Menu ✖

Mode Gelap
Bobol Toko Sembako Tengah Malam, Pria 56 Tahun Ditangkap Polisi, Kerugian Capai Rp400 Juta PLN dan Pemprov Sumsel Perkuat Sinergi, Keandalan Listrik Lahat Jadi Penopang Investasi Saling Bacok di Desa Durian Gara-Gara Perebutan Lahan, 4 Pria Diamankan Kebakaran SMPN 21 OKU, Bupati Teddy Langsung Tinjau Lokasi Pemkab OKU Siapkan Arsitektur Pemerintahan Digital, Hindari Tumpang Tindih Aplikasi dan Data YBM PLN UP3 Lahat Salurkan Beasiswa Cahaya Pintar untuk 66 Pelajar di Kabupaten Lahat

Berita Utama

ODGJ Serang Warga, Korban Alami 24 Jahitan

Korban mendapatkan perawatan medis (kiri), Pelaku saat ditangkap polisi (kanan).

Ogannews.com – Seorang warga Desa Suka Merindu, Kecamatan Semidang Aji, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) menjadi korban serangan oleh seorang pelaku bersenjata parang.

Peristiwa itu terjadi ketika korban, Rizon (53) berjalan pulang dari sebuah warung menuju rumahnya pada Sabtu (13/04/24) sekira pukul 19.30 WIB.

Menurut kepolisian, saat korban melintasi depan rumah pelaku, tiba-tiba pelaku muncul di depannya dengan membawa senjata tajam jenis parang.

Dengan ekspresi yang menakutkan, pelaku mendekati korban sambil mengucapkan kata-kata, “Ini kamu, ini kamu.”

Tanpa memberi kesempatan pada korban untuk melarikan diri, pelaku mengejar korban dan dengan ganas mengayunkan parangnya.

Akibat serangan tersebut, tangan kiri korban terkena sabetan parang dengan luka yang cukup serius, memerlukan 24 jahitan untuk penanganannya.

Beruntung, pelaku beserta barang bukti berhasil diamankan oleh petugas kepolisian dari Polsek Semidang Aji.

“Kami telah menangkap pelaku bernama Rensi (28) dengan barang bukti berupa sebuah parang dengan gagang berwarna coklat dan sarung berwarna serupa,” kata Kapolres OKU, AKBP Imam Zamroni melalui Kasi Humas Polres OKU, IPTU Ibnu Holdon, Minggu (14/04/24).

Namun, apa yang membuat kasus ini semakin rumit adalah indikasi bahwa pelaku mungkin mengalami gangguan jiwa (ODGJ). Hal ini terungkap dari perilaku pelaku yang tidak stabil dan sulit untuk diajak berkomunikasi dengan baik.

“Bahkan, keterangan yang diberikan oleh pelaku pun sering berubah-ubah dan tidak konsisten,” sambung dia.

Menariknya, pelaku diketahui memiliki seorang kakak laki-laki bernama Sulis yang juga pernah terindikasi mengalami gangguan jiwa serupa, yang terbukti dari adanya kartu kuning yang diterbitkan oleh Rumah Sakit Dr Ernaldi Bahar Palembang.

“Saat ini, penyelidikan lebih lanjut masih terus dilakukan untuk mengungkap motif sebenarnya di balik serangan ini, serta untuk memastikan keamanan masyarakat setempat dari ancaman serupa di masa mendatang,” pungkasnya. (Fiq)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca juga

Bobol Toko Sembako Tengah Malam, Pria 56 Tahun Ditangkap Polisi, Kerugian Capai Rp400 Juta

8 Oktober 2026 - 08:37 WIB

PLN dan Pemprov Sumsel Perkuat Sinergi, Keandalan Listrik Lahat Jadi Penopang Investasi

7 Oktober 2026 - 16:35 WIB

Saling Bacok di Desa Durian Gara-Gara Perebutan Lahan, 4 Pria Diamankan

7 Oktober 2026 - 13:20 WIB

Kebakaran SMPN 21 OKU, Bupati Teddy Langsung Tinjau Lokasi

6 Oktober 2026 - 13:30 WIB

Pemkab OKU Siapkan Arsitektur Pemerintahan Digital, Hindari Tumpang Tindih Aplikasi dan Data

5 Oktober 2026 - 15:14 WIB

Trending di OKU