Menu ✖

Mode Gelap
Bupati OKU Jajaki WTP Mobile, Targetkan Air Bersih Tetap Mengalir Saat Banjir Pengukuran Terjadwal Hadirkan Layanan Pertanahan yang Lebih Jelas bagi Masyarakat Mengenal Nomor Sertipikat dan Makna yang Terkandung di Dalamnya Manfaatkan ATR/BPN Dekat untuk Cari Informasi Layanan Pertanahan, Masyarakat: Lebih Hemat Waktu, Biaya, dan Tenaga Masuki Tahap Ketiga Pilot Project, PERINTIS 10 Hari Kini Tersedia di 131 Kantah Manfaatkan PTSL untuk Urus Sertipikat, Masyarakat: Proses Dipermudah

Daerah

Pemkab OKU Kejar Pemerataan Penerangan Kota, Bupati Teddy: Kami Kerja Ekstra Demi Warga

Pemkab OKU tambah penerangan jalan umum (PJU) di 30 titik.

Ogannews.com – Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) terus mempercepat perbaikan fasilitas umum demi meningkatkan kenyamanan dan keamanan masyarakat. Setelah melakukan peningkatan infrastruktur jalan di sejumlah titik Kelurahan Sekarjaya, kini giliran penerangan jalan umum (PJU) menjadi fokus utama pembenahan.

Sedikitnya lebih dari 30 titik lampu tenaga surya mulai dipasang oleh Dinas Perhubungan OKU di wilayah Kota Baturaja. 

Titik-titik tersebut mencakup area yang selama ini minim pencahayaan, antara lain Bundaran Simpang Tiga Batukuning, Simpang Empat Sukajadi, Simpang Adira Bakung, kawasan Islamic Center, serta beberapa titik rawan gelap lain yang kerap dikeluhkan warga.

Lampu berkapasitas 60 watt itu menjadi harapan baru bagi masyarakat, tidak hanya sebagai penunjang kelancaran lalu lintas, tetapi juga untuk menekan potensi kriminalitas di ruang publik pada malam hari.

Bupati OKU, H. Teddy Meilwansyah, menegaskan dirinya bersama Wakil Bupati Ir. Marjito Bachri berkomitmen penuh untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat.

“Kami berupaya mengakomodir satu per satu keluhan warga, baik soal perbaikan jalan maupun penerangan,” kata Bupati, Minggu (7/12/25). 

Namun Teddy tidak menampik bahwa kemampuan keuangan daerah masih terbatas sehingga pembangunan tidak bisa dilakukan sekaligus.

“Kami tidak bisa langsung mengakomodir secara keseluruhan karena anggaran daerah masih minim untuk membangun OKU secara penuh dalam waktu singkat,” ujarnya.

Untuk memastikan pembangunan tetap berjalan, Teddy menegaskan bahwa seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) diinstruksikan aktif mencari sumber pendanaan eksternal.

“Seluruh OPD kita arahkan untuk mencari dana ke kementerian, jangan hanya bergantung pada anggaran daerah. Dengan begitu, beban APBD bisa berkurang dan pembangunan tetap berkelanjutan,” tegasnya.

Selain itu, Pemkab OKU juga berupaya menjalin komunikasi dengan pemerintah provinsi guna memperoleh dukungan tambahan, termasuk bantuan Gubernur untuk memaksimalkan pembangunan di daerah. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca juga

PLN Tindak Lanjuti Kebutuhan Listrik Dinas Perpustakaan Muara Enim

16 Oktober 2026 - 15:44 WIB

PLN ULP Lembayung Sisir Gardu Listrik, Warga Diingatkan Bahaya Pencurian Aset

14 Oktober 2026 - 18:17 WIB

12 UMKM Binaan PLN Jambi Pamerkan Produk Unggulan di Palembang Icon, Catat Tanggalnya!

9 Oktober 2026 - 10:19 WIB

PLN dan Pemprov Sumsel Perkuat Sinergi, Keandalan Listrik Lahat Jadi Penopang Investasi

7 Oktober 2026 - 16:35 WIB

YBM PLN UP3 Lahat Salurkan Beasiswa Cahaya Pintar untuk 66 Pelajar di Kabupaten Lahat

2 Oktober 2026 - 19:53 WIB

Trending di Daerah