Menu

Mode Gelap
PLN Baturaja Jemput Bola, Siapkan Listrik Andal untuk Koperasi Desa Merah Putih di 5 Desa OKU Teddy ‘Sentil’ Baznas OKU: Kurangi Retorika, Perbanyak Aksi Nyata untuk Umat Demo Pedagang atau Penguasa Kios? Perumda Buka Borok Lama Pasar Baturaja Banjir Rendam Baturaja Timur, 90 KK Terima Bantuan Sembako dari Pemkab OKU Bupati OKU Jemput Investasi ke Jakarta, Dorong RDF Plant Jadi Solusi Sampah dan Energi Baru 312 Posbakum Segera Hadir di OKU Timur, Akses Keadilan Kini Menjangkau Hingga Desa

Hukum dan Kriminal

Pria Lansia Ditemukan Tewas di Sungai Ogan, Diduga Tenggelam Saat Menjala Ikan

Petugas dan warga sekitar mengevakuasi korban.

Ogannews.com – Warga Desa Tebing Kampung, Kecamatan Semidang Aji, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), digemparkan dengan penemuan jasad seorang pria lansia di Sungai Ogan pada Senin dini hari (4/10/24) sekitar pukul 03.30 WIB.

Korban yang diidentifikasi sebagai Syamsul Bahri (79), warga Dusun IV Desa Ulak Pandan, ditemukan dalam keadaan sudah tidak bernyawa oleh seorang saksi mata yang tengah menjala ikan.

Menurut informasi dari pihak kepolisian, saksi bernama Rozi Irawan (45), seorang petani asal Desa Tebing Kampung, mendapati jasad korban di tengah sungai yang memiliki aliran cukup deras.

Menyadari situasi yang mencurigakan, Rozi segera melapor kepada Bhabinkamtibmas Desa Tebing Kampung, Bripka Setia Budi.

Tak lama kemudian, tim dari Polsek Semidang Aji, termasuk Bripka Budiman Amril, Bripka Rengga Dwi, Bripka Setia Budi, dan Bripka Bowo Laksono, tiba di lokasi untuk mengevakuasi jenazah.

Pemeriksaan awal oleh petugas medis dari UPTD Puskesmas Ulak Pandan mengungkapkan sejumlah luka pada tubuh korban. Syamsul mengalami luka lecet di bagian depan kepala, luka pada tangan kanan, dan luka di atas dada sebelah kiri.

Berdasarkan analisis sementara dari pihak kepolisian, korban diperkirakan sudah meninggal dunia sekitar lima jam sebelum ditemukan.

Kapolres OKU AKBP Imam Zamroni melalui Kasi Humas Polres OKU Iptu Ibnu Holdon menerangkan, barang-barang pribadi milik korban, seperti baju, celana, dan sampan, ditemukan di sekitar lokasi kejadian.

“Pihak keluarga korban, yang segera diberitahu oleh Kepala Desa Ulak Pandan, langsung datang ke tempat kejadian dan membawa jenazah ke rumah duka di Dusun IV Desa Ulak Pandan,” ungkapnya.

Menurut penuturan anak korban, Suprin Bin Syamsul Bahri kepada petugas, korban terakhir kali terlihat pada Minggu, 3 November 2024, saat berangkat menjala ikan.

Saat malam tiba dan korban tak kunjung pulang, pihak keluarga sempat melakukan pencarian di sekitar Sungai Ogan namun tak berhasil menemukan Syamsul hingga akhirnya ditemukan oleh saksi keesokan dini harinya.

“Keluarga korban telah menerima kematian korban sebagai musibah dan menduga korban tenggelam saat menjala ikan. Mereka juga telah menyatakan tidak ingin melakukan otopsi dan tidak akan menuntut di muka hukum terkait insiden ini,” beber dia. (Fiq)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca juga

PLN Baturaja Jemput Bola, Siapkan Listrik Andal untuk Koperasi Desa Merah Putih di 5 Desa OKU

18 April 2026 - 12:59 WIB

Teddy ‘Sentil’ Baznas OKU: Kurangi Retorika, Perbanyak Aksi Nyata untuk Umat

18 April 2026 - 05:25 WIB

Demo Pedagang atau Penguasa Kios? Perumda Buka Borok Lama Pasar Baturaja

17 April 2026 - 19:33 WIB

Banjir Rendam Baturaja Timur, 90 KK Terima Bantuan Sembako dari Pemkab OKU

17 April 2026 - 10:32 WIB

Bupati OKU Jemput Investasi ke Jakarta, Dorong RDF Plant Jadi Solusi Sampah dan Energi Baru

17 April 2026 - 10:24 WIB

Trending di OKU