Menu

Mode Gelap
SPBU Belitang Diserbu Warga, Kuota BBM Akhirnya Ditambah Setelah DJKA, Kini PT KAI Sambut Positif Flyover Pasar Tempel 55 Tim Basket Ramaikan Bupati Cup 2026 OKU Timur, Jadi Ajang Cari Bibit Atlet Porprov Polres OKU Bongkar Peran Dua Orang yang Bantu Tahanan Kabur PHR Tampil Percaya Diri di IPA Convex 2026, Pamerkan Inovasi Migas hingga Komitmen Ketahanan Energi Nasional Diduga ODGJ Bakar Rumah Sendiri di OKU, Sempat Coba Bunuh Diri dengan Parang

OKU Timur

Ngantuk di Jalan, Mobil Terjun ke Parit dan Hangus Terbakar

Penampakan mobil korban terbakar.

OKU TIMUR, Ogannews.com — Perjalanan mudik berubah menjadi mimpi buruk setelah sebuah mobil keluarga mengalami kecelakaan tunggal hingga terbakar di Jalan Lintas Komering, Kecamatan Cempaka, Kabupaten OKU Timur, Jumat pagi (20/3/26).

Insiden bermula saat kendaraan melaju dari arah Palembang menuju Cempaka. Diduga karena pengemudi mengantuk, mobil kehilangan kendali hingga keluar jalur dan terjun ke parit di sisi jalan.

Benturan keras tak terhindarkan ketika kendaraan menghantam tungku masak milik warga di sekitar lokasi kejadian.

Beruntung, seluruh penumpang berhasil menyelamatkan diri sesaat setelah kecelakaan terjadi. Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam peristiwa tersebut.

Namun nahas, beberapa saat kemudian terjadi kebocoran bahan bakar yang tersambar api dari tungku, memicu kobaran api yang dengan cepat melalap kendaraan hingga hangus tak tersisa.

Kerugian material akibat kejadian ini diperkirakan mencapai sekitar Rp100 juta.

Aparat kepolisian dari Polsek Cempaka bersama Unit Laka Satlantas Polres OKU Timur bergerak cepat menuju lokasi. Petugas langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengamankan area, serta mengatur arus lalu lintas guna mencegah kemacetan.

Proses pemadaman dilakukan bersama petugas pemadam kebakaran dan warga setempat hingga api berhasil dijinakkan.

Kapolres OKU Timur, AKBP Adik Listiyono, menegaskan bahwa hasil penyelidikan awal menunjukkan kecelakaan dipicu kelalaian pengemudi akibat mengantuk saat berkendara.

“Jangan pernah memaksakan diri mengemudi dalam kondisi mengantuk. Istirahat adalah bagian penting dari keselamatan perjalanan,” tegasnya.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, turut mengingatkan pentingnya menjaga kondisi fisik selama perjalanan mudik.

“Mengantuk saat berkendara memiliki risiko tinggi. Manfaatkan rest area atau pos pelayanan untuk beristirahat,” ujarnya.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk segera menghubungi layanan darurat 110 apabila menghadapi situasi darurat di perjalanan.

Peristiwa ini menjadi peringatan keras bagi para pemudik agar tidak mengabaikan faktor kelelahan saat berkendara. Keselamatan harus menjadi prioritas utama, terutama di tengah meningkatnya mobilitas selama arus mudik dan balik Lebaran.

Polda Sumatera Selatan sendiri terus meningkatkan edukasi keselamatan serta pengawasan di jalur mudik dalam rangka Operasi Ketupat Musi 2026 guna mencegah kejadian serupa terulang. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca juga

SPBU Belitang Diserbu Warga, Kuota BBM Akhirnya Ditambah

22 Mei 2026 - 21:05 WIB

55 Tim Basket Ramaikan Bupati Cup 2026 OKU Timur, Jadi Ajang Cari Bibit Atlet Porprov

22 Mei 2026 - 08:42 WIB

Akhir Pelarian Nuang, Tahanan Kabur OKU Ditangkap

20 Mei 2026 - 17:52 WIB

Dor! Konflik Truk CPO di Musi Rawas Berujung Penembakan, 3 Pelaku Dibekuk

19 Mei 2026 - 19:58 WIB

OKU Timur Genjot Gerakan Tanam Hadapi El Nino, Target 1 Juta Ton Gabah

19 Mei 2026 - 17:44 WIB

Trending di Daerah