Menu

Mode Gelap
Jaringan Air Tanah Jadi Andalan Baru Petani OKU, Bupati Teddy: Jangan Sampai Rusak Bayi 3 Bulan Jadi Sasaran, Ayah Berdalih Kesal Dengar Tangisan Berkontribusi dalam Pengembangan Geotermal di Indonesia, Kementerian ATR/BPN Dapat Penghargaan dari Kementerian ESDM 446 Kantor BPN Terapkan Pengukuran Terjadwal, Waktu Tunggu Maksimal 7 Hari Serunya Lomba 17-an di SDN 3 OKU, Siswa dan Guru Sama-sama Semangat Tak Perlu Menunggu Tanpa Kepastian, Masyarakat Rasakan Manfaat Pengukuran Terjadwal Saat Sertipikasi Tanah

Daerah

Innalilahi, Mayat Perempuan Ditemukan di Kebun Karet dengan Kondisi Terbakar

Korban dibawa ke rumah duka.

Ogannews.com – Warga Desa Sri Mulya, Kecamatan Sinar Peninjauan, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), dikejutkan oleh penemuan sesosok mayat perempuan pada Selasa malam (05/09/24).

Korban yang diidentifikasi sebagai Siti Maimunah (60), seorang petani yang tinggal di Blok J Desa Karya Mukti, ditemukan tak bernyawa di area kebun karet Blok F desa setempat sekitar pukul 22.00 WIB.

Mayat Siti Maimunah ditemukan oleh tiga orang saksi, yaitu Neli (60), Budiyanto (35), dan Maryanto (40), yang semuanya merupakan warga Blok J Desa Karya Mukti.

Kasi Humas Polres OKU, IPTU Ibnu Holdon mengatakan, ketika ditemukan tubuh korban mengalami luka bakar di bagian pipi, pinggang, dan kaki kiri. Dimana kebun karet tempat mayat ditemukan sudah dalam kondisi terbakar.

“Siti Maimunah terakhir kali terlihat pergi ke kebun karetnya di Blok F Desa Sri Mulya sekitar pukul 14.00 WIB. Namun, hingga malam hari, korban tak kunjung pulang. Sehingga keluarga memutuskan untuk mencarinya ke kebun,” ujarnya.

Setiba di kebun, api sudah membakar sebagian besar area. Kemudian para saksi langsung berusaha memadamkan api.

Setelah api padam, para saksi menemukan korban sudah tergeletak di tanah dan meninggal dunia.

“Pihak keluarga mengungkapkan bahwa almarhumah memiliki riwayat penyakit darah tinggi,” beber IPTU Ibnu Holdon.

Berdasarkan pemeriksaan awal, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban, dan pihak keluarga juga menyatakan bahwa mereka tidak akan menuntut siapapun terkait kematian korban serta menolak dilakukannya otopsi. (Fiq)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca juga

Jaringan Air Tanah Jadi Andalan Baru Petani OKU, Bupati Teddy: Jangan Sampai Rusak

24 Agustus 2026 - 07:40 WIB

Bayi 3 Bulan Jadi Sasaran, Ayah Berdalih Kesal Dengar Tangisan

21 Agustus 2026 - 09:21 WIB

Serunya Lomba 17-an di SDN 3 OKU, Siswa dan Guru Sama-sama Semangat

20 Agustus 2026 - 13:36 WIB

Hujan Deras Ganggu Jaringan Listrik, PLN ULP Lembayung Kerahkan 31 Personel Pulihkan Listrik di Lahat

19 Agustus 2026 - 22:32 WIB

Bupati Teddy Pimpin Upacara HUT ke-81 RI

17 Agustus 2026 - 15:25 WIB

Trending di OKU