Menu

Mode Gelap
Kementerian ATR/BPN, KPK, dan Pemda Se-Sulteng Sepakati Optimalisasi Kerja Sama untuk Perbaikan Pelayanan Publik, Pengelolaan Aset, dan Pendapatan Daerah Wamen Ossy Ajak Tim Ekspedisi Patriot Dukung Penataan Ruang dan Pendataan Masalah Pertanahan di Kawasan Transmigrasi Transformasi Layanan ATR/BPN, Menteri Nusron Tegaskan Penguatan SDM yang Berorientasi Pelayanan 52 Stan UMKM Meriahkan Pameran Dagang Lokal HUT OKU ke-116, Herman Deru Dorong Pelaku Usaha Kuasai Literasi Digital TIRRA DRINK Resmi Diluncurkan, Herman Deru Minum Langsung Air Hasil Olahan Inovasi Perdana Perumda Tirta Raja PLN ULP Baturaja Edukasi Warga OKU soal PLN Mobile dan Keselamatan Listrik 

Palembang

Tragis! Bocah Perempuan Ditemukan Tewas di Selokan Palembang, Polisi Dalami Penyebab Kematian

Petugas melakukan olah TKP.

Palembang, Ogannews.com — Warga Kecamatan Ilir Barat I, Kota Palembang, digegerkan oleh penemuan jenazah seorang anak perempuan yang mengapung di selokan Jalan Ratu Alamsyah Prawira Negara, Minggu pagi (26/4/2026) sekitar pukul 09.00 WIB. Peristiwa ini langsung memicu respons cepat dari aparat kepolisian.

Jajaran Polsek Ilir Barat I Polrestabes Palembang yang menerima laporan segera turun ke lokasi. Kapolsek Ilir Barat I, Kompol Fauzi Saleh, bahkan memimpin langsung proses evakuasi dan penanganan awal di tempat kejadian perkara (TKP) bersama personel gabungan.

Korban diketahui berinisial S.T.Z. (10), warga Kelurahan Bukit Lama, Kecamatan Ilir Barat I. Jenazah korban kemudian dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Sumatera Selatan guna menjalani Visum et Repertum (VER) untuk memastikan penyebab pasti kematian.

Penemuan mayat bocah tersebut pertama kali terungkap sekitar pukul 08.30 WIB. Seorang saksi, W. (35), petugas parkir di sekitar lokasi, mengaku mendapat informasi dari warga terkait adanya tubuh anak perempuan yang mengapung di selokan.

“Saksi langsung mendatangi lokasi dan mengenali korban. Selanjutnya ia berkoordinasi dengan pihak kepolisian untuk menghubungi keluarga korban,” ungkap sumber di lapangan.

Petugas kepolisian bergerak cepat dengan mengamankan TKP, berkoordinasi dengan tim Inafis Satreskrim Polrestabes Palembang, serta mengumpulkan keterangan saksi dan barang bukti. Hingga saat ini, sedikitnya tiga orang saksi telah dimintai keterangan, termasuk pihak keluarga korban.

Dari informasi awal yang dihimpun, korban diketahui memiliki riwayat penyakit epilepsi yang kerap kambuh. Namun, polisi menegaskan bahwa informasi tersebut masih dalam tahap pendalaman dan akan dikaji bersama hasil visum medis.

Kabid Humas Polda Sumatera Selatan, Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, menyampaikan belasungkawa mendalam atas peristiwa tersebut. Ia memastikan proses penyelidikan berjalan profesional dan transparan.

“Kami turut berduka atas kejadian ini. Tim di lapangan sudah bergerak cepat. Penyebab kematian akan dipastikan melalui hasil visum,” tegasnya.

Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat yang memiliki informasi tambahan terkait peristiwa ini untuk segera melapor melalui kantor polisi terdekat atau layanan darurat 110.

Hingga kini, kasus tersebut masih dalam penyelidikan. Kepolisian berjanji akan menyampaikan perkembangan terbaru kepada publik setelah seluruh proses pemeriksaan medis dan penyelidikan rampung. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca juga

Dipercaya Jaga Rumah, Kakak Ipar Malah Gasak Motor dan HP Adik

26 Juli 2026 - 21:44 WIB

Kuasa Hukum Fauzi Syukri Luruskan Isu Praperadilan Kasus Sawit di Lubuk Batang: “Bukan Sengketa Lahan”

15 Juli 2026 - 17:30 WIB

Polisi Genjot Penyidikan Dugaan Pelecehan Pasien ICU RSUD Martapura

15 Juli 2026 - 16:37 WIB

Viral! Perawat RSUD Martapura Dituding Lecehkan Pasien

15 Juli 2026 - 13:10 WIB

Kabur Tiga Bulan, Begal Motor di Baturaja Diciduk di Lampung

6 Juli 2026 - 15:41 WIB

Trending di Hukum dan Kriminal