
OKU Timur, Ogannews.com — Warga Kebun Jati Barat, Kelurahan Paku Sengkunyit, Kecamatan Martapura, Kabupaten OKU Timur, digegerkan dengan penemuan sesosok jenazah pria di dalam rumahnya sendiri, Jumat (27/3/26) pagi.
Korban diketahui berinisial HTW (47), yang ditemukan dalam kondisi sudah tidak bernyawa di ruang tamu sekitar pukul 08.00 WIB.
Penemuan bermula dari kecurigaan warga setempat. Seorang saksi berinisial M (50), yang merupakan tetangga korban, merasa ada yang janggal karena HTW tidak terlihat sejak beberapa hari terakhir. Kecurigaan semakin kuat saat panggilan ke dalam rumah tak mendapat jawaban dan tercium bau menyengat dari dalam.
Bersama warga lainnya, saksi kemudian nekat mendobrak pintu rumah. Betapa terkejutnya mereka saat mendapati korban sudah meninggal dunia dalam kondisi membusuk.
“Terakhir terlihat Senin lalu, duduk di depan rumah. Setelah itu tidak pernah kelihatan lagi,” ungkap salah satu warga.
Mendapat laporan, jajaran kepolisian dari Polres OKU Timur bersama Tim Inafis langsung turun ke lokasi untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).
Hasil pemeriksaan awal menunjukkan tidak adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Di lokasi, petugas juga menemukan sejumlah obat-obatan yang diduga milik korban.
Keterangan keluarga melalui saksi SM (44) menyebutkan bahwa korban tinggal seorang diri dan memiliki riwayat penyakit kronis, yakni TBC dan gangguan paru-paru.
Berdasarkan kondisi jenazah, korban diperkirakan telah meninggal dunia sekitar empat hari sebelum ditemukan.
Jenazah kemudian dievakuasi ke RSUD Martapura untuk pemeriksaan medis. Namun pihak keluarga menolak dilakukan autopsi dan memilih menerima kejadian ini sebagai musibah, serta segera memakamkan korban.
Kabid Humas Polda Sumatera Selatan, Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, memastikan bahwa penanganan kasus dilakukan sesuai prosedur.
“Kami pastikan olah TKP dilakukan secara menyeluruh. Berdasarkan fakta di lapangan dan keterangan keluarga, tidak ditemukan indikasi tindak pidana. Korban diduga meninggal dunia akibat sakit yang dideritanya,” tegasnya.
Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat untuk tidak berspekulasi berlebihan dan meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar, terutama bagi warga yang tinggal sendiri.
Saat ini, penanganan kasus dinyatakan selesai setelah keluarga menandatangani surat penolakan autopsi, dan jenazah telah dimakamkan secara layak. (*)










