Menu

Mode Gelap
PLN Baturaja Jemput Bola, Siapkan Listrik Andal untuk Koperasi Desa Merah Putih di 5 Desa OKU Teddy ‘Sentil’ Baznas OKU: Kurangi Retorika, Perbanyak Aksi Nyata untuk Umat Demo Pedagang atau Penguasa Kios? Perumda Buka Borok Lama Pasar Baturaja Banjir Rendam Baturaja Timur, 90 KK Terima Bantuan Sembako dari Pemkab OKU Bupati OKU Jemput Investasi ke Jakarta, Dorong RDF Plant Jadi Solusi Sampah dan Energi Baru 312 Posbakum Segera Hadir di OKU Timur, Akses Keadilan Kini Menjangkau Hingga Desa

OKU Selatan

Banjir Bandang dan Longsor Terjang OKU Selatan, 7 Rumah Hancur, Puluhan KK Terdampak

Kondisi rumah korban pasca diterjang longsor.

OKU Selatan, Ogannews.com — Bencana alam berupa banjir bandang dan tanah longsor menerjang kawasan permukiman warga di Dusun 6 dan Dusun 8 Manduriang, Desa Simpang Sender Utara, Kecamatan Buay Pematang Ribu Ranau Tengah (BPRRT), Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan, Sabtu (28/3/26) malam.

Peristiwa yang terjadi secara beruntun ini menyisakan duka dan kerusakan cukup parah. Sedikitnya tujuh unit rumah dilaporkan mengalami rusak berat, sementara 32 kepala keluarga terdampak. Satu orang warga juga dilaporkan mengalami luka ringan akibat tertimpa material bangunan.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, bencana bermula dari hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut sejak sore hari. Sekira pukul 18.30 WIB, warga dikejutkan oleh suara gemuruh dari arah belakang permukiman. Tak lama berselang, longsor terjadi dan membawa material tanah serta pepohonan yang langsung menghantam rumah warga.

Sejumlah bangunan mengalami kerusakan parah, bahkan satu unit rumah dilaporkan tertimbun material longsor. Kendaraan milik warga juga tak luput dari dampak, tertimbun tanah dan puing.

Belum sempat warga pulih dari kepanikan, sekitar pukul 20.00 WIB banjir bandang datang menerjang. Arus air yang deras memperparah kondisi dengan menyeret sebagian bangunan dan menambah kerugian material.

Aparat kepolisian dari Polres OKU Selatan melalui Polsek Banding Agung yang menerima laporan langsung bergerak cepat ke lokasi. Petugas melakukan pengamanan, evakuasi korban, serta pendataan kerusakan.

Kapolres OKU Selatan bersama jajaran Pemerintah Kabupaten turut turun langsung ke lokasi guna memastikan penanganan berjalan optimal. Bantuan darurat juga mulai disalurkan kepada warga terdampak.

Selain itu, sinergi antara aparat kepolisian, TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat terlihat dalam upaya penanganan bencana. Proses evakuasi dan pembersihan material longsor dilakukan secara gotong royong.

Untuk mendukung pemulihan, posko terpadu dan dapur umum telah disiapkan guna memenuhi kebutuhan dasar warga. Pembersihan wilayah terdampak juga dilakukan secara bertahap agar aktivitas masyarakat dapat segera kembali normal.

Kabid Humas Polda Sumatera Selatan, Nandang Mu’min Wijaya, menegaskan bahwa penanganan cepat ini merupakan bentuk kehadiran negara dalam situasi darurat.

“Keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama. Penanganan akan terus dilakukan hingga kondisi benar-benar pulih,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan warga untuk tetap waspada terhadap potensi bencana susulan, mengingat intensitas hujan di wilayah tersebut masih cukup tinggi.

Polda Sumatera Selatan memastikan proses penanganan, penyaluran bantuan, hingga pemulihan pascabencana akan terus dilakukan secara terkoordinasi demi menjamin keselamatan masyarakat. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca juga

Mikrobus Sarat Penumpang Terguling di Tanjakan Danau Ranau, 3 Luka Berat dan 25 Luka Ringan

29 Maret 2026 - 21:48 WIB

4 Hari Buron, Pembunuh Staf Bawaslu OKU Selatan Akhirnya Menyerahkan Diri

28 Maret 2026 - 21:37 WIB

Staf Bawaslu OKU Selatan Ditemukan Tewas Misterius di Kontrakan

25 Maret 2026 - 14:21 WIB

Satu Pelaku Dibekuk, Tiga Pembacok Pemuda di Muaradua Masih Buron

23 Maret 2026 - 09:43 WIB

Lerai Pengeroyokan, Pemuda Dibacok Tiga OTK di Muaradua

21 Maret 2026 - 15:54 WIB

Trending di Berita Utama