
OKU Timur, Ogannews.com – Komitmen Pemerintah Kabupaten OKU Timur dalam pemerataan akses pendidikan kembali ditegaskan. Bupati OKU Timur, Ir. H. Lanosin, turun langsung meninjau sejumlah sekolah yang sebelumnya berstatus sekolah filial (kelas jauh), Senin (16/2/26).
Didampingi Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan OKU Timur, Wakimin, Bupati yang akrab disapa Enos itu memastikan sekolah-sekolah yang telah didefinitifkan sejak 2023 kini benar-benar mendapatkan perhatian dari sisi sarana dan prasarana.
Sekolah filial sendiri merupakan unit pendidikan yang berada di luar sekolah induk. Biasanya didirikan untuk melayani siswa di wilayah terpencil atau daerah dengan keterbatasan daya tampung sekolah utama. Di OKU Timur, kondisi geografis dengan persebaran penduduk hingga pelosok desa menjadi tantangan tersendiri dalam penyediaan layanan pendidikan.
“Bagi kami, masyarakat di ujung desa pun harus mendapatkan pelayanan pendidikan yang sama, tanpa dibeda-bedakan,” tegas Enos saat melakukan peninjauan.
Dalam agenda tersebut, Bupati OKU Timur mengunjungi SDN 1 Baturaja Bungin Talang Empat Puluh Kecamatan Bunga Mayang, kemudian melanjutkan peninjauan ke SDN 3 Jayapura Vila Masin, SMPN 3 Jayapura Bukit Batu, serta SDN 7 Jayapura Karya Makmur guna memastikan kesiapan sarana dan prasarana di sekolah-sekolah yang sebelumnya berstatus filial dan kini telah definitif.
Sekolah-sekolah tersebut sebelumnya berstatus filial dan kini telah resmi menjadi sekolah definitif. Pemerintah daerah pun terus melengkapi fasilitas pendukung guna meningkatkan kualitas proses belajar mengajar.
Menurut Enos, tingginya belanja pegawai di sektor pendidikan bukan tanpa alasan. Hal itu merupakan konsekuensi dari kebijakan pemerataan tenaga pendidik hingga ke wilayah terjauh.
“Ini adalah bentuk tanggung jawab pemerintah daerah agar tidak ada anak di OKU Timur yang tertinggal hanya karena faktor jarak dan keterbatasan akses,” ujarnya.
Kegiatan ini juga menjadi bagian dari monitoring kebutuhan sarana dan prasarana yang akan menjadi prioritas dalam program pembangunan ke depan. Pemerintah Kabupaten OKU Timur menegaskan bahwa pendidikan bukan sekadar program rutin, melainkan fondasi utama dalam membangun generasi dan masa depan daerah.
Dengan langkah konkret meninjau langsung sekolah-sekolah di pelosok, Pemkab OKU Timur menunjukkan keseriusan dalam menghadirkan keadilan pendidikan bagi seluruh lapisan masyarakat. (*)










