Menu

Mode Gelap
PLN dan KKP Perkuat Sinergi, Listrik Andal Siap Dongkrak Produktivitas Sektor Kelautan dan Perikanan BRI BO Baturaja Salurkan Bantuan CSR 1 Unit Traktor untuk Lumbung Pangan Bakti Tani, Dorong Kemajuan Sektor Pertanian di OKU Timur 716 Agen BRILink Capai Target BEP, BO Baturaja Catat Kinerja Positif Hingga 25 Juni 2026 Inovasi Bayar SPP Pakai Sampah Raih Penghargaan, Program Binaan PLN Bantu 153 Anak Tetap Sekolah Hadirkan Pelayanan Cepat, PLN ULP Muara Aman Perkuat Budaya PS4 Makin Serius, OKU Bersiap Miliki Pabrik RDF Sampah Bernilai Ekonomi Tinggi

OKU

OKU Bidik Teknologi Pengubah Sampah Jadi Cuan

Bupati OKU Teddy Meilwansyah tinjau pengolahan sampah RDF Plant Jakarta.

Jakarta, Ogannews.com – Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) mulai serius mencari solusi modern untuk mengatasi persoalan sampah. Bupati OKU, H. Teddy Meilwansyah turun langsung meninjau fasilitas pengolahan sampah RDF Plant Jakarta atau Saringan Sampah TB Simatupang, Jumat (22/5/2026).

Kunjungan tersebut dilakukan sebagai tindak lanjut penjajakan kerja sama dengan PT Asiana Technologies Lestary, perusahaan yang mengembangkan teknologi pengolahan sampah menjadi bahan bakar alternatif pengganti energi fosil.

Di lokasi, Teddy melihat langsung proses pengolahan sampah landfill yang diubah menjadi Refuse Derived Fuel (RDF), bahan bakar yang nantinya digunakan untuk kebutuhan industri semen. Teknologi ini dinilai mampu menjadi solusi pengelolaan sampah modern tanpa membebani Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) maupun biaya tipping fee.

Tak hanya mengurangi tumpukan sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA), skema kerja sama tersebut juga dinilai berpotensi mendatangkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Nantinya, perusahaan akan menyewa lahan milik pemerintah daerah di kawasan TPA sebagai lokasi operasional pengolahan sampah.

Menurut Teddy, persoalan sampah saat ini menjadi tantangan serius yang membutuhkan langkah inovatif dan berkelanjutan.

“Selama ini pengelolaan sampah masih dilakukan secara konvensional dan cukup membebani anggaran daerah. Teknologi RDF ini menjadi solusi yang sangat menarik karena sampah bisa berkurang, lingkungan lebih bersih, dan daerah juga memperoleh pemasukan dari sewa lahan tanpa biaya operasional dari APBD,” ujar Teddy usai peninjauan.

Pemkab OKU berencana menerapkan sistem tersebut di lahan TPA yang ada di wilayah Kabupaten OKU. Dengan teknologi RDF, volume sampah yang masuk ke TPA ditargetkan dapat ditekan secara signifikan, sekaligus mendukung kebutuhan industri terhadap bahan bakar ramah lingkungan.

Sementara itu, Kepala Penjualan Domestik & Internasional PT Asiana Technologies Lestary, Boris Evan, menyatakan pihaknya siap mendukung penuh rencana kerja sama tersebut. Ia berharap Kabupaten OKU dapat menjadi salah satu daerah percontohan pengelolaan sampah berbasis teknologi di Sumatera Selatan.

“Potensi penerapan teknologi ini di daerah sangat besar. Kami berharap kerja sama dengan Pemkab OKU bisa segera direalisasikan sehingga manfaatnya dapat langsung dirasakan masyarakat,” katanya.

Rencana kerja sama itu selanjutnya akan dibahas lebih lanjut bersama Dinas Lingkungan Hidup dan sejumlah instansi terkait di lingkungan Pemkab OKU. Pembahasan difokuskan pada pematangan skema kerja sama hingga persiapan pembangunan fasilitas pengolahan sampah terpadu di Kabupaten OKU. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca juga

BRI BO Baturaja Salurkan Bantuan CSR 1 Unit Traktor untuk Lumbung Pangan Bakti Tani, Dorong Kemajuan Sektor Pertanian di OKU Timur

8 Juli 2026 - 16:04 WIB

716 Agen BRILink Capai Target BEP, BO Baturaja Catat Kinerja Positif Hingga 25 Juni 2026

8 Juli 2026 - 16:00 WIB

Makin Serius, OKU Bersiap Miliki Pabrik RDF Sampah Bernilai Ekonomi Tinggi

7 Juli 2026 - 09:47 WIB

Kabur Tiga Bulan, Begal Motor di Baturaja Diciduk di Lampung

6 Juli 2026 - 15:41 WIB

BRI BO Baturaja Salurkan Bantuan CSR Mesin Filter Air Minum untuk Pondok Pesantren Al Falah di OKU Selatan

29 Juni 2026 - 21:54 WIB

Trending di OKU