Menu ✖

Mode Gelap
Bobol Toko Sembako Tengah Malam, Pria 56 Tahun Ditangkap Polisi, Kerugian Capai Rp400 Juta PLN dan Pemprov Sumsel Perkuat Sinergi, Keandalan Listrik Lahat Jadi Penopang Investasi Saling Bacok di Desa Durian Gara-Gara Perebutan Lahan, 4 Pria Diamankan Kebakaran SMPN 21 OKU, Bupati Teddy Langsung Tinjau Lokasi Pemkab OKU Siapkan Arsitektur Pemerintahan Digital, Hindari Tumpang Tindih Aplikasi dan Data YBM PLN UP3 Lahat Salurkan Beasiswa Cahaya Pintar untuk 66 Pelajar di Kabupaten Lahat

OKU Timur

Geger Bau Menyengat, Pria 47 Tahun Ditemukan Tewas Membusuk di Rumahnya

Petugas evakuasi jenazah pria di rumahnya.

OKU Timur, Ogannews.com — Warga Kebun Jati Barat, Kelurahan Paku Sengkunyit, Kecamatan Martapura, Kabupaten OKU Timur, digegerkan dengan penemuan sesosok jenazah pria di dalam rumahnya sendiri, Jumat (27/3/26) pagi.

Korban diketahui berinisial HTW (47), yang ditemukan dalam kondisi sudah tidak bernyawa di ruang tamu sekitar pukul 08.00 WIB.

Penemuan bermula dari kecurigaan warga setempat. Seorang saksi berinisial M (50), yang merupakan tetangga korban, merasa ada yang janggal karena HTW tidak terlihat sejak beberapa hari terakhir. Kecurigaan semakin kuat saat panggilan ke dalam rumah tak mendapat jawaban dan tercium bau menyengat dari dalam.

Bersama warga lainnya, saksi kemudian nekat mendobrak pintu rumah. Betapa terkejutnya mereka saat mendapati korban sudah meninggal dunia dalam kondisi membusuk.

“Terakhir terlihat Senin lalu, duduk di depan rumah. Setelah itu tidak pernah kelihatan lagi,” ungkap salah satu warga.

Mendapat laporan, jajaran kepolisian dari Polres OKU Timur bersama Tim Inafis langsung turun ke lokasi untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Hasil pemeriksaan awal menunjukkan tidak adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Di lokasi, petugas juga menemukan sejumlah obat-obatan yang diduga milik korban.

Keterangan keluarga melalui saksi SM (44) menyebutkan bahwa korban tinggal seorang diri dan memiliki riwayat penyakit kronis, yakni TBC dan gangguan paru-paru.

Berdasarkan kondisi jenazah, korban diperkirakan telah meninggal dunia sekitar empat hari sebelum ditemukan.

Jenazah kemudian dievakuasi ke RSUD Martapura untuk pemeriksaan medis. Namun pihak keluarga menolak dilakukan autopsi dan memilih menerima kejadian ini sebagai musibah, serta segera memakamkan korban.

Kabid Humas Polda Sumatera Selatan, Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, memastikan bahwa penanganan kasus dilakukan sesuai prosedur.

“Kami pastikan olah TKP dilakukan secara menyeluruh. Berdasarkan fakta di lapangan dan keterangan keluarga, tidak ditemukan indikasi tindak pidana. Korban diduga meninggal dunia akibat sakit yang dideritanya,” tegasnya.

Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat untuk tidak berspekulasi berlebihan dan meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar, terutama bagi warga yang tinggal sendiri.

Saat ini, penanganan kasus dinyatakan selesai setelah keluarga menandatangani surat penolakan autopsi, dan jenazah telah dimakamkan secara layak. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca juga

Bobol Toko Sembako Tengah Malam, Pria 56 Tahun Ditangkap Polisi, Kerugian Capai Rp400 Juta

8 Oktober 2026 - 08:37 WIB

Saling Bacok di Desa Durian Gara-Gara Perebutan Lahan, 4 Pria Diamankan

7 Oktober 2026 - 13:20 WIB

Curi Getah Karet, Pria di OKU Diamankan Warga hingga Diamuk Massa

28 September 2026 - 08:55 WIB

Suami Tewas Ditikam Istri di OKI, Ini yang Terjadi Sebelum Peristiwa Maut

21 September 2026 - 15:16 WIB

Terjaring OTT, 2 Staf Disdik Banyuasin Diduga Minta Fee 1 Persen Dana Revitalisasi Sekolah

18 September 2026 - 20:48 WIB

Trending di Hukum dan Kriminal