Menu ✖

Mode Gelap
Bupati OKU Jajaki WTP Mobile, Targetkan Air Bersih Tetap Mengalir Saat Banjir Pengukuran Terjadwal Hadirkan Layanan Pertanahan yang Lebih Jelas bagi Masyarakat Mengenal Nomor Sertipikat dan Makna yang Terkandung di Dalamnya Manfaatkan ATR/BPN Dekat untuk Cari Informasi Layanan Pertanahan, Masyarakat: Lebih Hemat Waktu, Biaya, dan Tenaga Masuki Tahap Ketiga Pilot Project, PERINTIS 10 Hari Kini Tersedia di 131 Kantah Manfaatkan PTSL untuk Urus Sertipikat, Masyarakat: Proses Dipermudah

Daerah

Innalilahi, Mayat Perempuan Ditemukan di Kebun Karet dengan Kondisi Terbakar

Korban dibawa ke rumah duka.

Ogannews.com – Warga Desa Sri Mulya, Kecamatan Sinar Peninjauan, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), dikejutkan oleh penemuan sesosok mayat perempuan pada Selasa malam (05/09/24).

Korban yang diidentifikasi sebagai Siti Maimunah (60), seorang petani yang tinggal di Blok J Desa Karya Mukti, ditemukan tak bernyawa di area kebun karet Blok F desa setempat sekitar pukul 22.00 WIB.

Mayat Siti Maimunah ditemukan oleh tiga orang saksi, yaitu Neli (60), Budiyanto (35), dan Maryanto (40), yang semuanya merupakan warga Blok J Desa Karya Mukti.

Kasi Humas Polres OKU, IPTU Ibnu Holdon mengatakan, ketika ditemukan tubuh korban mengalami luka bakar di bagian pipi, pinggang, dan kaki kiri. Dimana kebun karet tempat mayat ditemukan sudah dalam kondisi terbakar.

“Siti Maimunah terakhir kali terlihat pergi ke kebun karetnya di Blok F Desa Sri Mulya sekitar pukul 14.00 WIB. Namun, hingga malam hari, korban tak kunjung pulang. Sehingga keluarga memutuskan untuk mencarinya ke kebun,” ujarnya.

Setiba di kebun, api sudah membakar sebagian besar area. Kemudian para saksi langsung berusaha memadamkan api.

Setelah api padam, para saksi menemukan korban sudah tergeletak di tanah dan meninggal dunia.

“Pihak keluarga mengungkapkan bahwa almarhumah memiliki riwayat penyakit darah tinggi,” beber IPTU Ibnu Holdon.

Berdasarkan pemeriksaan awal, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban, dan pihak keluarga juga menyatakan bahwa mereka tidak akan menuntut siapapun terkait kematian korban serta menolak dilakukannya otopsi. (Fiq)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca juga

Bupati OKU Jajaki WTP Mobile, Targetkan Air Bersih Tetap Mengalir Saat Banjir

27 Oktober 2026 - 12:24 WIB

Demo di Polda Sumsel Ricuh, Dua Tersangka Ditahan

17 Oktober 2026 - 20:22 WIB

Resto Raja Kuliner Baturaja Dilalap Api, 1 Jam Damkar Berjibaku

16 Oktober 2026 - 21:49 WIB

PLN Tindak Lanjuti Kebutuhan Listrik Dinas Perpustakaan Muara Enim

16 Oktober 2026 - 15:44 WIB

BPBD OKU Gelar Simulasi Penyelamatan Banjir, Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Bencana

15 Oktober 2026 - 19:26 WIB

Trending di OKU