Menu

Mode Gelap
Jaringan Air Tanah Jadi Andalan Baru Petani OKU, Bupati Teddy: Jangan Sampai Rusak Bayi 3 Bulan Jadi Sasaran, Ayah Berdalih Kesal Dengar Tangisan Berkontribusi dalam Pengembangan Geotermal di Indonesia, Kementerian ATR/BPN Dapat Penghargaan dari Kementerian ESDM 446 Kantor BPN Terapkan Pengukuran Terjadwal, Waktu Tunggu Maksimal 7 Hari Serunya Lomba 17-an di SDN 3 OKU, Siswa dan Guru Sama-sama Semangat Tak Perlu Menunggu Tanpa Kepastian, Masyarakat Rasakan Manfaat Pengukuran Terjadwal Saat Sertipikasi Tanah

OKU Timur

Disdukcapil OKU Timur Jemput Bola ke Lapas, 82 Warga Binaan Langsung Kantongi e-KTP

Disdukcapil OKU Timur jemput bola ke lapas

OKU Timur, Ogannews.com – Pemerintah Kabupaten OKU Timur terus menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan layanan publik yang inklusif. Kali ini, melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil), layanan administrasi kependudukan “jemput bola” digelar langsung menyasar Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) di Lapas Kelas IIB Martapura, Senin (27/4/2026).

Kegiatan tersebut dipantau langsung oleh Plt. Kepala Disdukcapil OKU Timur, Hj. Sri Suhartati, bersama tim teknis pelayanan. Kehadiran pimpinan dinas di lokasi menjadi bukti keseriusan pemerintah daerah dalam memastikan seluruh warga, termasuk yang tengah menjalani masa pembinaan, tetap mendapatkan hak sipilnya secara utuh.

Program jemput bola ini menjadi langkah strategis dalam mempercepat pemenuhan administrasi kependudukan. Tak hanya itu, validasi Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan perekaman KTP elektronik juga menjadi pintu masuk bagi warga binaan untuk memperoleh akses layanan kesehatan melalui skema Penerima Bantuan Iuran (PBI).

Dalam pelaksanaannya, petugas Disdukcapil membawa perangkat mobile biometrik ke dalam area lapas. Proses perekaman dilakukan secara lengkap, mulai dari pemindaian iris mata, sidik jari, hingga pengambilan foto. Seluruh tahapan berjalan tertib berkat koordinasi yang solid antara petugas Disdukcapil dan jajaran Lapas.

“Kami tidak ingin ada warga binaan yang terkendala layanan kesehatannya hanya karena masalah administratif. Melalui kegiatan ini, sebanyak 82 warga binaan langsung kami rekam dan cetak KTP elektroniknya,” tegas Sri Suhartati.

Langkah ini diharapkan mampu memperkuat tertib administrasi kependudukan yang menyeluruh dan inklusif. Pemerintah Kabupaten OKU Timur juga menegaskan bahwa setiap warga negara, tanpa terkecuali, berhak mendapatkan perlindungan kesehatan dan pengakuan identitas secara resmi dari negara. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca juga

Upacara HUT ke-81 RI di OKU Timur Khidmat, Lanosin Ajak Isi Kemerdekaan dengan Kerja Nyata

17 Agustus 2026 - 14:17 WIB

Latma Ksatria Warrior 2026 Resmi Dibuka di Martapura, 1.000 Lebih Prajurit TNI AD dan US Army Siap Berlatih Bersama

16 Agustus 2026 - 09:12 WIB

Polisi Genjot Penyidikan Dugaan Pelecehan Pasien ICU RSUD Martapura

15 Juli 2026 - 16:37 WIB

Viral! Perawat RSUD Martapura Dituding Lecehkan Pasien

15 Juli 2026 - 13:10 WIB

BRI BO Baturaja Salurkan Bantuan CSR 1 Unit Traktor untuk Lumbung Pangan Bakti Tani, Dorong Kemajuan Sektor Pertanian di OKU Timur

8 Juli 2026 - 16:04 WIB

Trending di OKU