Menu

Mode Gelap
11 Korban Kecelakaan ALS Muratara Kini Teridentifikasi, Tim DVI Ungkap Nama-Nama Korban Istri Tewas Dicekik Suami, Diduga Dipicu Status WhatsApp Mayat Misterius Mengapung di Sungai Musi Kementerian ATR/BPN dan KPK Jadikan Sulut Lokasi Percontohan Transformasi Pelayanan Publik di Bidang Pertanahan DWP OKU Timur Dikukuhkan, Perempuan ASN Diminta Bijak Bermedsos dan Aktif Bangun Masyarakat PKL di Jalur Rumkab-Pasar Atas Ditertibkan

Hukum dan Kriminal

Mayat Misterius Mengapung di Sungai Musi

Basarnas dan kepolisian evakuasi jasad tanpa identitas mengapung di sungai Musi.

Banyuasin, Ogannews.com — Warga di sekitar perairan Sungai Musi, Kabupaten Banyuasin, digegerkan dengan penemuan sesosok jasad pria tanpa identitas yang mengapung di kawasan dermaga PT Asrigita Prasarana, Pulau Borang, Kecamatan Banyuasin I, Jumat pagi (15/5/2026).

Penemuan mayat pria misterius tersebut pertama kali diketahui oleh petugas keamanan perusahaan saat melakukan patroli rutin di area dermaga sekitar pukul 06.30 WIB. Saat itu, saksi melihat tubuh seorang pria tersangkut di antara tumpukan eceng gondok sekitar tujuh meter dari bibir dermaga.

Mendapat laporan tersebut, jajaran Direktorat Polairud Polda Sumatera Selatan melalui personel Kapal Polisi V-1034 Muara Kumbang langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan pengecekan sekaligus mengamankan tempat kejadian perkara (TKP).

Tak lama berselang, petugas kemudian berkoordinasi dengan Tim SAR Basarnas Palembang guna mengevakuasi jasad dari perairan Sungai Musi agar proses identifikasi dapat segera dilakukan.

Dari hasil pemeriksaan awal di lokasi, korban diketahui berjenis kelamin laki-laki dan belum diketahui identitasnya. Saat ditemukan, korban mengenakan kemeja lengan pendek bermotif garis vertikal warna putih dan biru serta celana dalam berwarna cokelat. Kondisi tubuh korban juga dilaporkan telah mengalami pembusukan alami.

Usai proses evakuasi selesai, jasad korban dibawa ke Markas Direktorat Polairud Polda Sumsel untuk pendataan awal sebelum akhirnya dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara M Hasan Palembang guna menjalani visum et repertum (VER) dan proses identifikasi lebih lanjut.

Hingga kini, aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan dengan mengumpulkan keterangan saksi serta berkoordinasi lintas satuan untuk mengungkap identitas korban dan penyebab pasti kematiannya.

Kabid Humas Polda Sumatera Selatan, Nandang Mu’min Wijaya menegaskan seluruh proses penanganan dilakukan secara profesional dan transparan.

“Kami memastikan seluruh proses penanganan dan identifikasi dilakukan sesuai prosedur secara profesional dan transparan agar dapat segera memberikan kepastian informasi kepada masyarakat maupun pihak keluarga korban,” ujarnya.

Polda Sumsel juga mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga dengan ciri-ciri tersebut agar segera melapor ke kantor polisi terdekat atau menghubungi layanan darurat Call Center 110.

Langkah cepat yang dilakukan aparat kepolisian bersama Basarnas ini menjadi bagian dari komitmen dalam memberikan pelayanan responsif kepada masyarakat sekaligus menjaga situasi keamanan dan ketertiban tetap kondusif. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca juga

11 Korban Kecelakaan ALS Muratara Kini Teridentifikasi, Tim DVI Ungkap Nama-Nama Korban

15 Mei 2026 - 19:30 WIB

Istri Tewas Dicekik Suami, Diduga Dipicu Status WhatsApp

15 Mei 2026 - 19:00 WIB

Kepergok di Masjid, Pria Asal Muba Diamankan Polisi

11 Mei 2026 - 13:41 WIB

Tragis! Anak dan Cucu di Gelumbang Diduga Habisi Nyawa Nenek Sendiri lalu Buang Jasad ke Kebun Karet

7 Mei 2026 - 22:17 WIB

Untung Belum Dinikmati, Penadah Barang Curian Keburu Diciduk Polisi

7 Mei 2026 - 14:33 WIB

Trending di Hukum dan Kriminal