Menu

Mode Gelap
Gubernur Sumsel Resmikan Hauling Road PT AOC, Solusi Macet Angkutan Batubara di OKU UNBARA Wisuda 496 Sarjana Baru, Rektor Tekankan Lulusan Harus Siap Hadapi Dunia Kerja Jalur Khusus Batu Bara 14 Km Dibangun di OKU, 7 Desa Bakal Dilintasi Kebakaran Hebat di Lintas Sumatera Baturaja, 8 Tempat Usaha Ludes Dilalap Api Kebakaran di Jalinteng Baturaja, PLN Bergerak Cepat Amankan Jaringan Listrik PLN Perluas Jaringan Listrik, Dua Desa di Banding Agung Segera Dipasang Tiang Baru

Nasional

Lebih dari 1.050 Hari Tanpa LTI, PEP Zona 4 Perkuat Budaya Keselamatan Kerja

PEP Zona 4 mencatat Zero LTI lebih dari 1.050 hari hingga akhir Januari 2026 berkat disiplin memprioritaskan keselamatan di seluruh wilayah operasi

Prabumulih, Ogannews.com – PT Pertamina EP (PEP) Zona 4 mencatat lebih dari 1.050 hari  Zero LTI (Lost Time Injury) di seluruh wilayah operasi hingga akhir Januari 2026. Catatan ini menegaskan komitmen perusahaan memperkuat budaya keselamatan kerja di seluruh wilayah operasi.

LTI adalah cedera akibat kecelakaan kerja yang mengakibatkan pekerja tidak bisa melaksanakan pekerjaannya selama satu hari kerja atau lebih setelah kejadian. Indikator ini menjadi acuan utama kinerja keselamatan kerja karena mencerminkan tingkat risiko operasional dan efektivitas penerapan sistem Health, Safety, Security, and Environment (HSSE).

“Keberhasilan operasi tidak hanya ditentukan oleh pencapaian produksi, tetapi juga oleh kemampuan menjaga seluruh pekerja kembali ke keluarga dalam keadaan selamat,” kata General Manager PEP Zona 4 Djudjuwanto dalam puncak peringatan Bulan K3 PEP Zona 4 di Prabumulih, Kamis (12/2).

Hingga 31 Desember 2025, PEP Zona 4 mencatat 84.886.219 safe manhours dengan Total Recordable Injury Rate (TRIR) 0,06. Capaian tersebut mencerminkan konsistensi penerapan HSSE di seluruh wilayah operasi.

PEP Zona 4 berhasil menjaga keselamatan kerja seiring upaya peningkatan produksi minyak dan gas (migas). Produksi minyak di Zona 4 pada 2025 mencapai 27.642 barel per hari (BOPD), meningkat 6,6 persen dibanding 2024. Adapun produksi gas tercatat 530,9 juta kaki kubik standar per hari (MMSCFD).

Djudjuwanto menyampaikan pencapaian ini merupakan hasil implementasi konsisten Program 3P (People, Plant, and Procedure) dalam pengendalian risiko operasional dan pencegahan kecelakaan kerja. Komitmen ini diharapkan bisa menjaga operasional migas tetap aman seiring upaya mewujudkan ketahanan energi nasional.

“Keselamatan bukan sekadar persoalan prosedur, melainkan budaya yang dijaga oleh seluruh elemen di Pertamina,” ucap Djudjuwanto.

PEP Zona 4 menjadikan peringatan Bulan K3 tahun ini sebagai refleksi sekaligus penegasan komitmen terhadap 

keselamatan kerja di seluruh wilayah operasi. Gelaran ini mengusung tema “Membangun Ekosistem Pengelolaan K3 Nasional yang Profesional, Andal, & Kolaboratif”.

Salah satu inti acara dari kegiatan tersebut adalah penandatanganan Komitmen HSSE Zona 4 oleh jajaran manajemen untuk menegaskan keselamatan merupakan nilai utama perusahaan dan tidak dapat ditawar.

Puncak peringatan Bulan K3 PEP Zona 4 dihadiri oleh Senior Vice President HSSE PT Pertamina (Persero) Wenny Ipmawan dan Vice President HSSE PT Pertamina Hulu Energi Defrinaldo. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca juga

Sports and Cultural Day Tutup Super Garuda Shield 2026

11 September 2026 - 20:22 WIB

49 Prajurit Indonesia, AS, dan Jepang Uji Kemampuan Strike and Raid

9 September 2026 - 07:58 WIB

Ratusan Prajurit Kostrad Pacu Adrenalin dalam Latihan Menembak Lorong SGS 2026

8 September 2026 - 08:48 WIB

Alutsista Modern Disajikan, TNI dan AS Simulasikan Serangan Gabungan di Baturaja

7 September 2026 - 20:00 WIB

Usai Terjun, Pasukan Multinasional Serbu Sasaran di Hutan Martapura

7 September 2026 - 06:19 WIB

Trending di Nasional