Menu

Mode Gelap
Bayi 3 Bulan Jadi Sasaran, Ayah Berdalih Kesal Dengar Tangisan 446 Kantor BPN Terapkan Pengukuran Terjadwal, Waktu Tunggu Maksimal 7 Hari Serunya Lomba 17-an di SDN 3 OKU, Siswa dan Guru Sama-sama Semangat Hujan Deras Ganggu Jaringan Listrik, PLN ULP Lembayung Kerahkan 31 Personel Pulihkan Listrik di Lahat HUT ke-81 Republik Indonesia, Kementerian ATR/BPN Luncurkan Tiga Program Transformasi Pelayanan ATR/BPN Ubah Struktur Kantor Pertanahan, Kini Berbasis Wilayah untuk Percepat Layanan

OKU Timur

OKU Timur Tancap Gas! Musrenbang 2026 Siapkan Lompatan Besar Ekonomi dan SDM 2027

Bupati OKU Timur, Lanosin memberikan sambutan pada acara Musrenbang.

OKU Timur, Ogannews.com – Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Timur mulai mematangkan arah pembangunan tahun 2027 melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Tahun 2026. Forum strategis ini menjadi ruang sinkronisasi kepentingan dari tingkat pusat hingga desa guna memastikan program pembangunan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat.

Kegiatan yang berlangsung di Balai Rakyat Setda OKU Timur, Senin (30/3/2026), dibuka langsung oleh Bupati OKU Timur Ir. H. Lanosin, M.T., M.M., didampingi Wakil Bupati H.M. Adi Nugraha Purna Yudha, S.H., serta dihadiri berbagai pemangku kepentingan.

Mengusung tema “Percepatan Pertumbuhan Ekonomi melalui Peningkatan Produktivitas, Kemudahan Investasi, dan SDM yang Berdaya Saing”, Musrenbang ini menegaskan komitmen daerah dalam memperkuat fondasi ekonomi sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

Dalam sambutannya, Bupati Lanosin menegaskan bahwa Musrenbang bukan sekadar agenda rutin tahunan, melainkan langkah strategis untuk menyelaraskan arah pembangunan daerah dengan kebijakan pemerintah pusat dan provinsi.

“Perencanaan pembangunan harus mampu menjawab tantangan zaman melalui sinergi lintas pemerintahan. Dengan begitu, program yang disusun benar-benar terarah dan berdampak nyata,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya RKPD sebagai pedoman dalam menyatukan program lintas sektor, sekaligus merespons cepat dinamika kebijakan nasional di tengah keterbatasan fiskal daerah.

Sebagai salah satu lumbung pangan nasional, OKU Timur memiliki peran strategis di sektor pertanian. Sekitar 60 hingga 70 persen masyarakat menggantungkan hidup pada sektor pertanian, perkebunan, peternakan, dan perikanan.

“Target produksi 1 juta ton Gabah Kering Panen telah tercapai pada 2026. Tantangan kita ke depan adalah menjaga stabilitas dan keberlanjutan capaian ini,” tegas Lanosin.

Ia pun mengajak seluruh pihak untuk tidak hanya fokus pada perencanaan, tetapi juga memastikan implementasi program berjalan efektif dan tepat sasaran.

Sementara itu, Kepala Bapperida OKU Timur Maryus Markus Firdaus, S.STP., dalam laporannya menjelaskan bahwa Musrenbang bertujuan menyepakati berbagai aspek penting pembangunan, mulai dari identifikasi permasalahan daerah, penetapan prioritas program, hingga indikator kinerja dan lokasi kegiatan.

Forum ini juga menjadi wadah penyelarasan program antara pemerintah kabupaten, provinsi, serta usulan dari tingkat kecamatan dan desa.

Adapun prioritas pembangunan yang dirumuskan mencakup peningkatan kualitas pelayanan publik, pemerataan infrastruktur dan konektivitas wilayah, serta pertumbuhan ekonomi inklusif berbasis hilirisasi komoditas unggulan.

Selain itu, penguatan sumber daya manusia melalui sektor pendidikan, kesehatan, dan teknologi juga menjadi fokus utama. Pemerintah daerah turut menaruh perhatian pada stabilitas keamanan, perlindungan sosial guna menekan angka kemiskinan dan pengangguran, serta penguatan bantuan hukum bagi masyarakat.

Di tengah ambisi tersebut, Pemkab OKU Timur juga menghadapi tantangan keterbatasan anggaran. Sebagian besar belanja daerah masih terserap untuk kebutuhan wajib dan layanan dasar.

Untuk itu, strategi yang ditempuh adalah penentuan skala prioritas secara objektif serta optimalisasi sumber pendanaan di luar APBD, termasuk dukungan dari pemerintah pusat, provinsi, dan sumber sah lainnya.

Rangkaian Musrenbang juga diisi dengan pemaparan dari Kepala BPS OKU Timur, Kepala BPKAD OKU Timur, serta perwakilan Bappeda Provinsi Sumatera Selatan.

Melalui forum ini, Pemkab OKU Timur berharap lahir kesepakatan pembangunan yang tidak hanya realistis dan terukur, tetapi juga mampu memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca juga

Hujan Deras Ganggu Jaringan Listrik, PLN ULP Lembayung Kerahkan 31 Personel Pulihkan Listrik di Lahat

19 Agustus 2026 - 22:32 WIB

Upacara HUT ke-81 RI di OKU Timur Khidmat, Lanosin Ajak Isi Kemerdekaan dengan Kerja Nyata

17 Agustus 2026 - 14:17 WIB

Latma Ksatria Warrior 2026 Resmi Dibuka di Martapura, 1.000 Lebih Prajurit TNI AD dan US Army Siap Berlatih Bersama

16 Agustus 2026 - 09:12 WIB

Tiga Orang Tewas dalam Kecelakaan Maut Calya Vs Truk Tangki di Prabumulih

15 Agustus 2026 - 10:00 WIB

Hari Pramuka ke-65, Bupati OKU Dorong Generasi Muda Mandiri dan Berkontribusi Nyata

14 Agustus 2026 - 19:48 WIB

Trending di Daerah