Menu

Mode Gelap
SMKN 3 OKU Cetak Lulusan Siap Kerja, Tembus Magang hingga Jepang 700 Anak Berebut Juara, Grand Final Lomba Mewarnai OKU Ekspres Berlangsung Meriah Bupati OKU Tegaskan Komitmen Pendidikan di Hardiknas 2026 Dendam Lama, Petani di Ulu Ogan Tewas Ditusuk Raker MUI, Nusron Wahid Tekankan Keseimbangan Sistem Penanggulangan Bencana Misi Terang dari Lahat: PLN Kirim Tim Khusus Tembus Desa Terpencil NTT

Berita Utama

Stok Pertamax Katanya Lancar, Kenyataannya Warga Keliling Sia-Sia

Plang “Pertamax Habis” di SPBU Air Paoh.

Ogannews.com – Kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertamax di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) membuat masyarakat kebingungan. Sejak Minggu (14/9), pasokan Pertamax di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) dan kios Pertashop tak lagi tersedia.

Akibatnya, banyak pengguna kendaraan yang biasa mengandalkan Pertamax terpaksa beralih menggunakan Pertalite, meski dengan berbagai keluhan.

Julio, salah seorang warga, mengaku kesulitan sejak Pertamax menghilang dari pasaran.

“Dari hari Senin saya keliling cari Pertamax, tapi tidak ada. Terpaksa pakai Pertalite. Motor saya kadang susah menyala kalau pakai Pertalite,” ungkapnya, Kamis (18/9).

Selain sulit mendapatkan Pertamax, antrean panjang di SPBU untuk membeli Pertalite membuat warga semakin resah.

“Bingung juga pak, mau isi Pertamax selalu nggak ada, isi Pertalite pun antrinya panjang banget,” keluh Julio.

Sementara itu, pihak Pertamina memastikan stok BBM untuk wilayah Sumatera Selatan, termasuk OKU, masih tersedia. Area Manager Communication, Relations & CSR PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel, Rusminto Wahyudi, menegaskan pasokan BBM terus dipantau dan disalurkan sesuai kebutuhan masyarakat.

“Kami terus memonitor kondisi distribusi secara real-time di setiap SPBU dan melakukan koordinasi intensif dengan seluruh pihak terkait agar suplai BBM dapat berjalan optimal,” jelasnya.

Menurut Pertamina, suplai BBM di Sumatera Selatan berasal dari Integrated Terminal (IT) Palembang yang menerima pasokan melalui jalur laut. Kondisi cuaca di perairan disebut bisa memengaruhi jadwal penerimaan BBM dari kapal.

Pertamina juga mengimbau masyarakat agar tidak panik dan tidak melakukan pembelian BBM secara berlebihan.

“Kami berkomitmen menjaga ketersediaan energi secara merata dan berkelanjutan,” tambah Rusminto.

Meski demikian, publik masih menantikan penjelasan lebih rinci terkait penyebab utama kelangkaan Pertamax yang belakangan terjadi di OKU dan sekitarnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca juga

SMKN 3 OKU Cetak Lulusan Siap Kerja, Tembus Magang hingga Jepang

2 Mei 2026 - 23:36 WIB

700 Anak Berebut Juara, Grand Final Lomba Mewarnai OKU Ekspres Berlangsung Meriah

2 Mei 2026 - 21:50 WIB

Bupati OKU Tegaskan Komitmen Pendidikan di Hardiknas 2026

2 Mei 2026 - 14:36 WIB

Dendam Lama, Petani di Ulu Ogan Tewas Ditusuk

2 Mei 2026 - 07:18 WIB

OKU Gandeng Bantul, Genjot Inovasi dan Perlindungan ASN

29 April 2026 - 18:19 WIB

Trending di Daerah