Menu

Mode Gelap
PLN dan KKP Perkuat Sinergi, Listrik Andal Siap Dongkrak Produktivitas Sektor Kelautan dan Perikanan BRI BO Baturaja Salurkan Bantuan CSR 1 Unit Traktor untuk Lumbung Pangan Bakti Tani, Dorong Kemajuan Sektor Pertanian di OKU Timur 716 Agen BRILink Capai Target BEP, BO Baturaja Catat Kinerja Positif Hingga 25 Juni 2026 Inovasi Bayar SPP Pakai Sampah Raih Penghargaan, Program Binaan PLN Bantu 153 Anak Tetap Sekolah Hadirkan Pelayanan Cepat, PLN ULP Muara Aman Perkuat Budaya PS4 Makin Serius, OKU Bersiap Miliki Pabrik RDF Sampah Bernilai Ekonomi Tinggi

Kesehatan & Kecantikan

Atap Asbes Masih Dipakai? Ini Bahaya Serius yang Mengintai Kesehatanmu!

Foto ilustrasi bahaya asbes bagi kesehatan.

Asbes: Murah Sekarang, Mahal di Kemudian Hari

Ogannews.com – Kalau kamu jalan-jalan ke lingkungan perumahan di Indonesia, hampir pasti kamu masih akan melihat atap rumah yang menggunakan asbes.

Padahal, bahan ini udah lama banget dilarang di banyak negara. WHO (World Health Organization) sendiri bahkan memasukkannya ke daftar material berbahaya.

Lalu kenapa masih dipakai? Jawabannya simpel: tahan lama, tahan panas, dan—yang paling dicari—murah. Tapi murahnya itu bisa dibayar mahal dengan kesehatan kita.

Apa Sih Bahaya Atap Asbes?

Asbes terdiri dari mineral berserat yang kelihatan solid dari luar. Tapi saat retak, pecah, atau dipotong, asbes bakal mengeluarkan debu halus yang nyaris tak terlihat. Debu inilah yang berbahaya.

Mengutip Medkes, selama atap asbes nggak terganggu, risiko paparan sih kecil. Tapi begitu rusak atau diproses—misalnya dipaku, dibor, dipotong—seratnya bisa beterbangan dan masuk ke saluran pernapasan tanpa disadari.

Bayangkan kalau debunya nempel di rumah lalu tertiup angin… dan kamu hirup tiap hari.

Deretan Penyakit Ngeri Gara-Gara Asbes

Ini bukan sekadar batuk atau sesak napas biasa. Debu asbes bisa memicu sejumlah penyakit serius. Beberapa di antaranya:

1. Kanker Paru-paru

   Nggak cuma rokok yang bisa bikin kanker paru-paru. Debu asbes juga pelan-pelan bisa bikin kerusakan di saluran napas, apalagi kalau terhirup terus-menerus. Gejalanya bisa muncul bertahun-tahun setelah terpapar.

2. Mesothelioma

   Kanker langka tapi mematikan ini menyerang lapisan pelindung organ dalam tubuh, seperti paru-paru dan perut. Biasanya baru ketahuan saat sudah parah. Penyebab utamanya? Ya, paparan asbes.

3. Asbestosis

   Penyakit ini bikin paru-paru penuh jaringan parut, sehingga kamu bakal sering sesak napas, batuk tak henti-henti, dan lemas. Yang lebih serem, belum ada obat untuk menyembuhkannya total.

4. Plak Pleura

   Bercak di paru-paru yang muncul akibat peradangan karena serat asbes. Lama-lama, ini bisa bikin kapasitas paru-parumu menurun. Nafas jadi berat, aktivitas fisik makin terbatas.

5. Efusi Pleura

   Kalau cairan menumpuk di antara selaput paru-paru, itulah efusi pleura. Akibatnya? Dada nyeri, sesak napas, batuk, bahkan demam. Ini juga sering jadi efek samping dari kanker mesothelioma.

Jangan Abaikan, Saatnya Beralih dari Asbes

Zaman udah berubah. Masih pakai asbes di rumah? Itu sama aja kaya pasang bom waktu buat kesehatan keluarga. Sudah banyak alternatif bahan bangunan yang lebih aman dan tetap ramah di kantong. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca juga

Jelang Salat Jumat, Bupati Teddy Sidak Puskesmas Gunung Meraksa, Pastikan Siap Naik Status Jadi Rawat Inap

8 Mei 2026 - 16:18 WIB

BPOM Temukan Cendol Mengandung Rhodamin B di OKU Timur, 182 Bungkus Dimusnahkan

5 Maret 2026 - 17:25 WIB

Pemkab OKU Raih Penghargaan UHC Pratama, Bukti Komitmen Jamin Kesehatan Warga

28 Januari 2026 - 13:24 WIB

Sebelum Nyamuk Menyerbu, Dinkes OKU Sudah Siapkan 18 Mesin Fogging Anyar

28 November 2025 - 21:40 WIB

Tari Rentak Pinggan OKU Pukau Gala Dinner Festival Danau Ranau XXIV dan Sriwijaya Grand Fondo 7

15 November 2025 - 09:05 WIB

Trending di Daerah