Menu

Mode Gelap
Bayi 3 Bulan Jadi Sasaran, Ayah Berdalih Kesal Dengar Tangisan 446 Kantor BPN Terapkan Pengukuran Terjadwal, Waktu Tunggu Maksimal 7 Hari Serunya Lomba 17-an di SDN 3 OKU, Siswa dan Guru Sama-sama Semangat Hujan Deras Ganggu Jaringan Listrik, PLN ULP Lembayung Kerahkan 31 Personel Pulihkan Listrik di Lahat HUT ke-81 Republik Indonesia, Kementerian ATR/BPN Luncurkan Tiga Program Transformasi Pelayanan ATR/BPN Ubah Struktur Kantor Pertanahan, Kini Berbasis Wilayah untuk Percepat Layanan

Daerah

Dugaan Penyakit Kambuh, Pria Paruh Baya Hilang Terseret Arus Sungai Ogan

Tim gabungan berupaya mencari korban.

Ogannews.com – Warga Kebun Jati, Kelurahan Saung Naga, Kecamatan Baturaja Timur dibuat heboh usai dikabarkan salah satu warganya hilang.

Ya, seorang pria paruh baya, Atdenen (56), hilang diduga hanyut di Sungai Ogan pada Minggu (27/10/24) sekitar pukul 13.40 WIB.

Hingga kini, tim gabungan bersama masyarakat setempat terus menyusuri sungai guna menemukan keberadaan korban.

Menurut informasi dari Kapolsek Baturaja Barat, kejadian bermula ketika Atdenen, yang sehari-harinya bekerja sebagai petugas parkir, pamit kepada keluarganya untuk mandi di sungai di bawah Kebun Jati.

Sungai Ogan yang mengalir deras di kawasan itu sudah menjadi tempat mandi rutin bagi Atdenen. Namun, hari naas itu, seorang warga melaporkan melihatnya terjatuh dan terbawa arus.

Kapolsek Baturaja Barat, Iptu Toni Zainudin, membenarkan adanya insiden tersebut. “Benar, korban diduga hanyut saat mandi di Sungai Ogan. Saat ini, pencarian masih terus dilakukan,” ungkap Iptu Toni.

Keluarga korban mengungkapkan bahwa Atdenen memiliki riwayat penyakit yang dideritanya sejak kecelakaan beberapa waktu lalu, dan kondisi kesehatannya kadang tiba-tiba menurun.

Dugaan sementara, penyakit itu kambuh saat korban berada di sungai, membuatnya kehilangan kesadaran dan terseret arus.

“Mungkin saja penyakitnya kambuh saat mandi. Kami hanya bisa berharap agar beliau segera ditemukan dalam kondisi apapun,” ucap salah satu kerabat korban, NN.

Dengan arus Sungai Ogan yang cukup deras, upaya pencarian korban menghadapi tantangan besar. Tim SAR, BPBD, serta kepolisian setempat dikerahkan menyusuri sungai menggunakan perahu karet dan alat bantu lainnya. Meski demikian, belum ada tanda-tanda keberadaan korban.

Tak hanya tim resmi, warga setempat juga turut membantu menyisir area sekitar sungai, berharap menemukan tanda-tanda korban.

Pihak keluarga tak henti-hentinya memanjatkan doa dan berharap Atdenen segera ditemukan. Masyarakat yang tergugah turut mendukung proses pencarian ini hingga tuntas. (Fiq)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca juga

Bayi 3 Bulan Jadi Sasaran, Ayah Berdalih Kesal Dengar Tangisan

21 Agustus 2026 - 09:21 WIB

Serunya Lomba 17-an di SDN 3 OKU, Siswa dan Guru Sama-sama Semangat

20 Agustus 2026 - 13:36 WIB

Hujan Deras Ganggu Jaringan Listrik, PLN ULP Lembayung Kerahkan 31 Personel Pulihkan Listrik di Lahat

19 Agustus 2026 - 22:32 WIB

Bupati Teddy Pimpin Upacara HUT ke-81 RI

17 Agustus 2026 - 15:25 WIB

36 Anggota Paskibraka OKU 2026 Dikukuhkan, Dua Siswa Sekolah Rakyat Catat Sejarah

16 Agustus 2026 - 09:21 WIB

Trending di OKU