Menu

Mode Gelap
Bayi 3 Bulan Jadi Sasaran, Ayah Berdalih Kesal Dengar Tangisan 446 Kantor BPN Terapkan Pengukuran Terjadwal, Waktu Tunggu Maksimal 7 Hari Serunya Lomba 17-an di SDN 3 OKU, Siswa dan Guru Sama-sama Semangat Hujan Deras Ganggu Jaringan Listrik, PLN ULP Lembayung Kerahkan 31 Personel Pulihkan Listrik di Lahat HUT ke-81 Republik Indonesia, Kementerian ATR/BPN Luncurkan Tiga Program Transformasi Pelayanan ATR/BPN Ubah Struktur Kantor Pertanahan, Kini Berbasis Wilayah untuk Percepat Layanan

Berita Utama

ODGJ Serang Warga, Korban Alami 24 Jahitan

Korban mendapatkan perawatan medis (kiri), Pelaku saat ditangkap polisi (kanan).

Ogannews.com – Seorang warga Desa Suka Merindu, Kecamatan Semidang Aji, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) menjadi korban serangan oleh seorang pelaku bersenjata parang.

Peristiwa itu terjadi ketika korban, Rizon (53) berjalan pulang dari sebuah warung menuju rumahnya pada Sabtu (13/04/24) sekira pukul 19.30 WIB.

Menurut kepolisian, saat korban melintasi depan rumah pelaku, tiba-tiba pelaku muncul di depannya dengan membawa senjata tajam jenis parang.

Dengan ekspresi yang menakutkan, pelaku mendekati korban sambil mengucapkan kata-kata, “Ini kamu, ini kamu.”

Tanpa memberi kesempatan pada korban untuk melarikan diri, pelaku mengejar korban dan dengan ganas mengayunkan parangnya.

Akibat serangan tersebut, tangan kiri korban terkena sabetan parang dengan luka yang cukup serius, memerlukan 24 jahitan untuk penanganannya.

Beruntung, pelaku beserta barang bukti berhasil diamankan oleh petugas kepolisian dari Polsek Semidang Aji.

“Kami telah menangkap pelaku bernama Rensi (28) dengan barang bukti berupa sebuah parang dengan gagang berwarna coklat dan sarung berwarna serupa,” kata Kapolres OKU, AKBP Imam Zamroni melalui Kasi Humas Polres OKU, IPTU Ibnu Holdon, Minggu (14/04/24).

Namun, apa yang membuat kasus ini semakin rumit adalah indikasi bahwa pelaku mungkin mengalami gangguan jiwa (ODGJ). Hal ini terungkap dari perilaku pelaku yang tidak stabil dan sulit untuk diajak berkomunikasi dengan baik.

“Bahkan, keterangan yang diberikan oleh pelaku pun sering berubah-ubah dan tidak konsisten,” sambung dia.

Menariknya, pelaku diketahui memiliki seorang kakak laki-laki bernama Sulis yang juga pernah terindikasi mengalami gangguan jiwa serupa, yang terbukti dari adanya kartu kuning yang diterbitkan oleh Rumah Sakit Dr Ernaldi Bahar Palembang.

“Saat ini, penyelidikan lebih lanjut masih terus dilakukan untuk mengungkap motif sebenarnya di balik serangan ini, serta untuk memastikan keamanan masyarakat setempat dari ancaman serupa di masa mendatang,” pungkasnya. (Fiq)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca juga

Bayi 3 Bulan Jadi Sasaran, Ayah Berdalih Kesal Dengar Tangisan

21 Agustus 2026 - 09:21 WIB

Serunya Lomba 17-an di SDN 3 OKU, Siswa dan Guru Sama-sama Semangat

20 Agustus 2026 - 13:36 WIB

Hujan Deras Ganggu Jaringan Listrik, PLN ULP Lembayung Kerahkan 31 Personel Pulihkan Listrik di Lahat

19 Agustus 2026 - 22:32 WIB

Bupati Teddy Pimpin Upacara HUT ke-81 RI

17 Agustus 2026 - 15:25 WIB

36 Anggota Paskibraka OKU 2026 Dikukuhkan, Dua Siswa Sekolah Rakyat Catat Sejarah

16 Agustus 2026 - 09:21 WIB

Trending di OKU