Menu

Mode Gelap
Sekda OKU Serahkan Bantuan untuk Korban Kebakaran 14 Tahun WTP Beruntun, OKU Timur Perkuat Komitmen Mengawal Uang Rakyat untuk Pelayanan Publik OKU Raih WTP ke-11, Bukti Tata Kelola Keuangan Makin Solid KPK OTT Bupati Muara Enim, 10 Orang Diamankan Tinggalkan Kertas, SDN 3 OKU Sukses Terapkan Ujian Berbasis Android Dari Aksi Sosial hingga Potong Tumpeng, HUT Baturaja Post ke-27 dan KWRI OKU Raya ke-28 Penuh Makna

OKU Timur

Wamentan Genjot Percepatan Tanam di OKU Timur, Sumsel Kian Kokoh Jadi Lumbung Pangan

Wamentan Sudaryono dan Gubernur Sumsel Herman Deru menanam padi menggunakan alsintan.

OKU Timur, Ogannews.com – Pemerintah pusat terus memperkuat langkah strategis menghadapi tantangan perubahan iklim yang berpotensi mengganggu produksi pangan nasional. Hal itu ditegaskan Wakil Menteri Pertanian RI, Sudaryono, saat melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Timur, tepatnya di Desa Sido Mulyo, Kamis (23/4/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Wamentan didampingi Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru. Agenda utama meliputi kegiatan tanam padi bersama petani serta pelantikan kepengurusan Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Sumatera Selatan.

Sudaryono menegaskan, percepatan masa tanam menjadi langkah krusial pemerintah dalam mengantisipasi dampak perubahan iklim, khususnya ancaman El Nino yang dapat memicu kekeringan dan menurunkan produktivitas pertanian.

“Percepatan tanam adalah strategi penting untuk menjaga stabilitas produksi dan ketahanan pangan nasional. Pemerintah juga memastikan seluruh kebutuhan petani terpenuhi, termasuk dukungan alat dan mesin pertanian (alsintan),” ujarnya.

Menurutnya, kesiapan sarana produksi menjadi faktor kunci dalam mendorong peningkatan indeks pertanaman (IP) dan produktivitas hasil panen di berbagai daerah, termasuk Sumatera Selatan.

Sementara itu, Gubernur Herman Deru menyampaikan bahwa Sumatera Selatan saat ini menempati posisi ketiga sebagai penyumbang pangan nasional. Capaian tersebut, kata dia, tidak terlepas dari dukungan dan pembinaan intensif Kementerian Pertanian.

“Potensi pertanian di Sumsel sangat besar. Luas baku sawah kita kini bertambah sekitar 18 ribu hektare dari lahan eksisting, ditambah total sekitar 519 ribu hektare yang sudah ada. Ini menjadi modal penting untuk meningkatkan indeks pertanaman,” ungkapnya.

Ia optimistis, dengan sinergi antara pemerintah pusat dan daerah, serta dukungan petani di lapangan, Sumatera Selatan mampu terus meningkatkan kontribusinya terhadap ketahanan pangan nasional.

Kunjungan kerja ini sekaligus menjadi momentum penguatan kolaborasi antara pemerintah dan organisasi petani dalam mendorong sektor pertanian yang lebih tangguh dan berkelanjutan di tengah tantangan perubahan iklim global. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca juga

14 Tahun WTP Beruntun, OKU Timur Perkuat Komitmen Mengawal Uang Rakyat untuk Pelayanan Publik

10 Juni 2026 - 22:24 WIB

HKG PKK ke-54, Pemkab OKU Timur Perkuat Ketahanan Keluarga Menuju Indonesia Emas 2045

4 Juni 2026 - 21:21 WIB

Petani OKU Timur Kompak Dukung Swasembada Pangan Prabowo, Harga Gabah Tembus Rp7.000 per Kg

25 Mei 2026 - 19:48 WIB

SPBU Belitang Diserbu Warga, Kuota BBM Akhirnya Ditambah

22 Mei 2026 - 21:05 WIB

55 Tim Basket Ramaikan Bupati Cup 2026 OKU Timur, Jadi Ajang Cari Bibit Atlet Porprov

22 Mei 2026 - 08:42 WIB

Trending di OKU Timur