Menu ✖

Mode Gelap
Bobol Toko Sembako Tengah Malam, Pria 56 Tahun Ditangkap Polisi, Kerugian Capai Rp400 Juta PLN dan Pemprov Sumsel Perkuat Sinergi, Keandalan Listrik Lahat Jadi Penopang Investasi Saling Bacok di Desa Durian Gara-Gara Perebutan Lahan, 4 Pria Diamankan Kebakaran SMPN 21 OKU, Bupati Teddy Langsung Tinjau Lokasi Pemkab OKU Siapkan Arsitektur Pemerintahan Digital, Hindari Tumpang Tindih Aplikasi dan Data YBM PLN UP3 Lahat Salurkan Beasiswa Cahaya Pintar untuk 66 Pelajar di Kabupaten Lahat

OKU Timur

Disdukcapil OKU Timur Jemput Bola ke Lapas, 82 Warga Binaan Langsung Kantongi e-KTP

Disdukcapil OKU Timur jemput bola ke lapas

OKU Timur, Ogannews.com – Pemerintah Kabupaten OKU Timur terus menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan layanan publik yang inklusif. Kali ini, melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil), layanan administrasi kependudukan “jemput bola” digelar langsung menyasar Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) di Lapas Kelas IIB Martapura, Senin (27/4/2026).

Kegiatan tersebut dipantau langsung oleh Plt. Kepala Disdukcapil OKU Timur, Hj. Sri Suhartati, bersama tim teknis pelayanan. Kehadiran pimpinan dinas di lokasi menjadi bukti keseriusan pemerintah daerah dalam memastikan seluruh warga, termasuk yang tengah menjalani masa pembinaan, tetap mendapatkan hak sipilnya secara utuh.

Program jemput bola ini menjadi langkah strategis dalam mempercepat pemenuhan administrasi kependudukan. Tak hanya itu, validasi Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan perekaman KTP elektronik juga menjadi pintu masuk bagi warga binaan untuk memperoleh akses layanan kesehatan melalui skema Penerima Bantuan Iuran (PBI).

Dalam pelaksanaannya, petugas Disdukcapil membawa perangkat mobile biometrik ke dalam area lapas. Proses perekaman dilakukan secara lengkap, mulai dari pemindaian iris mata, sidik jari, hingga pengambilan foto. Seluruh tahapan berjalan tertib berkat koordinasi yang solid antara petugas Disdukcapil dan jajaran Lapas.

“Kami tidak ingin ada warga binaan yang terkendala layanan kesehatannya hanya karena masalah administratif. Melalui kegiatan ini, sebanyak 82 warga binaan langsung kami rekam dan cetak KTP elektroniknya,” tegas Sri Suhartati.

Langkah ini diharapkan mampu memperkuat tertib administrasi kependudukan yang menyeluruh dan inklusif. Pemerintah Kabupaten OKU Timur juga menegaskan bahwa setiap warga negara, tanpa terkecuali, berhak mendapatkan perlindungan kesehatan dan pengakuan identitas secara resmi dari negara. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca juga

Sports and Cultural Day Tutup Super Garuda Shield 2026

11 September 2026 - 20:22 WIB

49 Prajurit Indonesia, AS, dan Jepang Uji Kemampuan Strike and Raid

9 September 2026 - 07:58 WIB

Ratusan Prajurit Kostrad Pacu Adrenalin dalam Latihan Menembak Lorong SGS 2026

8 September 2026 - 08:48 WIB

Prajurit Tiga Negara Diuji Lewat Latihan Survival dan Patroli

3 September 2026 - 17:06 WIB

Upacara HUT ke-81 RI di OKU Timur Khidmat, Lanosin Ajak Isi Kemerdekaan dengan Kerja Nyata

17 Agustus 2026 - 14:17 WIB

Trending di OKU Timur