Menu

Mode Gelap
Jelang HUT ke-81 RI, PLN Suplai Listrik 11 MVA untuk Industri Pelabuhan dan Batu Bara di Muara Enim PLN UP3 Lahat Nyalakan Listrik Gratis di Ponpes Babussalam, Santri Haru Sambut Cahaya Baru untuk Belajar dan Beribadah Meriah! Siswa Baru SMPN 2 OKU Antusias Saksikan Parade Ekstrakurikuler di Hari Keempat MPLS Kuasa Hukum Fauzi Syukri Luruskan Isu Praperadilan Kasus Sawit di Lubuk Batang: “Bukan Sengketa Lahan” Semangat Hari Ketiga MPLS, Kepala SDN 3 OKU Senam Bersama Siswa Baru Polisi Genjot Penyidikan Dugaan Pelecehan Pasien ICU RSUD Martapura

Hukum dan Kriminal

Kapolda Sumsel Pimpin Tes Urine Mendadak, Tegaskan Zero Tolerance Narkoba Tanpa Pengecualian

Kapolda Sumsel, Irjen Sandi Nugroho pimpin tes urine mendadak.

Palembang, Ogannews.com – Komitmen bersih dari narkoba ditunjukkan tegas oleh Sandi Nugroho. Kapolda Sumatera Selatan itu memimpin langsung tes urine mendadak terhadap Wakapolda, Pejabat Utama, hingga seluruh personel Polda Sumsel di Lantai 2 Gedung Presisi Polda Sumsel, Senin (23/2/26).

Langkah ini merupakan tindak lanjut cepat atas arahan Wakapolri dalam Video Conference Analisa dan Evaluasi Situasi Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) yang digelar pada hari yang sama.

Tanpa menunggu waktu, jajaran Polda Sumatera Selatan langsung bergerak memastikan kebijakan zero tolerance terhadap narkoba benar-benar diterapkan tanpa kompromi.

Sebagai bentuk keteladanan, Kapolda bersama Wakapolda dan para Pejabat Utama menjadi yang pertama menjalani pemeriksaan. Setelah itu, tes urine dilakukan secara menyeluruh kepada seluruh personel, tanpa terkecuali.

Kabid Humas Polda Sumsel, Nandang Mu’min Wijaya, menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar formalitas atau simbolis belaka.

“Dengan adanya kegiatan cek urine ini, Polda Sumsel berkomitmen menerapkan kebijakan zero tolerance terhadap penyalahgunaan narkoba oleh anggota Polri,” tegasnya.

Ia menambahkan, pembenahan internal menjadi fondasi utama sebelum aparat melakukan penegakan hukum kepada masyarakat. Menurutnya, institusi penegak hukum harus bersih terlebih dahulu agar memiliki legitimasi moral dalam memberantas narkotika.

“Setiap pelanggaran akan diproses secara disiplin, kode etik, maupun pidana sesuai ketentuan yang berlaku tanpa pandang bulu,” ujarnya.

Pelaksanaan tes urine dilakukan secara transparan dan berada di bawah pengawasan ketat Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) guna menjamin validitas serta akurasi hasil pemeriksaan. Seluruh prosedur medis dilaksanakan sesuai standar operasional untuk menghindari potensi manipulasi.

Langkah tegas ini sekaligus menegaskan bahwa Polda Sumsel tidak hanya gencar memberantas peredaran narkoba di tengah masyarakat, tetapi juga memastikan internal institusi bersih dari penyalahgunaan narkotika. Polisi yang berintegritas menjadi syarat mutlak dalam menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif di Sumatera Selatan.

Sejalan dengan semangat transformasi Polri yang Presisi, Polda Sumsel memastikan pengawasan berkala maupun pemeriksaan mendadak akan terus dilakukan demi menjaga disiplin, moralitas, dan profesionalisme personel. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca juga

Kuasa Hukum Fauzi Syukri Luruskan Isu Praperadilan Kasus Sawit di Lubuk Batang: “Bukan Sengketa Lahan”

15 Juli 2026 - 17:30 WIB

Polisi Genjot Penyidikan Dugaan Pelecehan Pasien ICU RSUD Martapura

15 Juli 2026 - 16:37 WIB

Viral! Perawat RSUD Martapura Dituding Lecehkan Pasien

15 Juli 2026 - 13:10 WIB

Kabur Tiga Bulan, Begal Motor di Baturaja Diciduk di Lampung

6 Juli 2026 - 15:41 WIB

Gudang BBM Ilegal Meledak di Martapura, Kedok Pabrik Pengoplosan Puluhan Ribu Liter per Hari Terbongkar

4 Juli 2026 - 20:14 WIB

Trending di Hukum dan Kriminal