
Foto ilustrasi bahaya asbes bagi kesehatan.
Asbes: Murah Sekarang, Mahal di Kemudian Hari
Ogannews.com – Kalau kamu jalan-jalan ke lingkungan perumahan di Indonesia, hampir pasti kamu masih akan melihat atap rumah yang menggunakan asbes.
Padahal, bahan ini udah lama banget dilarang di banyak negara. WHO (World Health Organization) sendiri bahkan memasukkannya ke daftar material berbahaya.
Lalu kenapa masih dipakai? Jawabannya simpel: tahan lama, tahan panas, dan—yang paling dicari—murah. Tapi murahnya itu bisa dibayar mahal dengan kesehatan kita.
Apa Sih Bahaya Atap Asbes?
Asbes terdiri dari mineral berserat yang kelihatan solid dari luar. Tapi saat retak, pecah, atau dipotong, asbes bakal mengeluarkan debu halus yang nyaris tak terlihat. Debu inilah yang berbahaya.
Mengutip Medkes, selama atap asbes nggak terganggu, risiko paparan sih kecil. Tapi begitu rusak atau diproses—misalnya dipaku, dibor, dipotong—seratnya bisa beterbangan dan masuk ke saluran pernapasan tanpa disadari.
Bayangkan kalau debunya nempel di rumah lalu tertiup angin… dan kamu hirup tiap hari.
Deretan Penyakit Ngeri Gara-Gara Asbes
Ini bukan sekadar batuk atau sesak napas biasa. Debu asbes bisa memicu sejumlah penyakit serius. Beberapa di antaranya:
1. Kanker Paru-paru
Nggak cuma rokok yang bisa bikin kanker paru-paru. Debu asbes juga pelan-pelan bisa bikin kerusakan di saluran napas, apalagi kalau terhirup terus-menerus. Gejalanya bisa muncul bertahun-tahun setelah terpapar.
2. Mesothelioma
Kanker langka tapi mematikan ini menyerang lapisan pelindung organ dalam tubuh, seperti paru-paru dan perut. Biasanya baru ketahuan saat sudah parah. Penyebab utamanya? Ya, paparan asbes.
3. Asbestosis
Penyakit ini bikin paru-paru penuh jaringan parut, sehingga kamu bakal sering sesak napas, batuk tak henti-henti, dan lemas. Yang lebih serem, belum ada obat untuk menyembuhkannya total.
4. Plak Pleura
Bercak di paru-paru yang muncul akibat peradangan karena serat asbes. Lama-lama, ini bisa bikin kapasitas paru-parumu menurun. Nafas jadi berat, aktivitas fisik makin terbatas.
5. Efusi Pleura
Kalau cairan menumpuk di antara selaput paru-paru, itulah efusi pleura. Akibatnya? Dada nyeri, sesak napas, batuk, bahkan demam. Ini juga sering jadi efek samping dari kanker mesothelioma.
Jangan Abaikan, Saatnya Beralih dari Asbes
Zaman udah berubah. Masih pakai asbes di rumah? Itu sama aja kaya pasang bom waktu buat kesehatan keluarga. Sudah banyak alternatif bahan bangunan yang lebih aman dan tetap ramah di kantong. (*)











