Menu ✖

Mode Gelap
Kebakaran SMPN 21 OKU, Bupati Teddy Langsung Tinjau Lokasi Pemkab OKU Siapkan Arsitektur Pemerintahan Digital, Hindari Tumpang Tindih Aplikasi dan Data YBM PLN UP3 Lahat Salurkan Beasiswa Cahaya Pintar untuk 66 Pelajar di Kabupaten Lahat BumDes Karang Dapo Kembangkan Ayam Petelur, Dinas PMD OKU Dorong Jadi Penggerak Ekonomi Desa Menembus Jalan Berlumpur, Mantri BRI Alifia Naura Layani Nasabah di Pelosok OKI Curi Getah Karet, Pria di OKU Diamankan Warga hingga Diamuk Massa

OKU Timur

OKU Timur Tancap Gas! Musrenbang 2026 Siapkan Lompatan Besar Ekonomi dan SDM 2027

Bupati OKU Timur, Lanosin memberikan sambutan pada acara Musrenbang.

OKU Timur, Ogannews.com – Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Timur mulai mematangkan arah pembangunan tahun 2027 melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Tahun 2026. Forum strategis ini menjadi ruang sinkronisasi kepentingan dari tingkat pusat hingga desa guna memastikan program pembangunan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat.

Kegiatan yang berlangsung di Balai Rakyat Setda OKU Timur, Senin (30/3/2026), dibuka langsung oleh Bupati OKU Timur Ir. H. Lanosin, M.T., M.M., didampingi Wakil Bupati H.M. Adi Nugraha Purna Yudha, S.H., serta dihadiri berbagai pemangku kepentingan.

Mengusung tema “Percepatan Pertumbuhan Ekonomi melalui Peningkatan Produktivitas, Kemudahan Investasi, dan SDM yang Berdaya Saing”, Musrenbang ini menegaskan komitmen daerah dalam memperkuat fondasi ekonomi sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

Dalam sambutannya, Bupati Lanosin menegaskan bahwa Musrenbang bukan sekadar agenda rutin tahunan, melainkan langkah strategis untuk menyelaraskan arah pembangunan daerah dengan kebijakan pemerintah pusat dan provinsi.

“Perencanaan pembangunan harus mampu menjawab tantangan zaman melalui sinergi lintas pemerintahan. Dengan begitu, program yang disusun benar-benar terarah dan berdampak nyata,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya RKPD sebagai pedoman dalam menyatukan program lintas sektor, sekaligus merespons cepat dinamika kebijakan nasional di tengah keterbatasan fiskal daerah.

Sebagai salah satu lumbung pangan nasional, OKU Timur memiliki peran strategis di sektor pertanian. Sekitar 60 hingga 70 persen masyarakat menggantungkan hidup pada sektor pertanian, perkebunan, peternakan, dan perikanan.

“Target produksi 1 juta ton Gabah Kering Panen telah tercapai pada 2026. Tantangan kita ke depan adalah menjaga stabilitas dan keberlanjutan capaian ini,” tegas Lanosin.

Ia pun mengajak seluruh pihak untuk tidak hanya fokus pada perencanaan, tetapi juga memastikan implementasi program berjalan efektif dan tepat sasaran.

Sementara itu, Kepala Bapperida OKU Timur Maryus Markus Firdaus, S.STP., dalam laporannya menjelaskan bahwa Musrenbang bertujuan menyepakati berbagai aspek penting pembangunan, mulai dari identifikasi permasalahan daerah, penetapan prioritas program, hingga indikator kinerja dan lokasi kegiatan.

Forum ini juga menjadi wadah penyelarasan program antara pemerintah kabupaten, provinsi, serta usulan dari tingkat kecamatan dan desa.

Adapun prioritas pembangunan yang dirumuskan mencakup peningkatan kualitas pelayanan publik, pemerataan infrastruktur dan konektivitas wilayah, serta pertumbuhan ekonomi inklusif berbasis hilirisasi komoditas unggulan.

Selain itu, penguatan sumber daya manusia melalui sektor pendidikan, kesehatan, dan teknologi juga menjadi fokus utama. Pemerintah daerah turut menaruh perhatian pada stabilitas keamanan, perlindungan sosial guna menekan angka kemiskinan dan pengangguran, serta penguatan bantuan hukum bagi masyarakat.

Di tengah ambisi tersebut, Pemkab OKU Timur juga menghadapi tantangan keterbatasan anggaran. Sebagian besar belanja daerah masih terserap untuk kebutuhan wajib dan layanan dasar.

Untuk itu, strategi yang ditempuh adalah penentuan skala prioritas secara objektif serta optimalisasi sumber pendanaan di luar APBD, termasuk dukungan dari pemerintah pusat, provinsi, dan sumber sah lainnya.

Rangkaian Musrenbang juga diisi dengan pemaparan dari Kepala BPS OKU Timur, Kepala BPKAD OKU Timur, serta perwakilan Bappeda Provinsi Sumatera Selatan.

Melalui forum ini, Pemkab OKU Timur berharap lahir kesepakatan pembangunan yang tidak hanya realistis dan terukur, tetapi juga mampu memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca juga

YBM PLN UP3 Lahat Salurkan Beasiswa Cahaya Pintar untuk 66 Pelajar di Kabupaten Lahat

2 Oktober 2026 - 19:53 WIB

Menembus Jalan Berlumpur, Mantri BRI Alifia Naura Layani Nasabah di Pelosok OKI

29 September 2026 - 09:51 WIB

PLN dan DPRD Lahat Perkuat Sinergi, Bahas Keandalan Listrik hingga SPKLU

24 September 2026 - 16:43 WIB

Suami Tewas Ditikam Istri di OKI, Ini yang Terjadi Sebelum Peristiwa Maut

21 September 2026 - 15:16 WIB

Sports and Cultural Day Tutup Super Garuda Shield 2026

11 September 2026 - 20:22 WIB

Trending di Nasional