Menu

Mode Gelap
PLN Teken PJBL PSEL Bali, Sampah Disulap Jadi Listrik 30 MW untuk Dukung Pariwisata PLN dan KKP Perkuat Sinergi, Listrik Andal Siap Dongkrak Produktivitas Sektor Kelautan dan Perikanan BRI BO Baturaja Salurkan Bantuan CSR 1 Unit Traktor untuk Lumbung Pangan Bakti Tani, Dorong Kemajuan Sektor Pertanian di OKU Timur 716 Agen BRILink Capai Target BEP, BO Baturaja Catat Kinerja Positif Hingga 25 Juni 2026 Inovasi Bayar SPP Pakai Sampah Raih Penghargaan, Program Binaan PLN Bantu 153 Anak Tetap Sekolah Hadirkan Pelayanan Cepat, PLN ULP Muara Aman Perkuat Budaya PS4

OKU

Tenggak Racun, Pria 45 Tahun di OKU Meninggal, Diduga Masalah Rumah Tangga

Ilustrasi.

OKU, Ogannews.com – Warga Jalan Pancur Gang Solo 2, RW 003 RT 002, Desa Tanjung Baru, Kecamatan Baturaja Timur, Kabupaten OKU, digegerkan dengan peristiwa tragis yang terjadi pada Sabtu (28/2/26) sekitar pukul 00.30 WIB. Seorang pria berinisial A (45) ditemukan dalam kondisi kritis usai diduga menenggak insektisida jenis Lannate 25 WP.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban sempat dilarikan ke RS Antonio Baturaja untuk mendapatkan penanganan medis intensif. Namun, upaya penyelamatan tidak membuahkan hasil dan korban dinyatakan meninggal dunia.

Kapolres OKU AKBP Endro Aribowo melalui Kasi Humas Polres OKU AKP Feri Zulfian membenarkan adanya peristiwa tersebut.

“Benar, telah terjadi peristiwa dugaan bunuh diri di wilayah hukum Polsek Baturaja Timur pada Sabtu dini hari. Korban diduga mengonsumsi insektisida jenis Lannate 25 WP. Korban sempat mendapatkan perawatan medis di rumah sakit, namun tidak dapat tertolong,” ujar AKP Feri Zulfian.

Gelas yang diduga digunakan korban menenggak racun.

Dari hasil penyelidikan awal, peristiwa tersebut diduga dipicu permasalahan keluarga. Meski demikian, pihak kepolisian tetap melakukan prosedur penanganan sesuai standar operasional.

“Anggota Polsek Baturaja Timur telah melakukan tindakan TPTKP, visum luar terhadap jenazah di RS Antonio Baturaja, serta membantu proses evakuasi jenazah ke rumah duka,” jelasnya.

Lebih lanjut, AKP Feri menambahkan bahwa pihak keluarga telah membuat surat pernyataan bahwa korban diduga meninggal dunia akibat bunuh diri dan menolak dilakukan autopsi.

“Keluarga korban menyatakan tidak bersedia dilakukan autopsi terhadap jenazah dan telah membuat surat pernyataan resmi terkait hal tersebut,” tegasnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca juga

BRI BO Baturaja Salurkan Bantuan CSR 1 Unit Traktor untuk Lumbung Pangan Bakti Tani, Dorong Kemajuan Sektor Pertanian di OKU Timur

8 Juli 2026 - 16:04 WIB

716 Agen BRILink Capai Target BEP, BO Baturaja Catat Kinerja Positif Hingga 25 Juni 2026

8 Juli 2026 - 16:00 WIB

Makin Serius, OKU Bersiap Miliki Pabrik RDF Sampah Bernilai Ekonomi Tinggi

7 Juli 2026 - 09:47 WIB

Kabur Tiga Bulan, Begal Motor di Baturaja Diciduk di Lampung

6 Juli 2026 - 15:41 WIB

Gudang BBM Ilegal Meledak di Martapura, Kedok Pabrik Pengoplosan Puluhan Ribu Liter per Hari Terbongkar

4 Juli 2026 - 20:14 WIB

Trending di Hukum dan Kriminal