Menu

Mode Gelap
PLN Baturaja Jemput Bola, Siapkan Listrik Andal untuk Koperasi Desa Merah Putih di 5 Desa OKU Teddy ‘Sentil’ Baznas OKU: Kurangi Retorika, Perbanyak Aksi Nyata untuk Umat Demo Pedagang atau Penguasa Kios? Perumda Buka Borok Lama Pasar Baturaja Banjir Rendam Baturaja Timur, 90 KK Terima Bantuan Sembako dari Pemkab OKU Bupati OKU Jemput Investasi ke Jakarta, Dorong RDF Plant Jadi Solusi Sampah dan Energi Baru 312 Posbakum Segera Hadir di OKU Timur, Akses Keadilan Kini Menjangkau Hingga Desa

Daerah

Dugaan Penyakit Kambuh, Pria Paruh Baya Hilang Terseret Arus Sungai Ogan

Tim gabungan berupaya mencari korban.

Ogannews.com – Warga Kebun Jati, Kelurahan Saung Naga, Kecamatan Baturaja Timur dibuat heboh usai dikabarkan salah satu warganya hilang.

Ya, seorang pria paruh baya, Atdenen (56), hilang diduga hanyut di Sungai Ogan pada Minggu (27/10/24) sekitar pukul 13.40 WIB.

Hingga kini, tim gabungan bersama masyarakat setempat terus menyusuri sungai guna menemukan keberadaan korban.

Menurut informasi dari Kapolsek Baturaja Barat, kejadian bermula ketika Atdenen, yang sehari-harinya bekerja sebagai petugas parkir, pamit kepada keluarganya untuk mandi di sungai di bawah Kebun Jati.

Sungai Ogan yang mengalir deras di kawasan itu sudah menjadi tempat mandi rutin bagi Atdenen. Namun, hari naas itu, seorang warga melaporkan melihatnya terjatuh dan terbawa arus.

Kapolsek Baturaja Barat, Iptu Toni Zainudin, membenarkan adanya insiden tersebut. “Benar, korban diduga hanyut saat mandi di Sungai Ogan. Saat ini, pencarian masih terus dilakukan,” ungkap Iptu Toni.

Keluarga korban mengungkapkan bahwa Atdenen memiliki riwayat penyakit yang dideritanya sejak kecelakaan beberapa waktu lalu, dan kondisi kesehatannya kadang tiba-tiba menurun.

Dugaan sementara, penyakit itu kambuh saat korban berada di sungai, membuatnya kehilangan kesadaran dan terseret arus.

“Mungkin saja penyakitnya kambuh saat mandi. Kami hanya bisa berharap agar beliau segera ditemukan dalam kondisi apapun,” ucap salah satu kerabat korban, NN.

Dengan arus Sungai Ogan yang cukup deras, upaya pencarian korban menghadapi tantangan besar. Tim SAR, BPBD, serta kepolisian setempat dikerahkan menyusuri sungai menggunakan perahu karet dan alat bantu lainnya. Meski demikian, belum ada tanda-tanda keberadaan korban.

Tak hanya tim resmi, warga setempat juga turut membantu menyisir area sekitar sungai, berharap menemukan tanda-tanda korban.

Pihak keluarga tak henti-hentinya memanjatkan doa dan berharap Atdenen segera ditemukan. Masyarakat yang tergugah turut mendukung proses pencarian ini hingga tuntas. (Fiq)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca juga

PLN Baturaja Jemput Bola, Siapkan Listrik Andal untuk Koperasi Desa Merah Putih di 5 Desa OKU

18 April 2026 - 12:59 WIB

Teddy ‘Sentil’ Baznas OKU: Kurangi Retorika, Perbanyak Aksi Nyata untuk Umat

18 April 2026 - 05:25 WIB

Demo Pedagang atau Penguasa Kios? Perumda Buka Borok Lama Pasar Baturaja

17 April 2026 - 19:33 WIB

Banjir Rendam Baturaja Timur, 90 KK Terima Bantuan Sembako dari Pemkab OKU

17 April 2026 - 10:32 WIB

Bupati OKU Jemput Investasi ke Jakarta, Dorong RDF Plant Jadi Solusi Sampah dan Energi Baru

17 April 2026 - 10:24 WIB

Trending di OKU