Menu

Mode Gelap
PLN dan KKP Perkuat Sinergi, Listrik Andal Siap Dongkrak Produktivitas Sektor Kelautan dan Perikanan BRI BO Baturaja Salurkan Bantuan CSR 1 Unit Traktor untuk Lumbung Pangan Bakti Tani, Dorong Kemajuan Sektor Pertanian di OKU Timur 716 Agen BRILink Capai Target BEP, BO Baturaja Catat Kinerja Positif Hingga 25 Juni 2026 Inovasi Bayar SPP Pakai Sampah Raih Penghargaan, Program Binaan PLN Bantu 153 Anak Tetap Sekolah Hadirkan Pelayanan Cepat, PLN ULP Muara Aman Perkuat Budaya PS4 Makin Serius, OKU Bersiap Miliki Pabrik RDF Sampah Bernilai Ekonomi Tinggi

Daerah

Innalilahi, Mayat Perempuan Ditemukan di Kebun Karet dengan Kondisi Terbakar

Korban dibawa ke rumah duka.

Ogannews.com – Warga Desa Sri Mulya, Kecamatan Sinar Peninjauan, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), dikejutkan oleh penemuan sesosok mayat perempuan pada Selasa malam (05/09/24).

Korban yang diidentifikasi sebagai Siti Maimunah (60), seorang petani yang tinggal di Blok J Desa Karya Mukti, ditemukan tak bernyawa di area kebun karet Blok F desa setempat sekitar pukul 22.00 WIB.

Mayat Siti Maimunah ditemukan oleh tiga orang saksi, yaitu Neli (60), Budiyanto (35), dan Maryanto (40), yang semuanya merupakan warga Blok J Desa Karya Mukti.

Kasi Humas Polres OKU, IPTU Ibnu Holdon mengatakan, ketika ditemukan tubuh korban mengalami luka bakar di bagian pipi, pinggang, dan kaki kiri. Dimana kebun karet tempat mayat ditemukan sudah dalam kondisi terbakar.

“Siti Maimunah terakhir kali terlihat pergi ke kebun karetnya di Blok F Desa Sri Mulya sekitar pukul 14.00 WIB. Namun, hingga malam hari, korban tak kunjung pulang. Sehingga keluarga memutuskan untuk mencarinya ke kebun,” ujarnya.

Setiba di kebun, api sudah membakar sebagian besar area. Kemudian para saksi langsung berusaha memadamkan api.

Setelah api padam, para saksi menemukan korban sudah tergeletak di tanah dan meninggal dunia.

“Pihak keluarga mengungkapkan bahwa almarhumah memiliki riwayat penyakit darah tinggi,” beber IPTU Ibnu Holdon.

Berdasarkan pemeriksaan awal, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban, dan pihak keluarga juga menyatakan bahwa mereka tidak akan menuntut siapapun terkait kematian korban serta menolak dilakukannya otopsi. (Fiq)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca juga

BRI BO Baturaja Salurkan Bantuan CSR 1 Unit Traktor untuk Lumbung Pangan Bakti Tani, Dorong Kemajuan Sektor Pertanian di OKU Timur

8 Juli 2026 - 16:04 WIB

716 Agen BRILink Capai Target BEP, BO Baturaja Catat Kinerja Positif Hingga 25 Juni 2026

8 Juli 2026 - 16:00 WIB

Inovasi Bayar SPP Pakai Sampah Raih Penghargaan, Program Binaan PLN Bantu 153 Anak Tetap Sekolah

8 Juli 2026 - 10:43 WIB

Hadirkan Pelayanan Cepat, PLN ULP Muara Aman Perkuat Budaya PS4

7 Juli 2026 - 19:21 WIB

Makin Serius, OKU Bersiap Miliki Pabrik RDF Sampah Bernilai Ekonomi Tinggi

7 Juli 2026 - 09:47 WIB

Trending di OKU