Menu

Mode Gelap
PLN dan KKP Perkuat Sinergi, Listrik Andal Siap Dongkrak Produktivitas Sektor Kelautan dan Perikanan BRI BO Baturaja Salurkan Bantuan CSR 1 Unit Traktor untuk Lumbung Pangan Bakti Tani, Dorong Kemajuan Sektor Pertanian di OKU Timur 716 Agen BRILink Capai Target BEP, BO Baturaja Catat Kinerja Positif Hingga 25 Juni 2026 Inovasi Bayar SPP Pakai Sampah Raih Penghargaan, Program Binaan PLN Bantu 153 Anak Tetap Sekolah Hadirkan Pelayanan Cepat, PLN ULP Muara Aman Perkuat Budaya PS4 Makin Serius, OKU Bersiap Miliki Pabrik RDF Sampah Bernilai Ekonomi Tinggi

Otomatif

Benarkah Mobil Harus Dipanaskan Setiap Pagi? Ini Penjelasan Ahli Otomotif

Foto ilustrasi: Seorang pria hendak menyalakan mobil.

Ogannews.com – Banyak pengemudi di Indonesia masih rutin memanaskan mobil tiap pagi. Katanya sih biar mesin cepat mencapai suhu kerja ideal, supaya performa mobil tetap oke.

Tapi awas! kalau terlalu lama atau caranya salah, justru bisa bikin mesin cepat rusak.

Menurut Lung Lung, pemilik bengkel spesialis Dokter Mobil, praktik memanaskan mesin sebaiknya tidak dilakukan secara berlebihan. Ia menyarankan agar mesin cukup dinyalakan hingga putaran mesin (RPM) turun di bawah 1.000, tanpa mengaktifkan fitur tambahan seperti AC.

“Biarkan mesin menyala tanpa beban terlebih dahulu. Jangan langsung nyalakan AC karena akan memberi beban besar di awal. Tunggu sampai RPM stabil di bawah 1.000, baru mobil bisa digunakan,” ujar Lung Lung, seperti dilansir dari Kompas.com, Kamis (15/5/25).

Dirinya menjelaskan bahwa sistem ECU (Electronic Control Unit) akan secara otomatis menaikkan RPM untuk menyesuaikan suhu mesin, pada saat mesin pertama kali dinyalakan.

Bila mobil langsung digunakan atau fitur berat seperti pendingin udara diaktifkan, beban kerja mesin akan meningkat, yang berisiko mempercepat keausan komponen internal.

Oleh sebab itu, Lung Lung mengingatkan bahwa memanaskan mesin terlalu lama dapat menyebabkan pemborosan bahan bakar, apalagi pada mobil modern yang sudah dibekali sistem pembakaran canggih dan efisien.

“Teknologi mesin sekarang sudah pintar. Tidak perlu dipanaskan lama-lama. Yang penting, jangan langsung memberi beban berat di awal,” beber dia. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca juga

Sriwijaya Open Race 2026 Meriahkan HUT ke-22 OKU Timur, 322 Pembalap Adu Gengsi

31 Januari 2026 - 15:25 WIB

SMKN 3 OKU Sulap Motor Bensin Jadi Listrik, Bupati Teddy: Bukti Anak SMK Bisa Berinovasi!

13 Oktober 2025 - 21:27 WIB

Belajar dari YouTube, Anak Ini Cuan dari Modifikasi Motor

15 Juni 2025 - 17:35 WIB

BPJS Kesehatan Jadi Syarat Pembuatan SIM di OKU, Kalau Tidak Punya?

11 Juli 2024 - 15:41 WIB

Komunitas Land Rover Sedulur Sumsel Bantu Korban Banjir di OKU dengan Sembako dan Obat-obatan

11 Mei 2024 - 05:09 WIB

Trending di Daerah