Menu

Mode Gelap
Jaringan Air Tanah Jadi Andalan Baru Petani OKU, Bupati Teddy: Jangan Sampai Rusak Bayi 3 Bulan Jadi Sasaran, Ayah Berdalih Kesal Dengar Tangisan Berkontribusi dalam Pengembangan Geotermal di Indonesia, Kementerian ATR/BPN Dapat Penghargaan dari Kementerian ESDM 446 Kantor BPN Terapkan Pengukuran Terjadwal, Waktu Tunggu Maksimal 7 Hari Serunya Lomba 17-an di SDN 3 OKU, Siswa dan Guru Sama-sama Semangat Tak Perlu Menunggu Tanpa Kepastian, Masyarakat Rasakan Manfaat Pengukuran Terjadwal Saat Sertipikasi Tanah

Lingkungan

Unik! Gerakan Peduli Lingkungan di OKU Dibalut Lomba Memancing

Kondisi pinggir sungai Ogan.

Ogannews.com – Warga Desa Tanjung Baru dan warga Kebun Jati, Kelurahan Saung Naga, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), punya cara unik untuk merayakan kebersamaan sekaligus menjaga kelestarian alam.

Puluhan warga dari kedua wilayah itu menggelar aksi bersih-bersih Sungai Ogan sebelum pelaksanaan lomba memancing yang akan diadakan pada Minggu (20/10/24).

Diprakarsai oleh Ahmad Yopi, seorang warga yang peduli lingkungan, kegiatan ini tak hanya bertujuan menggelar lomba, tetapi juga memperbaiki kondisi sungai yang menurutnya makin memprihatinkan.

Melihat kondisi pinggiran sungai yang dipenuhi ranting kayu dan sampah plastik membuat dirinya tergerak. Bahkan ia rela merogoh kocek dari uang pribadinya untuk menyediakan hadiah-hadiah perlengkapan pada lomba tersebut.

‎”Kami sadar mengajak orang membersihkan sungai bukan hal mudah, jadi kami buat lomba mancing sebagai insentif, dengan syarat peserta ikut membersihkan sungai terlebih dahulu,” ujar Yopi, Sabtu (19/10/24).

Biaya pendaftaran lomba tersebut sangat terjangkau. Peserta yang turut membersihkan sungai hanya dikenakan biaya Rp 5 ribu, sedangkan yang memilih tidak ikut dalam aksi bersih-bersih dikenakan biaya Rp 10 ribu.

Menurut Ahmad Yopi, Sungai Ogan sendiri merupakan sumber air utama bagi warga setempat, termasuk untuk kebutuhan PDAM dan air tedmon yang dijual masyarakat.

“Air yang kotor tentu tidak layak digunakan, oleh karena itu kami merasa penting untuk menjaga kebersihannya,” tambah Yopi.

Dirinya mengaku aliran sungai ogan yang berada dekat dengan jembatan Ogan 4 tersebut jarang tersentuh pemerintah.

‎”Kami warga siap membantu jika Pemerintah ingin “action” terjun kelapangan untuk ikut gotong royong membersihkan area sungai,” tukasnya.

Sementara itu, Ketua RT 16 Kebun Jati, Kelurahan Saung Naga, Nusmir Gunawan menghimbau dan mengajak masyarakat mencintai lingkungan terutama area sungai. Dengan cara jangan membuang sampah sembarang.

“Perdulilah dengan lingkungan, perdulilah  dengan sungai kita sendiri,” singkat dia.

Lomba memancing dengan tema “Mari Sayangi Sungai Ogan” ini akan digelar besok. Para angler atau pemancing akan memperebutkan hadiah menarik, mulai dari kompor dua tungku, dispenser dan kipas angin.

‎”Ada dua kategori, pertama ada ikan terberat dengan berat 3 ons lebih, dan ikan terbanyak dengan jumlah 10 ekor lebih dan berat minimal 2 ons,” pungkas Panitia.

Kegiatan ini adalah bukti nyata bahwa menjaga lingkungan bisa dilakukan dengan cara yang kreatif dan melibatkan seluruh lapisan masyarakat.

Dari sekadar lomba memancing, menjadi gerakan peduli lingkungan yang menghidupkan harapan akan Sungai Ogan yang bersih dan lestari. (Fiq)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca juga

Jaringan Air Tanah Jadi Andalan Baru Petani OKU, Bupati Teddy: Jangan Sampai Rusak

24 Agustus 2026 - 07:40 WIB

Bayi 3 Bulan Jadi Sasaran, Ayah Berdalih Kesal Dengar Tangisan

21 Agustus 2026 - 09:21 WIB

Serunya Lomba 17-an di SDN 3 OKU, Siswa dan Guru Sama-sama Semangat

20 Agustus 2026 - 13:36 WIB

Hujan Deras Ganggu Jaringan Listrik, PLN ULP Lembayung Kerahkan 31 Personel Pulihkan Listrik di Lahat

19 Agustus 2026 - 22:32 WIB

Bupati Teddy Pimpin Upacara HUT ke-81 RI

17 Agustus 2026 - 15:25 WIB

Trending di OKU