Menu

Mode Gelap
Video Asusila Tersebar di Sekolah, Siasat Bejat Pemuda di OKU Setubuhi Pacar Sambil Direkam Akhirnya Terbongkar! Rekayasa “Amuk Massa” di Kebun Kopi OKU Selatan Terbongkar, Polisi Tetapkan Dua Tersangka Pembunuhan OKU Bidik Teknologi Pengubah Sampah Jadi Cuan SPBU Belitang Diserbu Warga, Kuota BBM Akhirnya Ditambah Setelah DJKA, Kini PT KAI Sambut Positif Flyover Pasar Tempel 55 Tim Basket Ramaikan Bupati Cup 2026 OKU Timur, Jadi Ajang Cari Bibit Atlet Porprov

Berita Utama

Ratusan Warga di OKU Protes ke PLN, Perabotan Elektronik Rusak Ikut Dibawa

Warga bawa peralatan elektronik rusak akibat sering terjadi pemadaman listrik.

Ogannews.com – Kemarahan dan kekecewaan masyarakat Baturaja terhadap layanan Perusahaan Listrik Negara (PLN) semakin memuncak.  Hal itu lantaran pemadaman listrik tanpa alasan yang jelas.

Ratusan warga dari Kecamatan Peninjauan, Sinar Peninjauan dan Kedaton Peninjauan Raya menggeruduk kantor PLN setempat sambil membawa peralatan elektronik yang rusak akibat pemadaman yang sering terjadi.

Pemadaman listrik yang sering terjadi menyebabkan kerugian materil dan ketidaknyamanan bagi para pelanggan PLN.

Banyak rumah tangga mengalami kerusakan pada peralatan elektronik seperti kulkas, televisi, dan peralatan dapur lainnya karena pemadaman listrik yang tiba-tiba dan sering.

Menyuarakan ketidakpuasan mereka, ratusan warga tersebut berkumpul di depan kantor PLN dengan membawa peralatan elektronik yang rusak sebagai bukti dampak negatif yang mereka alami.

Kepala Desa Karang Dapo, Martina yang juga sebagai koordinator aksi menuntut klarifikasi dari pihak PLN terkait alasan pemadaman yang sering terjadi, serta meminta kompensasi atas kerugian yang mereka derita.

“Hampir bisa dipastikan setiap hari listrik mati dan masyarakat sudah kesal sehingga datang dengan membawa contoh barang peralatan rumah tangga yang rusak diakibatkan listrik sering mati,” tegasnya, Kamis (18/04/24).

Dikatakan Martina, bahwa peralatan elektronik yang dibawa ke kantor PLN ini hanya sebagian kecil contoh barang yang rusak akibat listrik yang sering mati.

“Masih ada 4 mobil lagi peralatan rusak, jika diperlukan kami akan bawa ke sini,” ujarnya.

Warga memberikan trophy juara I mati lampu.

Atas kekecewaan warga dengan pelayanan PLN Baturaja, warga memberikan trophy kepada PLN Baturaja dengan predikat juara satu mati lampu.

Sementara itu, pihak PLN Baturaja yang diwakili oleh Asisten Jaringan, Muhammad Ahsan menuturkan jika terjadinya pemadaman listrik akibat tanaman tumbuh yang berada dekat dengan jaringan listrik.

“Yang jelas kami akan berusaha untuk meningkatkan pelayanan dan tadi sudah disepakati,” jelasnya.

“Masalah kompensasi akan diberikan jika sesuai dengan Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM),” pungkasnya. (Fiq)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca juga

Video Asusila Tersebar di Sekolah, Siasat Bejat Pemuda di OKU Setubuhi Pacar Sambil Direkam Akhirnya Terbongkar!

24 Mei 2026 - 16:30 WIB

OKU Bidik Teknologi Pengubah Sampah Jadi Cuan

24 Mei 2026 - 08:36 WIB

Setelah DJKA, Kini PT KAI Sambut Positif Flyover Pasar Tempel

22 Mei 2026 - 20:20 WIB

Polres OKU Bongkar Peran Dua Orang yang Bantu Tahanan Kabur

21 Mei 2026 - 18:43 WIB

Diduga ODGJ Bakar Rumah Sendiri di OKU, Sempat Coba Bunuh Diri dengan Parang

21 Mei 2026 - 10:10 WIB

Trending di OKU