
Ogannews.com – Warga Talang Bandung dan Air Gading mendatangi kantor Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Raja guna mempertanyakan layanan distribusi air bersih yang sering macet beberapa bulan terakhir.
Bahkan pada saat puasa hingga perayaan Idul Fitri, warga mengaku terpaksa membeli air tedmon untuk kebutuhan sehari-hari.
“Bulan Februari hanya hidup 4 kali, Bulan Maret mengalir cuma 3 kali, sementara kami butuh air, kami terpaksa beli air tedmon, bahkan dalam sebulan bisa sampai 5 kali beli air. Sementara tagihan rekening air tetap harus dibayar. Bagaimana ini kewajiban kami sudah kami laksanakan sementara hak kami tidak dipenuhi,” kata Deddy warga yang ikut dalam kegiatan itu, Selasa (17/04/24) kemarin.
Dalam pertemuan tersebut, masyarakat meminta agar PDAM dapat meningkatkan layanan distribusi air bersih, terutama di kawasan yang sulit dijangkau.
Warga juga menginginkan perbaikan mesin pompa yang sering mengalami kendala dan meminta agar tagihan rekening air yang tidak mengalir pada bulan sebelumnya digratiskan.
“Dulu kami pernah demo, akhirnya distribusi air lancar, namun setelah itu macet lagi, ini ada apa, kalau memang mesinnya sering rusak ya harus diganti, mesin yang ada di IPA Tanjung Agung sudah tidak layak pakai, setiap hari kami kekurangan air,” tambah Elmi warga lainnya.
Oleh sebab itu, PDAM Tirta Raja Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) memberikan diskon pembayaran tagihan PDAM sebesar 50 persen untuk warga Talang Bandung dan Air Gading Kecamatan Baturaja Barat.
Diskon tersebut diberikan untuk penagihan bulan Maret dan April 2024 sebagai bentuk tanggapan atas keluhan masyarakat terkait layanan distribusi air bersih PDAM Tirta Raja yang sering mengalami kendala.
Kepala PDAM Tirta Raja, Drs Bertho Darmo Poedjo Asmanto menuturkan, semenjak ia dilantik sebulan lalu, dirinya mengaku banyak temuan-temuan yang harus dibenahi.
“Sejak saya menjabat sebagai Dirut PDAM Tirta Raja saya sudah melakukan beberapa upaya dan langkah untuk melakukan pembenahan agar pelayanan lebih maksimal dan lebih baik lagi, bahkan beberapa upaya sudah kami lakukan,” beber Bertho di ruang kerjanya.
Bertho mengakui bahwa layanan PDAM Tirta Raja belum maksimal, baik dari segi peralatan, manajemen dan tata kelola pelayanan.
Namun pihaknya terus melakukan pembenahan, bahkan pihaknya telah mengupayakan kerjasama dengan berbagai pihak untuk memaksimalkan kinerja PDAM Tirta Raja.
“Secepatnya kita lakukan pembenahan. Kita juga telah mengupayakan kerjasama dengan berbagai pihak Insyaallah dalam waktu dekat kita akan lakukan kerjasama untuk pengolahan air bersih, kita akan tingkatkan kualitas pelayanan dan kualitas air serta memaksimalkan kuantitas air agar distribusi lancar,” kata Bertho.
Sementara itu mengenai keluhan warga yang bersilaturahmi tersebut, Bertho mengatakan akan terus melakukan pembenahan, pihaknya telah melakukan perbaikan bahkan dirinya telah turun ke lokasi untuk mengecek secara langsung dan mencari solusi agar layanan distribusi air bisa lancar.
“Kalau untuk menggratiskan kami banyak pertimbangan, apa lagi ada air yang sudah di pakai dengan distribusi yang kita lakukan, kita juga punya beban moral terhadap perusahaan yang merupakan milik daerah, jadi tadi sudah kita sepakati bersama masyarakat kita berikan diskon untuk tagihan bulan Maret dan April sebesar 50 Persen, nah bagaimana jika sudah terlanjur membayar maka akan diberlakukan untuk bulan berikutnya,” tandasnya. (Fiq)








