Menu ✖

Mode Gelap
PLN dan Pemprov Sumsel Perkuat Sinergi, Keandalan Listrik Lahat Jadi Penopang Investasi Saling Bacok di Desa Durian Gara-Gara Perebutan Lahan, 4 Pria Diamankan Kebakaran SMPN 21 OKU, Bupati Teddy Langsung Tinjau Lokasi Pemkab OKU Siapkan Arsitektur Pemerintahan Digital, Hindari Tumpang Tindih Aplikasi dan Data YBM PLN UP3 Lahat Salurkan Beasiswa Cahaya Pintar untuk 66 Pelajar di Kabupaten Lahat BumDes Karang Dapo Kembangkan Ayam Petelur, Dinas PMD OKU Dorong Jadi Penggerak Ekonomi Desa

Nasional

PLN Batam Teken Kontrak Listrik Raksasa 511 MVA, Data Center Global DayOne Siap Tumbuh di Batam

PLN Batam menandatangani Perjanjian Jual Beli Tenaga Listrik (PJBTL) dengan kapasitas jumbo mencapai 511 megavolt ampere (MVA).

Batam, Ogannews.com – Komitmen Indonesia dalam memperkuat posisi sebagai pusat ekonomi digital kawasan kembali diperlihatkan. PT PLN (Persero) melalui PT PLN Batam resmi menandatangani Perjanjian Jual Beli Tenaga Listrik (PJBTL) dengan kapasitas jumbo mencapai 511 megavolt ampere (MVA) untuk mendukung operasional pusat data global milik PT Digitalland Service One (DayOne).

Kesepakatan ini menjadi yang terbesar untuk sektor data center di Indonesia hingga saat ini, sekaligus menegaskan keseriusan Batam dalam menarik investasi digital berskala internasional. Penandatanganan berlangsung di Auditorium Balairung Sari, Badan Pengusahaan Batam, Jumat (17/4/2026).

Kepala Badan Pengusahaan Batam yang juga menjabat sebagai Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menegaskan bahwa kekuatan utama Batam terletak pada kesiapan infrastrukturnya. Ia menyebut integrasi antara ketersediaan lahan, pasokan energi yang andal, serta kepastian regulasi menjadi magnet utama bagi investor global.

“Masuknya proyek data center berskala besar ini menjadi bukti nyata bahwa Batam siap bersaing sebagai hub digital dunia,” ujarnya.

Sementara itu, CEO DayOne, Jamie Khoo, mengungkapkan ekspansi di Batam merupakan bagian dari strategi besar perusahaan dalam membangun ekosistem infrastruktur digital regional di Asia.

Menurutnya, pengembangan kawasan industri dari Nongsa hingga Kabil memperkuat posisi Batam sebagai simpul penting dalam jaringan digital Asia Tenggara.

“Ini adalah langkah strategis untuk menghadirkan platform data center lintas negara berbasis konsep SIJORI (Singapura, Johor, Riau),” jelas Jamie.

Ia menambahkan, peningkatan kapasitas data center ini bertujuan menjawab lonjakan kebutuhan layanan cloud dan komputasi canggih di kawasan Asia Pasifik yang terus tumbuh pesat.

Dari sisi energi, Direktur Utama PT PLN (Persero), Darmawan Prasodjo, menegaskan bahwa listrik bukan sekadar kebutuhan dasar, melainkan motor penggerak ekonomi.

“Keandalan listrik menjadi fondasi utama dalam menjaga keberlangsungan industri sekaligus menciptakan peluang investasi dan lapangan kerja,” tegasnya.

Senada, Direktur Utama PT PLN Batam, Kwin Fo, memastikan kesiapan penuh sistem kelistrikan untuk melayani kebutuhan industri berskala besar seperti DayOne.

Ia menekankan bahwa kecukupan pasokan listrik, stabilitas jaringan, serta kualitas layanan menjadi prioritas utama guna menopang pertumbuhan industri digital di Batam.

“Kerja sama ini diharapkan memberi dampak nyata bagi pertumbuhan ekonomi daerah serta memperkuat iklim investasi di Batam,” pungkasnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca juga

Menteri Nusron Ungkap Rencana Pembagian Peran Kementerian ATR/BPN dan LPRA dalam Penyelesaian Konflik Agraria

22 September 2026 - 11:24 WIB

Pembahasan Tingkat I RUU Pengaturan Reforma Agraria Disepakati untuk Dilanjutkan ke Sidang Paripurna

21 September 2026 - 13:13 WIB

Menteri ATR/Kepala BPN Hormati Proses Hukum KPK dan Pastikan Pelayanan Pertanahan Tetap Berjalan

18 September 2026 - 20:20 WIB

Tak Hanya Beri Kepastian Hukum, Sertipikasi Rumah Ibadah Tegaskan Eksistensi Jemaat Gereja

18 September 2026 - 11:09 WIB

Gelar Sosialisasi Percepatan Sertipikasi Tanah bagi MBR, Kejar Target 3 Juta Bidang

17 September 2026 - 13:07 WIB

Trending di Nasional