Menu

Mode Gelap
Hari Pramuka ke-65, Bupati OKU Dorong Generasi Muda Mandiri dan Berkontribusi Nyata Geger! Plt Kepala KUA Pulau Beringin Tewas Ditusuk, 2 Pelaku Diciduk dalam 9 Jam Bupati OKU Perkuat Pengawasan Pengadaan Barang dan Jasa Lewat Diklat Probity Audit Karyawan Suzuki Thamrin Group Diduga Gelapkan Uang Pembelian Mobil Rp143 Juta Cekcok Batas Tanah Berujung Bacokan, Dua Warga Panggal-Panggal Luka PLN UP3 Lahat Sambungkan Listrik PT MIP Tanpa Padam, Dukung Operasional Industri di Merapi Barat

Daerah

Setelah Penyesuaian Tarif, Tirta Raja Catat Laba dan Tingkatkan Layanan

Perumda Tirta Raja menghadiri RDP bersama DPRD OKU.

Ogannews.com – Perumda Air Minum Tirta Raja Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) mencatatkan capaian positif sepanjang 2024 hingga pertengahan 2025. Dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama DPRD OKU, Senin (8/9/25), 

Direktur Tirta Raja H. Bertho Dharmo Poedjo Asmanto, MBA, memaparkan perkembangan kinerja perusahaan dalam mewujudkan “Tirta Raja Gemilang” sebagai Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang profesional, mandiri, dan bermanfaat bagi masyarakat.

Menurut Bertho, transformasi Tirta Raja telah berjalan signifikan. Tahun 2024 menjadi titik balik perusahaan, setelah berhasil mencetak laba sebesar Rp181 juta dengan predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). Sebelumnya, Tirta Raja sempat menanggung akumulasi kerugian hingga Rp37,2 miliar.

“Di 2025, tren positif terus berlanjut. Selain proyeksi laba meningkat, pelayanan kepada pelanggan juga semakin baik,” ujarnya.

Tirta Raja menambah dua armada baru, yaitu satu mobil tangki air dan satu mobil pick up untuk Tim Cepat Tanggap Pelayanan. Durasi pengaliran dari Instalasi WTP Pusat meningkat dari 3–4 kali menjadi 5–6 kali per 24 jam, disertai normalisasi Booster Sriwijaya dan STM.

Upaya efisiensi juga membuahkan hasil. Tingkat Kehilangan Air (Non Revenue Water/NRW) berhasil ditekan dari 41,25 persen menjadi 39,76 persen. 

Selain itu, revitalisasi jaringan dilakukan melalui pengadaan 550 water meter baru, perbaikan 72 titik jaringan perpipaan, serta pengurasan Instalasi Pengolahan Air dan Reservoir setiap tiga bulan sekali.

Sejak 1 Januari 2025, tarif baru diberlakukan setelah bertahan lebih dari 13 tahun. Tarif lama Rp5.376,73 per meter kubik tidak lagi mampu menutup biaya produksi Rp5.692,08 per meter kubik. 

Meski sempat menuai pro-kontra, data menunjukkan tingkat pembayaran pelanggan mencapai 89,12 persen pada 2025. Angka ini mencerminkan kesadaran masyarakat akan pentingnya keberlanjutan layanan air bersih.

“Penyesuaian tarif bukan sekadar beban, melainkan investasi bersama untuk masa depan air bersih di Bumi Sebimbing Sekundang,” kata Bertho.

Sebagai bentuk komitmen pelayanan publik, Tirta Raja meluncurkan Program 3K (Kenyamanan, Keringanan, Kemudahan). Program ini mencakup layanan bebas bayar rumah ibadah dan panti asuhan pada momen tertentu, layanan tangki air gratis saat bencana, diskon pasang baru, gratis penggantian water meter rusak, hingga fasilitas bayar rekening secara mencicil.

Direktur Tirta Raja menegaskan, tanpa penyesuaian tarif, perusahaan terancam tidak mampu meningkatkan kapasitas produksi, memperbaiki kerusakan jaringan, hingga berpotensi menimbulkan kerugian besar yang berujung pada risiko PHK massal.

Karena itu, ia menegaskan pentingnya dukungan semua pihak agar Tirta Raja semakin mandiri, transparan, dan berkontribusi optimal terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD). (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca juga

Hari Pramuka ke-65, Bupati OKU Dorong Generasi Muda Mandiri dan Berkontribusi Nyata

14 Agustus 2026 - 19:48 WIB

Bupati OKU Perkuat Pengawasan Pengadaan Barang dan Jasa Lewat Diklat Probity Audit

13 Agustus 2026 - 19:38 WIB

Karyawan Suzuki Thamrin Group Diduga Gelapkan Uang Pembelian Mobil Rp143 Juta

12 Agustus 2026 - 14:18 WIB

Cekcok Batas Tanah Berujung Bacokan, Dua Warga Panggal-Panggal Luka

12 Agustus 2026 - 14:06 WIB

PLN UP3 Lahat Sambungkan Listrik PT MIP Tanpa Padam, Dukung Operasional Industri di Merapi Barat

12 Agustus 2026 - 10:42 WIB

Trending di Daerah