Menu

Mode Gelap
HKG PKK ke-54, Pemkab OKU Timur Perkuat Ketahanan Keluarga Menuju Indonesia Emas 2045 PLN dan BDx Bangun Infrastruktur Listrik 1,2 GW untuk Data Center AI, Dorong Indonesia Jadi Hub Digital Regional Hebat! Siswa SMKN 3 OKU Berhasil Terbitkan Buku Sendiri Perpustakaan SMKN 3 OKU Jadi Magnet Baru Siswa, Ruang Nyaman yang Bantu Kurangi Ketergantungan Gadget SMKN 3 OKU Buka SPMB 2026, Siapkan Kuota 576 Siswa Baru dan 8 Jurusan Unggulan Tanpa Pesta Mewah, Perpisahan 116 Siswa SDN 11 OKU Justru Banjir Haru dan Doa

OKU Selatan

Banjir Bandang dan Longsor Terjang OKU Selatan, 7 Rumah Hancur, Puluhan KK Terdampak

Kondisi rumah korban pasca diterjang longsor.

OKU Selatan, Ogannews.com — Bencana alam berupa banjir bandang dan tanah longsor menerjang kawasan permukiman warga di Dusun 6 dan Dusun 8 Manduriang, Desa Simpang Sender Utara, Kecamatan Buay Pematang Ribu Ranau Tengah (BPRRT), Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan, Sabtu (28/3/26) malam.

Peristiwa yang terjadi secara beruntun ini menyisakan duka dan kerusakan cukup parah. Sedikitnya tujuh unit rumah dilaporkan mengalami rusak berat, sementara 32 kepala keluarga terdampak. Satu orang warga juga dilaporkan mengalami luka ringan akibat tertimpa material bangunan.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, bencana bermula dari hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut sejak sore hari. Sekira pukul 18.30 WIB, warga dikejutkan oleh suara gemuruh dari arah belakang permukiman. Tak lama berselang, longsor terjadi dan membawa material tanah serta pepohonan yang langsung menghantam rumah warga.

Sejumlah bangunan mengalami kerusakan parah, bahkan satu unit rumah dilaporkan tertimbun material longsor. Kendaraan milik warga juga tak luput dari dampak, tertimbun tanah dan puing.

Belum sempat warga pulih dari kepanikan, sekitar pukul 20.00 WIB banjir bandang datang menerjang. Arus air yang deras memperparah kondisi dengan menyeret sebagian bangunan dan menambah kerugian material.

Aparat kepolisian dari Polres OKU Selatan melalui Polsek Banding Agung yang menerima laporan langsung bergerak cepat ke lokasi. Petugas melakukan pengamanan, evakuasi korban, serta pendataan kerusakan.

Kapolres OKU Selatan bersama jajaran Pemerintah Kabupaten turut turun langsung ke lokasi guna memastikan penanganan berjalan optimal. Bantuan darurat juga mulai disalurkan kepada warga terdampak.

Selain itu, sinergi antara aparat kepolisian, TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat terlihat dalam upaya penanganan bencana. Proses evakuasi dan pembersihan material longsor dilakukan secara gotong royong.

Untuk mendukung pemulihan, posko terpadu dan dapur umum telah disiapkan guna memenuhi kebutuhan dasar warga. Pembersihan wilayah terdampak juga dilakukan secara bertahap agar aktivitas masyarakat dapat segera kembali normal.

Kabid Humas Polda Sumatera Selatan, Nandang Mu’min Wijaya, menegaskan bahwa penanganan cepat ini merupakan bentuk kehadiran negara dalam situasi darurat.

“Keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama. Penanganan akan terus dilakukan hingga kondisi benar-benar pulih,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan warga untuk tetap waspada terhadap potensi bencana susulan, mengingat intensitas hujan di wilayah tersebut masih cukup tinggi.

Polda Sumatera Selatan memastikan proses penanganan, penyaluran bantuan, hingga pemulihan pascabencana akan terus dilakukan secara terkoordinasi demi menjamin keselamatan masyarakat. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca juga

Polisi Bongkar Makam Korban Tewas di Kebun Kopi OKU Selatan

2 Juni 2026 - 20:07 WIB

Rekayasa “Amuk Massa” di Kebun Kopi OKU Selatan Terbongkar, Polisi Tetapkan Dua Tersangka Pembunuhan

24 Mei 2026 - 10:56 WIB

Mikrobus Sarat Penumpang Terguling di Tanjakan Danau Ranau, 3 Luka Berat dan 25 Luka Ringan

29 Maret 2026 - 21:48 WIB

4 Hari Buron, Pembunuh Staf Bawaslu OKU Selatan Akhirnya Menyerahkan Diri

28 Maret 2026 - 21:37 WIB

Staf Bawaslu OKU Selatan Ditemukan Tewas Misterius di Kontrakan

25 Maret 2026 - 14:21 WIB

Trending di Hukum dan Kriminal