
Lahat, Ogannews.com – Komitmen menghadirkan listrik hingga ke pelosok negeri kembali ditegaskan PT PLN (Persero). Melalui Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Lahat, perusahaan setrum negara ini mengirimkan personel terbaiknya untuk mempercepat pembangunan listrik desa di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT).
Sebanyak empat personel Pelayanan Teknik (Yantek) diberangkatkan dalam misi tersebut. Mereka adalah Adi Kurniawan, Ahmad Heriyanto, Sunarto, dan Agustan—nama-nama yang dinilai memiliki kompetensi dan pengalaman mumpuni di lapangan. Tim ini akan bertugas di 73 titik lokasi yang tersebar di Kupang, Flores, hingga Sumbawa Barat.
Manager PLN UP3 Lahat, Agus Priyanto, menegaskan bahwa penugasan ini bukan sekadar pekerjaan teknis biasa. Lebih dari itu, ini adalah misi kemanusiaan untuk menghadirkan cahaya bagi masyarakat desa yang selama ini belum sepenuhnya menikmati listrik.
“Ini bukan hanya soal pekerjaan, tetapi pengabdian. Kami ingin memastikan masyarakat di daerah terpencil bisa merasakan kehadiran negara melalui listrik. Namun, keselamatan tetap menjadi prioritas utama,” tegas Agus saat melepas tim.
Ia juga menekankan pentingnya penerapan standar keselamatan secara ketat, mulai dari Keselamatan Ketenagalistrikan (K2) hingga Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), mengingat medan tugas di NTT dikenal cukup berat dan menantang.
Sementara itu, salah satu relawan, Adi Kurniawan, mengaku bangga bisa menjadi bagian dari misi tersebut. Baginya, kesempatan ini bukan hanya tugas, melainkan panggilan untuk mengabdi langsung kepada masyarakat.
“Kami siap menghadapi tantangan di lapangan. Mendengar bahwa masyarakat sangat menantikan listrik menjadi motivasi terbesar kami. Semoga kami bisa menjalankan amanah ini dengan baik dan kembali dengan selamat,” ujarnya.
Manajemen PLN UP3 Lahat juga memastikan kondisi fisik dan mental para personel tetap terjaga selama menjalankan tugas. Selain mengikuti Standard Operating Procedure (SOP), para relawan diminta untuk menjaga kesehatan di tengah kondisi geografis yang tidak mudah.
Program percepatan listrik desa di NTT merupakan bagian dari upaya nasional PLN dalam meningkatkan rasio elektrifikasi, sekaligus mewujudkan pemerataan energi di wilayah 3T (terdepan, terluar, dan tertinggal). Langkah ini menjadi bukti nyata bahwa listrik bukan sekadar kebutuhan, melainkan hak seluruh masyarakat Indonesia. (*)










