Menu

Mode Gelap
PLN dan KKP Perkuat Sinergi, Listrik Andal Siap Dongkrak Produktivitas Sektor Kelautan dan Perikanan BRI BO Baturaja Salurkan Bantuan CSR 1 Unit Traktor untuk Lumbung Pangan Bakti Tani, Dorong Kemajuan Sektor Pertanian di OKU Timur 716 Agen BRILink Capai Target BEP, BO Baturaja Catat Kinerja Positif Hingga 25 Juni 2026 Inovasi Bayar SPP Pakai Sampah Raih Penghargaan, Program Binaan PLN Bantu 153 Anak Tetap Sekolah Hadirkan Pelayanan Cepat, PLN ULP Muara Aman Perkuat Budaya PS4 Makin Serius, OKU Bersiap Miliki Pabrik RDF Sampah Bernilai Ekonomi Tinggi

Daerah

Dugaan Penyakit Kambuh, Pria Paruh Baya Hilang Terseret Arus Sungai Ogan

Tim gabungan berupaya mencari korban.

Ogannews.com – Warga Kebun Jati, Kelurahan Saung Naga, Kecamatan Baturaja Timur dibuat heboh usai dikabarkan salah satu warganya hilang.

Ya, seorang pria paruh baya, Atdenen (56), hilang diduga hanyut di Sungai Ogan pada Minggu (27/10/24) sekitar pukul 13.40 WIB.

Hingga kini, tim gabungan bersama masyarakat setempat terus menyusuri sungai guna menemukan keberadaan korban.

Menurut informasi dari Kapolsek Baturaja Barat, kejadian bermula ketika Atdenen, yang sehari-harinya bekerja sebagai petugas parkir, pamit kepada keluarganya untuk mandi di sungai di bawah Kebun Jati.

Sungai Ogan yang mengalir deras di kawasan itu sudah menjadi tempat mandi rutin bagi Atdenen. Namun, hari naas itu, seorang warga melaporkan melihatnya terjatuh dan terbawa arus.

Kapolsek Baturaja Barat, Iptu Toni Zainudin, membenarkan adanya insiden tersebut. “Benar, korban diduga hanyut saat mandi di Sungai Ogan. Saat ini, pencarian masih terus dilakukan,” ungkap Iptu Toni.

Keluarga korban mengungkapkan bahwa Atdenen memiliki riwayat penyakit yang dideritanya sejak kecelakaan beberapa waktu lalu, dan kondisi kesehatannya kadang tiba-tiba menurun.

Dugaan sementara, penyakit itu kambuh saat korban berada di sungai, membuatnya kehilangan kesadaran dan terseret arus.

“Mungkin saja penyakitnya kambuh saat mandi. Kami hanya bisa berharap agar beliau segera ditemukan dalam kondisi apapun,” ucap salah satu kerabat korban, NN.

Dengan arus Sungai Ogan yang cukup deras, upaya pencarian korban menghadapi tantangan besar. Tim SAR, BPBD, serta kepolisian setempat dikerahkan menyusuri sungai menggunakan perahu karet dan alat bantu lainnya. Meski demikian, belum ada tanda-tanda keberadaan korban.

Tak hanya tim resmi, warga setempat juga turut membantu menyisir area sekitar sungai, berharap menemukan tanda-tanda korban.

Pihak keluarga tak henti-hentinya memanjatkan doa dan berharap Atdenen segera ditemukan. Masyarakat yang tergugah turut mendukung proses pencarian ini hingga tuntas. (Fiq)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca juga

BRI BO Baturaja Salurkan Bantuan CSR 1 Unit Traktor untuk Lumbung Pangan Bakti Tani, Dorong Kemajuan Sektor Pertanian di OKU Timur

8 Juli 2026 - 16:04 WIB

716 Agen BRILink Capai Target BEP, BO Baturaja Catat Kinerja Positif Hingga 25 Juni 2026

8 Juli 2026 - 16:00 WIB

Inovasi Bayar SPP Pakai Sampah Raih Penghargaan, Program Binaan PLN Bantu 153 Anak Tetap Sekolah

8 Juli 2026 - 10:43 WIB

Hadirkan Pelayanan Cepat, PLN ULP Muara Aman Perkuat Budaya PS4

7 Juli 2026 - 19:21 WIB

Makin Serius, OKU Bersiap Miliki Pabrik RDF Sampah Bernilai Ekonomi Tinggi

7 Juli 2026 - 09:47 WIB

Trending di OKU