Menu

Mode Gelap
PLN Baturaja Jemput Bola, Siapkan Listrik Andal untuk Koperasi Desa Merah Putih di 5 Desa OKU Teddy ‘Sentil’ Baznas OKU: Kurangi Retorika, Perbanyak Aksi Nyata untuk Umat Demo Pedagang atau Penguasa Kios? Perumda Buka Borok Lama Pasar Baturaja Banjir Rendam Baturaja Timur, 90 KK Terima Bantuan Sembako dari Pemkab OKU Bupati OKU Jemput Investasi ke Jakarta, Dorong RDF Plant Jadi Solusi Sampah dan Energi Baru 312 Posbakum Segera Hadir di OKU Timur, Akses Keadilan Kini Menjangkau Hingga Desa

Daerah

Innalilahi, Mayat Perempuan Ditemukan di Kebun Karet dengan Kondisi Terbakar

Korban dibawa ke rumah duka.

Ogannews.com – Warga Desa Sri Mulya, Kecamatan Sinar Peninjauan, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), dikejutkan oleh penemuan sesosok mayat perempuan pada Selasa malam (05/09/24).

Korban yang diidentifikasi sebagai Siti Maimunah (60), seorang petani yang tinggal di Blok J Desa Karya Mukti, ditemukan tak bernyawa di area kebun karet Blok F desa setempat sekitar pukul 22.00 WIB.

Mayat Siti Maimunah ditemukan oleh tiga orang saksi, yaitu Neli (60), Budiyanto (35), dan Maryanto (40), yang semuanya merupakan warga Blok J Desa Karya Mukti.

Kasi Humas Polres OKU, IPTU Ibnu Holdon mengatakan, ketika ditemukan tubuh korban mengalami luka bakar di bagian pipi, pinggang, dan kaki kiri. Dimana kebun karet tempat mayat ditemukan sudah dalam kondisi terbakar.

“Siti Maimunah terakhir kali terlihat pergi ke kebun karetnya di Blok F Desa Sri Mulya sekitar pukul 14.00 WIB. Namun, hingga malam hari, korban tak kunjung pulang. Sehingga keluarga memutuskan untuk mencarinya ke kebun,” ujarnya.

Setiba di kebun, api sudah membakar sebagian besar area. Kemudian para saksi langsung berusaha memadamkan api.

Setelah api padam, para saksi menemukan korban sudah tergeletak di tanah dan meninggal dunia.

“Pihak keluarga mengungkapkan bahwa almarhumah memiliki riwayat penyakit darah tinggi,” beber IPTU Ibnu Holdon.

Berdasarkan pemeriksaan awal, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban, dan pihak keluarga juga menyatakan bahwa mereka tidak akan menuntut siapapun terkait kematian korban serta menolak dilakukannya otopsi. (Fiq)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca juga

PLN Baturaja Jemput Bola, Siapkan Listrik Andal untuk Koperasi Desa Merah Putih di 5 Desa OKU

18 April 2026 - 12:59 WIB

Teddy ‘Sentil’ Baznas OKU: Kurangi Retorika, Perbanyak Aksi Nyata untuk Umat

18 April 2026 - 05:25 WIB

Demo Pedagang atau Penguasa Kios? Perumda Buka Borok Lama Pasar Baturaja

17 April 2026 - 19:33 WIB

Banjir Rendam Baturaja Timur, 90 KK Terima Bantuan Sembako dari Pemkab OKU

17 April 2026 - 10:32 WIB

Bupati OKU Jemput Investasi ke Jakarta, Dorong RDF Plant Jadi Solusi Sampah dan Energi Baru

17 April 2026 - 10:24 WIB

Trending di OKU