata Mauladi.

Ia menambahkan, kalau sesuai aturan percetakan ijazah itu setiap dicetak di sekolah masing-masing.

“Karena takut sekolah menggunakan kertas yang standar dan tinta seadanya jadi sesuai musyawarah Disdik dan MKKS, pencetakan Ijazah dipusatkan disini,” beber dia. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca juga

Inovasi Bayar SPP Pakai Sampah Raih Penghargaan, Program Binaan PLN Bantu 153 Anak Tetap Sekolah

8 Juli 2026 - 10:43 WIB

Hadirkan Pelayanan Cepat, PLN ULP Muara Aman Perkuat Budaya PS4

7 Juli 2026 - 19:21 WIB

PLN Gandeng Polres Amankan P2TL di Muara Enim

6 Juli 2026 - 15:25 WIB

YBM PLN UP3 Lahat Salurkan Beasiswa Cahaya Pintar untuk 66 Siswa Berprestasi

2 Juli 2026 - 09:43 WIB

Manager PLN UP3 Lahat Door to Door Temui Pelanggan, Kedepankan Pendekatan Humanis

30 Juni 2026 - 17:58 WIB

Trending di Daerah