Menu

Mode Gelap
PLN dan KKP Perkuat Sinergi, Listrik Andal Siap Dongkrak Produktivitas Sektor Kelautan dan Perikanan BRI BO Baturaja Salurkan Bantuan CSR 1 Unit Traktor untuk Lumbung Pangan Bakti Tani, Dorong Kemajuan Sektor Pertanian di OKU Timur 716 Agen BRILink Capai Target BEP, BO Baturaja Catat Kinerja Positif Hingga 25 Juni 2026 Inovasi Bayar SPP Pakai Sampah Raih Penghargaan, Program Binaan PLN Bantu 153 Anak Tetap Sekolah Hadirkan Pelayanan Cepat, PLN ULP Muara Aman Perkuat Budaya PS4 Makin Serius, OKU Bersiap Miliki Pabrik RDF Sampah Bernilai Ekonomi Tinggi

Hukum dan Kriminal

Mayat Misterius Mengapung di Sungai Musi

Basarnas dan kepolisian evakuasi jasad tanpa identitas mengapung di sungai Musi.

Banyuasin, Ogannews.com — Warga di sekitar perairan Sungai Musi, Kabupaten Banyuasin, digegerkan dengan penemuan sesosok jasad pria tanpa identitas yang mengapung di kawasan dermaga PT Asrigita Prasarana, Pulau Borang, Kecamatan Banyuasin I, Jumat pagi (15/5/2026).

Penemuan mayat pria misterius tersebut pertama kali diketahui oleh petugas keamanan perusahaan saat melakukan patroli rutin di area dermaga sekitar pukul 06.30 WIB. Saat itu, saksi melihat tubuh seorang pria tersangkut di antara tumpukan eceng gondok sekitar tujuh meter dari bibir dermaga.

Mendapat laporan tersebut, jajaran Direktorat Polairud Polda Sumatera Selatan melalui personel Kapal Polisi V-1034 Muara Kumbang langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan pengecekan sekaligus mengamankan tempat kejadian perkara (TKP).

Tak lama berselang, petugas kemudian berkoordinasi dengan Tim SAR Basarnas Palembang guna mengevakuasi jasad dari perairan Sungai Musi agar proses identifikasi dapat segera dilakukan.

Dari hasil pemeriksaan awal di lokasi, korban diketahui berjenis kelamin laki-laki dan belum diketahui identitasnya. Saat ditemukan, korban mengenakan kemeja lengan pendek bermotif garis vertikal warna putih dan biru serta celana dalam berwarna cokelat. Kondisi tubuh korban juga dilaporkan telah mengalami pembusukan alami.

Usai proses evakuasi selesai, jasad korban dibawa ke Markas Direktorat Polairud Polda Sumsel untuk pendataan awal sebelum akhirnya dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara M Hasan Palembang guna menjalani visum et repertum (VER) dan proses identifikasi lebih lanjut.

Hingga kini, aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan dengan mengumpulkan keterangan saksi serta berkoordinasi lintas satuan untuk mengungkap identitas korban dan penyebab pasti kematiannya.

Kabid Humas Polda Sumatera Selatan, Nandang Mu’min Wijaya menegaskan seluruh proses penanganan dilakukan secara profesional dan transparan.

“Kami memastikan seluruh proses penanganan dan identifikasi dilakukan sesuai prosedur secara profesional dan transparan agar dapat segera memberikan kepastian informasi kepada masyarakat maupun pihak keluarga korban,” ujarnya.

Polda Sumsel juga mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga dengan ciri-ciri tersebut agar segera melapor ke kantor polisi terdekat atau menghubungi layanan darurat Call Center 110.

Langkah cepat yang dilakukan aparat kepolisian bersama Basarnas ini menjadi bagian dari komitmen dalam memberikan pelayanan responsif kepada masyarakat sekaligus menjaga situasi keamanan dan ketertiban tetap kondusif. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca juga

Kabur Tiga Bulan, Begal Motor di Baturaja Diciduk di Lampung

6 Juli 2026 - 15:41 WIB

Gudang BBM Ilegal Meledak di Martapura, Kedok Pabrik Pengoplosan Puluhan Ribu Liter per Hari Terbongkar

4 Juli 2026 - 20:14 WIB

Polisi Ungkap Pembunuhan Sadis Warga BTS Ulu, Dua Tersangka Ditangkap, Jasad Korban Ditemukan di Sungai

24 Juni 2026 - 14:03 WIB

Kasus CPO Musi Rawas Belum Usai, Polisi Periksa 5 Terlapor dan Sita Senpira

24 Juni 2026 - 13:39 WIB

KPK OTT Bupati Muara Enim, 10 Orang Diamankan

8 Juni 2026 - 18:53 WIB

Trending di Berita Utama