Menu

Mode Gelap
PLN dan KKP Perkuat Sinergi, Listrik Andal Siap Dongkrak Produktivitas Sektor Kelautan dan Perikanan BRI BO Baturaja Salurkan Bantuan CSR 1 Unit Traktor untuk Lumbung Pangan Bakti Tani, Dorong Kemajuan Sektor Pertanian di OKU Timur 716 Agen BRILink Capai Target BEP, BO Baturaja Catat Kinerja Positif Hingga 25 Juni 2026 Inovasi Bayar SPP Pakai Sampah Raih Penghargaan, Program Binaan PLN Bantu 153 Anak Tetap Sekolah Hadirkan Pelayanan Cepat, PLN ULP Muara Aman Perkuat Budaya PS4 Makin Serius, OKU Bersiap Miliki Pabrik RDF Sampah Bernilai Ekonomi Tinggi

Olahraga

Permintaan BFA Ditolak?, Timnas Indonesia Kontra Bahrain Dipastikan Berlaga di SUGBK

Timnas Indonesia. (pssi.org)

Ogannews.com – Laga lanjutan Grup C Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia antara Timnas Indonesia dan Bahrain resmi dipastikan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, pada 25 Maret 2025. 

Keputusan ini mengakhiri spekulasi terkait permintaan Asosiasi Sepak Bola Bahrain (BFA) untuk memindahkan lokasi pertandingan ke negara lain.  

Ketua Umum Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI), Erick Thohir, menegaskan kepastian tersebut setelah bertemu dengan Sekjen AFC, Datuk Windsor Paul John, di Doha, Qatar. 

“Ya, kemarin sudah disampaikan oleh Sekjen AFC bahwa pertandingan melawan Bahrain tetap di Indonesia,” ujar Erick, Jumat (20/12/24), seperti dikutip dari PSSI.org.  

Sebelumnya, BFA mengajukan permohonan kepada AFC untuk memindahkan venue pertandingan. Permintaan ini muncul setelah Bahrain mengaku menerima ancaman melalui media sosial dari netizen Indonesia. 

Insiden ini terjadi pasca pertandingan pertama antara kedua tim yang berakhir imbang 2-2, di mana wasit Ahmed Al Kaf dan sejumlah pemain Bahrain menjadi sasaran protes di dunia maya.  

Namun, AFC memutuskan bahwa Indonesia tetap layak menjadi tuan rumah. Hal ini didukung oleh catatan positif dari pertandingan sebelumnya di SUGBK, di mana laga Indonesia melawan Jepang (15/11/24) dan Arab Saudi (19/11/24) berlangsung aman dan kondusif. 

Suporter kedua negara bahkan memuji keramahtamahan masyarakat Indonesia.  

Ancaman di media sosial menjadi tantangan tersendiri bagi sepak bola modern. Meski demikian, pengalaman terbaru menunjukkan bahwa Indonesia mampu menjadi tuan rumah yang ramah dan profesional. Penonton dari Jepang dan Arab Saudi bisa menikmati pertandingan di SUGBK tanpa insiden.  

Dengan semangat yang sama, PSSI optimis pertandingan melawan Bahrain akan berlangsung lancar. Keputusan ini sekaligus menjadi bukti bahwa Indonesia mampu mengelola atmosfer sepak bola dengan baik, termasuk mengelola antusiasme suporter di dalam dan luar stadion.  (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca juga

PLN dan KKP Perkuat Sinergi, Listrik Andal Siap Dongkrak Produktivitas Sektor Kelautan dan Perikanan

8 Juli 2026 - 21:52 WIB

Serahkan 499 Sertipikat Hak Pakai, Kementerian ATR/BPN Amankan Rp124 Triliun Aset Pemprov DKI Jakarta Sepanjang 2026

25 Juni 2026 - 08:30 WIB

Sertipikasi Tanah DKI Jakarta Capai 98,6%, Wamen Ossy: Jadi Contoh Baik bagi Daerah Lain

24 Juni 2026 - 20:27 WIB

Pemprov DKI Jakarta Beri Penghargaan kepada Kementerian ATR/BPN atas Percepatan Pengamanan Aset

24 Juni 2026 - 20:24 WIB

DKI Jakarta HUT ke-499, Wamen Ossy Serahkan 499 Sertipikat ke Gubernur Pramono Anung

24 Juni 2026 - 20:21 WIB

Trending di Nasional