Menu

Mode Gelap
Jelang Iduladha, Pemkab OKU Timur Sidak Pasar dan Bulog 11 Korban Kecelakaan ALS Muratara Kini Teridentifikasi, Tim DVI Ungkap Nama-Nama Korban Istri Tewas Dicekik Suami, Diduga Dipicu Status WhatsApp Mayat Misterius Mengapung di Sungai Musi Kementerian ATR/BPN dan KPK Jadikan Sulut Lokasi Percontohan Transformasi Pelayanan Publik di Bidang Pertanahan DWP OKU Timur Dikukuhkan, Perempuan ASN Diminta Bijak Bermedsos dan Aktif Bangun Masyarakat

Berita Utama

Pengamen Ditemukan Tewas di Depan Los Manisan Pasar Atas

Personil Polsek Baturaja Timur mendatangi TKP.

Ogannews.com – Seorang pria ditemukan meninggal dunia di depan Los Manisan Pasar Atas, Kelurahan Pasar Lama, Kecamatan Baturaja Timur, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Minggu malam (21/07/24) sekitar pukul 22.30 WIB.

Korban diketahui pengamen bernama Anjas Seprianto (25), tinggal di Kelurahan Saung Naga, Kecamatan Baturaja Barat.

Penemuan ini pertama kali dilaporkan oleh dua saksi, Andi Saputra (21) dan Hera (17). Saat itu, mereka sedang berjalan di Pasar Atas dan melihat Anjas tertidur dalam keadaan terlentang di atas kotak kayu tanpa mengenakan baju di depan Los Manisan.

Merasa curiga dengan keadaan tersebut, Andi dan Hera segera memanggil Arli (50), seorang security Pasar Atas.

Setelah diperiksa lebih dekat, diketahui bahwa Anjas sudah tidak bernapas. Kemudian mereka segera melaporkan kejadian ini ke Polsek Baturaja Timur.

Menurut keterangan dari teman korban kepada pihak kepolisian, M Taufik alias Alex (37) seorang pedagang di Pasar Atas, sekitar pukul 13.00 WIB pada hari yang sama, Anjas terlihat berjalan sempoyongan seperti orang mabuk sambil merintih kesakitan dan memegang dadanya.

“Info dari ayah korban, Jumheri mengatakan memang korban sudah lama tidak pulang ke rumah dan tinggal di Los Pasar Atas,” kata Kasi Humas Polres OKU, Iptu Ibnu Holdon.

Aktivitas sehari-harinya, sambung Kasi Humas, sering menjadi pengamen di Taman Kota Baturaja dan sekitaran Pasar Atas Baturaja.

“Sekitar pukul 23.40 WIB, jenazah Anjas dibawa ke Rumah Sakit Ibnu Sutowo Baturaja untuk dilakukan pemeriksaan medis. Berdasarkan hasil pemeriksaan oleh Dokter Deni beserta tim medis, tidak ditemukan adanya unsur kekerasan pada tubuh korban,” ungkapnya.

Pihak keluarga korban telah membuat surat pernyataan yang menyatakan tidak ingin dilakukan pemeriksaan dalam atau otopsi atas meninggalnya Anjas. Pada pukul 00.50 WIB, pihak rumah sakit menyerahkan jenazah kepada keluarga korban untuk dibawa pulang dan segera dimakamkan. (Fiq)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca juga

11 Korban Kecelakaan ALS Muratara Kini Teridentifikasi, Tim DVI Ungkap Nama-Nama Korban

15 Mei 2026 - 19:30 WIB

Istri Tewas Dicekik Suami, Diduga Dipicu Status WhatsApp

15 Mei 2026 - 19:00 WIB

Mayat Misterius Mengapung di Sungai Musi

15 Mei 2026 - 18:28 WIB

PKL di Jalur Rumkab-Pasar Atas Ditertibkan

13 Mei 2026 - 19:28 WIB

Flyover Pasar Tempel Mulai Ada Titik Terang

13 Mei 2026 - 14:38 WIB

Trending di OKU