Menu

Mode Gelap
Video Asusila Tersebar di Sekolah, Siasat Bejat Pemuda di OKU Setubuhi Pacar Sambil Direkam Akhirnya Terbongkar! Rekayasa “Amuk Massa” di Kebun Kopi OKU Selatan Terbongkar, Polisi Tetapkan Dua Tersangka Pembunuhan OKU Bidik Teknologi Pengubah Sampah Jadi Cuan SPBU Belitang Diserbu Warga, Kuota BBM Akhirnya Ditambah Setelah DJKA, Kini PT KAI Sambut Positif Flyover Pasar Tempel 55 Tim Basket Ramaikan Bupati Cup 2026 OKU Timur, Jadi Ajang Cari Bibit Atlet Porprov

OKU

Tenggak Racun, Pria 45 Tahun di OKU Meninggal, Diduga Masalah Rumah Tangga

Ilustrasi.

OKU, Ogannews.com – Warga Jalan Pancur Gang Solo 2, RW 003 RT 002, Desa Tanjung Baru, Kecamatan Baturaja Timur, Kabupaten OKU, digegerkan dengan peristiwa tragis yang terjadi pada Sabtu (28/2/26) sekitar pukul 00.30 WIB. Seorang pria berinisial A (45) ditemukan dalam kondisi kritis usai diduga menenggak insektisida jenis Lannate 25 WP.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban sempat dilarikan ke RS Antonio Baturaja untuk mendapatkan penanganan medis intensif. Namun, upaya penyelamatan tidak membuahkan hasil dan korban dinyatakan meninggal dunia.

Kapolres OKU AKBP Endro Aribowo melalui Kasi Humas Polres OKU AKP Feri Zulfian membenarkan adanya peristiwa tersebut.

“Benar, telah terjadi peristiwa dugaan bunuh diri di wilayah hukum Polsek Baturaja Timur pada Sabtu dini hari. Korban diduga mengonsumsi insektisida jenis Lannate 25 WP. Korban sempat mendapatkan perawatan medis di rumah sakit, namun tidak dapat tertolong,” ujar AKP Feri Zulfian.

Gelas yang diduga digunakan korban menenggak racun.

Dari hasil penyelidikan awal, peristiwa tersebut diduga dipicu permasalahan keluarga. Meski demikian, pihak kepolisian tetap melakukan prosedur penanganan sesuai standar operasional.

“Anggota Polsek Baturaja Timur telah melakukan tindakan TPTKP, visum luar terhadap jenazah di RS Antonio Baturaja, serta membantu proses evakuasi jenazah ke rumah duka,” jelasnya.

Lebih lanjut, AKP Feri menambahkan bahwa pihak keluarga telah membuat surat pernyataan bahwa korban diduga meninggal dunia akibat bunuh diri dan menolak dilakukan autopsi.

“Keluarga korban menyatakan tidak bersedia dilakukan autopsi terhadap jenazah dan telah membuat surat pernyataan resmi terkait hal tersebut,” tegasnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca juga

Video Asusila Tersebar di Sekolah, Siasat Bejat Pemuda di OKU Setubuhi Pacar Sambil Direkam Akhirnya Terbongkar!

24 Mei 2026 - 16:30 WIB

Rekayasa “Amuk Massa” di Kebun Kopi OKU Selatan Terbongkar, Polisi Tetapkan Dua Tersangka Pembunuhan

24 Mei 2026 - 10:56 WIB

OKU Bidik Teknologi Pengubah Sampah Jadi Cuan

24 Mei 2026 - 08:36 WIB

Setelah DJKA, Kini PT KAI Sambut Positif Flyover Pasar Tempel

22 Mei 2026 - 20:20 WIB

Polres OKU Bongkar Peran Dua Orang yang Bantu Tahanan Kabur

21 Mei 2026 - 18:43 WIB

Trending di Hukum dan Kriminal