Menu ✖

Mode Gelap
Bupati OKU Jajaki WTP Mobile, Targetkan Air Bersih Tetap Mengalir Saat Banjir Pengukuran Terjadwal Hadirkan Layanan Pertanahan yang Lebih Jelas bagi Masyarakat Mengenal Nomor Sertipikat dan Makna yang Terkandung di Dalamnya Manfaatkan ATR/BPN Dekat untuk Cari Informasi Layanan Pertanahan, Masyarakat: Lebih Hemat Waktu, Biaya, dan Tenaga Masuki Tahap Ketiga Pilot Project, PERINTIS 10 Hari Kini Tersedia di 131 Kantah Manfaatkan PTSL untuk Urus Sertipikat, Masyarakat: Proses Dipermudah

OKU Selatan

Banjir Bandang dan Longsor Terjang OKU Selatan, 7 Rumah Hancur, Puluhan KK Terdampak

Kondisi rumah korban pasca diterjang longsor.

OKU Selatan, Ogannews.com — Bencana alam berupa banjir bandang dan tanah longsor menerjang kawasan permukiman warga di Dusun 6 dan Dusun 8 Manduriang, Desa Simpang Sender Utara, Kecamatan Buay Pematang Ribu Ranau Tengah (BPRRT), Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan, Sabtu (28/3/26) malam.

Peristiwa yang terjadi secara beruntun ini menyisakan duka dan kerusakan cukup parah. Sedikitnya tujuh unit rumah dilaporkan mengalami rusak berat, sementara 32 kepala keluarga terdampak. Satu orang warga juga dilaporkan mengalami luka ringan akibat tertimpa material bangunan.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, bencana bermula dari hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut sejak sore hari. Sekira pukul 18.30 WIB, warga dikejutkan oleh suara gemuruh dari arah belakang permukiman. Tak lama berselang, longsor terjadi dan membawa material tanah serta pepohonan yang langsung menghantam rumah warga.

Sejumlah bangunan mengalami kerusakan parah, bahkan satu unit rumah dilaporkan tertimbun material longsor. Kendaraan milik warga juga tak luput dari dampak, tertimbun tanah dan puing.

Belum sempat warga pulih dari kepanikan, sekitar pukul 20.00 WIB banjir bandang datang menerjang. Arus air yang deras memperparah kondisi dengan menyeret sebagian bangunan dan menambah kerugian material.

Aparat kepolisian dari Polres OKU Selatan melalui Polsek Banding Agung yang menerima laporan langsung bergerak cepat ke lokasi. Petugas melakukan pengamanan, evakuasi korban, serta pendataan kerusakan.

Kapolres OKU Selatan bersama jajaran Pemerintah Kabupaten turut turun langsung ke lokasi guna memastikan penanganan berjalan optimal. Bantuan darurat juga mulai disalurkan kepada warga terdampak.

Selain itu, sinergi antara aparat kepolisian, TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat terlihat dalam upaya penanganan bencana. Proses evakuasi dan pembersihan material longsor dilakukan secara gotong royong.

Untuk mendukung pemulihan, posko terpadu dan dapur umum telah disiapkan guna memenuhi kebutuhan dasar warga. Pembersihan wilayah terdampak juga dilakukan secara bertahap agar aktivitas masyarakat dapat segera kembali normal.

Kabid Humas Polda Sumatera Selatan, Nandang Mu’min Wijaya, menegaskan bahwa penanganan cepat ini merupakan bentuk kehadiran negara dalam situasi darurat.

“Keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama. Penanganan akan terus dilakukan hingga kondisi benar-benar pulih,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan warga untuk tetap waspada terhadap potensi bencana susulan, mengingat intensitas hujan di wilayah tersebut masih cukup tinggi.

Polda Sumatera Selatan memastikan proses penanganan, penyaluran bantuan, hingga pemulihan pascabencana akan terus dilakukan secara terkoordinasi demi menjamin keselamatan masyarakat. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca juga

PLN Perluas Jaringan Listrik, Dua Desa di Banding Agung Segera Dipasang Tiang Baru

14 September 2026 - 20:18 WIB

Kapolres OKU Turun Langsung Padamkan Karhutla, Tujuh Titik Rawan Jadi Perhatian

6 September 2026 - 14:13 WIB

Pohon Nyaris Ganggu Jaringan Listrik, PLN Muara Dua Gerak Cepat Amankan Pasokan

30 Agustus 2026 - 12:53 WIB

BRI BO Baturaja Salurkan Bantuan CSR Mesin Pipil Jagung kepada Kelompok Tani Binaan Polres OKU Selatan

26 Agustus 2026 - 19:18 WIB

Bejat! Ayah Tiri di OKU Selatan Diduga Setubuhi Anak 11 Tahun

16 Agustus 2026 - 08:48 WIB

Trending di Hukum dan Kriminal