Menu

Mode Gelap
Siapa Jadi Sekda OKU? Empat Kandidat Adu Kompetensi di Jakarta “Perintah Raja” Diduga Picu Kisruh Parkir Mie Gacoan Baturaja Kepergok di Masjid, Pria Asal Muba Diamankan Polisi OKU Timur Bergerak Cepat, Koperasi Merah Putih Disiapkan Jadi Motor Ekonomi Desa Jelang Salat Jumat, Bupati Teddy Sidak Puskesmas Gunung Meraksa, Pastikan Siap Naik Status Jadi Rawat Inap Ksatria Cahaya PLN Muara Enim Taklukkan Derasnya Sungai Tanjung Enim, Listrik Ribuan Pelanggan Kembali Menyala

Olahraga

Permintaan BFA Ditolak?, Timnas Indonesia Kontra Bahrain Dipastikan Berlaga di SUGBK

Timnas Indonesia. (pssi.org)

Ogannews.com – Laga lanjutan Grup C Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia antara Timnas Indonesia dan Bahrain resmi dipastikan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, pada 25 Maret 2025. 

Keputusan ini mengakhiri spekulasi terkait permintaan Asosiasi Sepak Bola Bahrain (BFA) untuk memindahkan lokasi pertandingan ke negara lain.  

Ketua Umum Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI), Erick Thohir, menegaskan kepastian tersebut setelah bertemu dengan Sekjen AFC, Datuk Windsor Paul John, di Doha, Qatar. 

“Ya, kemarin sudah disampaikan oleh Sekjen AFC bahwa pertandingan melawan Bahrain tetap di Indonesia,” ujar Erick, Jumat (20/12/24), seperti dikutip dari PSSI.org.  

Sebelumnya, BFA mengajukan permohonan kepada AFC untuk memindahkan venue pertandingan. Permintaan ini muncul setelah Bahrain mengaku menerima ancaman melalui media sosial dari netizen Indonesia. 

Insiden ini terjadi pasca pertandingan pertama antara kedua tim yang berakhir imbang 2-2, di mana wasit Ahmed Al Kaf dan sejumlah pemain Bahrain menjadi sasaran protes di dunia maya.  

Namun, AFC memutuskan bahwa Indonesia tetap layak menjadi tuan rumah. Hal ini didukung oleh catatan positif dari pertandingan sebelumnya di SUGBK, di mana laga Indonesia melawan Jepang (15/11/24) dan Arab Saudi (19/11/24) berlangsung aman dan kondusif. 

Suporter kedua negara bahkan memuji keramahtamahan masyarakat Indonesia.  

Ancaman di media sosial menjadi tantangan tersendiri bagi sepak bola modern. Meski demikian, pengalaman terbaru menunjukkan bahwa Indonesia mampu menjadi tuan rumah yang ramah dan profesional. Penonton dari Jepang dan Arab Saudi bisa menikmati pertandingan di SUGBK tanpa insiden.  

Dengan semangat yang sama, PSSI optimis pertandingan melawan Bahrain akan berlangsung lancar. Keputusan ini sekaligus menjadi bukti bahwa Indonesia mampu mengelola atmosfer sepak bola dengan baik, termasuk mengelola antusiasme suporter di dalam dan luar stadion.  (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca juga

Raker MUI, Nusron Wahid Tekankan Keseimbangan Sistem Penanggulangan Bencana

1 Mei 2026 - 16:57 WIB

Misi Terang dari Lahat: PLN Kirim Tim Khusus Tembus Desa Terpencil NTT

30 April 2026 - 12:29 WIB

PLN–Kemendes PDT Teken MoU, Desa Disiapkan Jadi Pusat Pertumbuhan Ekonomi Baru

29 April 2026 - 18:09 WIB

PLN Batam Teken Kontrak Listrik Raksasa 511 MVA, Data Center Global DayOne Siap Tumbuh di Batam

27 April 2026 - 12:58 WIB

PLN Ngebut Bangun SPKLU Raksasa di Jakarta Timur, Era Kendaraan Listrik Makin Nyata!

22 April 2026 - 14:56 WIB

Trending di Nasional