Menu

Mode Gelap
Bayi 3 Bulan Jadi Sasaran, Ayah Berdalih Kesal Dengar Tangisan 446 Kantor BPN Terapkan Pengukuran Terjadwal, Waktu Tunggu Maksimal 7 Hari Serunya Lomba 17-an di SDN 3 OKU, Siswa dan Guru Sama-sama Semangat Hujan Deras Ganggu Jaringan Listrik, PLN ULP Lembayung Kerahkan 31 Personel Pulihkan Listrik di Lahat HUT ke-81 Republik Indonesia, Kementerian ATR/BPN Luncurkan Tiga Program Transformasi Pelayanan ATR/BPN Ubah Struktur Kantor Pertanahan, Kini Berbasis Wilayah untuk Percepat Layanan

Pendidikan

SMKN 3 OKU Cetak Lulusan Siap Kerja, Tembus Magang hingga Jepang

Kepala SMKN 3 OKU saat diwawancarai wartawan usai mengikuti upacara Hari Pendidikan Nasional di Halaman Pemkab OKU.

OKU, Ogannews.com – Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 3 Ogan Komering Ulu (SMKN 3 OKU) terus menunjukkan komitmennya dalam mencetak lulusan siap kerja, bahkan hingga menembus pasar internasional. Melalui program unggulan, sekolah ini berhasil memberangkatkan siswa untuk magang ke Jepang setelah melalui proses seleksi dan pelatihan ketat.

Kepala sekolah, Berkat Hanapi S.Pd, mengungkapkan bahwa program ini didukung oleh Direktorat SMK dengan pembekalan intensif bagi siswa. Para peserta terlebih dahulu mendapatkan pelatihan bahasa dan budaya Jepang selama tiga bulan sebagai tahap awal sebelum masuk proses lanjutan.

“Setelah itu, siswa dibina kembali kurang lebih selama satu tahun melalui kerja sama dengan LPK Mirai Jaya Ogan Ilir. Lembaga ini yang nantinya menjembatani penyaluran siswa ke perusahaan-perusahaan di Jepang,” ujarnya usai mengikuti upacara Hari Pendidikan Nasional di Halaman Pemkab OKU, Sabtu (2/5/26). 

Program ini tidak bisa diikuti sembarang siswa. Seleksi dilakukan secara ketat, bahkan dari sekitar 30 pendaftar, hanya empat siswa yang berhasil lolos dan berangkat ke Jepang.

“Kuota sebenarnya terbuka, tetapi yang benar-benar lulus seleksi hanya empat siswa. Ini menunjukkan standar yang tinggi,” tambahnya.

Di Jepang, para siswa ditempatkan di berbagai sektor industri sesuai kebutuhan perusahaan, mulai dari pertanian hingga konstruksi, dengan masa kerja antara tiga hingga lima tahun. Menariknya, para siswa sudah mulai mendapatkan penghasilan sejak awal masa magang.

“Begitu mereka mulai bekerja di sana, langsung mendapatkan gaji. Jadi setelah lulus sekolah, mereka benar-benar siap kerja,” jelas Berkat.

Tak hanya fokus pada peluang internasional, SMKN 3 OKU juga menjalin kerja sama dengan industri dalam negeri. Salah satunya dengan perusahaan elektronik ternama, Panasonic di Jakarta.

Saat ini, sejumlah siswa dan dua orang guru sedang menjalani program magang di perusahaan tersebut. Jika menunjukkan kinerja yang baik, mereka berpeluang langsung direkrut menjadi karyawan tetap.

Di Kabupaten OKU sendiri, hanya dua sekolah yang memiliki program magang ke Jepang, yakni SMKN 2 dan SMKN 3 OKU. Bahkan, kloter pertama siswa SMKN 3 OKU telah lebih dulu berangkat dan kini telah menjalani program selama dua tahun di Jepang.

Program ini menjadi bukti nyata bahwa pendidikan vokasi mampu membuka peluang kerja luas bagi generasi muda, baik di dalam maupun luar negeri. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca juga

Bayi 3 Bulan Jadi Sasaran, Ayah Berdalih Kesal Dengar Tangisan

21 Agustus 2026 - 09:21 WIB

Serunya Lomba 17-an di SDN 3 OKU, Siswa dan Guru Sama-sama Semangat

20 Agustus 2026 - 13:36 WIB

36 Anggota Paskibraka OKU 2026 Dikukuhkan, Dua Siswa Sekolah Rakyat Catat Sejarah

16 Agustus 2026 - 09:21 WIB

Hari Pramuka ke-65, Bupati OKU Dorong Generasi Muda Mandiri dan Berkontribusi Nyata

14 Agustus 2026 - 19:48 WIB

Bupati OKU Perkuat Pengawasan Pengadaan Barang dan Jasa Lewat Diklat Probity Audit

13 Agustus 2026 - 19:38 WIB

Trending di OKU