Menu ✖

Mode Gelap
Kebakaran SMPN 21 OKU, Bupati Teddy Langsung Tinjau Lokasi Pemkab OKU Siapkan Arsitektur Pemerintahan Digital, Hindari Tumpang Tindih Aplikasi dan Data YBM PLN UP3 Lahat Salurkan Beasiswa Cahaya Pintar untuk 66 Pelajar di Kabupaten Lahat BumDes Karang Dapo Kembangkan Ayam Petelur, Dinas PMD OKU Dorong Jadi Penggerak Ekonomi Desa Menembus Jalan Berlumpur, Mantri BRI Alifia Naura Layani Nasabah di Pelosok OKI Curi Getah Karet, Pria di OKU Diamankan Warga hingga Diamuk Massa

Daerah

Guru OKU Diajari Ngoding! Ini Misi Diam-Diam Kementerian Siapkan Generasi Tangguh di Era AI

40 Guru SD Di-Upgrade Kemampuannya Lewat Pelatihan Coding & memanfaatkan AI, Disiapkan Jadi Garda Depan Pendidikan Digital.

Ogannews.com — Di tengah derasnya gelombang digitalisasi, 40 guru SD di Kabupaten OKU tak mau ketinggalan zaman.

Mereka mengikuti Pelatihan Coding dan Kecerdasan Artifisial (AI) yang digelar Balai Guru dan Tenaga Kependidikan (BGTK) Provinsi Sumatera Selatan, berkolaborasi dengan LPD Institut Teknologi dan Bisnis Palcomtech.

Bertempat di SDN 11 OKU, kegiatan ini bukan sekadar pelatihan biasa. Selama 11 hari, para pendidik dibekali pengetahuan teknologi mutakhir yang dulunya mungkin hanya dikenal anak-anak startup.

Jadwalnya pun terstruktur:

  • In 1 (Sesi Pembuka): 2 – 6 Juli 2025
  • On 1: 15 Juli 2025
  • On 2: 28 Juli 2025
  • On 3: 11 Agustus 2025
  • In 2 (Sesi Penutup): 27 – 29 Agustus 2025

Pelatihan ini resmi dibuka oleh Plt Kadisdik OKU, Subri SPd, MSi, MPd, yang menggarisbawahi pentingnya pelatihan ini sebagai titik balik pendidikan.

“Guru harus dibekali keterampilan yang relevan dengan teknologi terkini. Pelatihan ini menyentuh aspek pedagogik, teknis, hingga kepribadian, sebuah paket lengkap untuk transformasi digital pendidikan,” tegas Subri, pada Rabu (2/7/25).

Ia menambahkan, pelatihan ini merupakan bagian dari inisiatif strategis Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, agar peserta didik siap menghadapi dunia yang sudah melaju ke industri 5.0.

“Tidak hanya agar guru paham teknologi, tapi juga agar siswa jadi inovator. Bukan cuma jadi pengguna gadget, tapi pencipta solusi,” ujarnya.

Turut hadir dalam pembukaan antara lain:

  • General Manager Palcomtech, Khotop
  • Kabid SMP Agus Stiawan, SE MM
  • Kabid PTK Taufiq Hidayat, S.Kom MM
  • Kasi PTK SMP Dr. Suci Cahyati, SPd M.Or
  • Kasi PTK SD Sahri, SE M.Pd

Sementara itu, Khotop dari Palcomtech mengungkap bahwa kegiatan ini juga digelar di lima kabupaten lainnya, dan para peserta wajib menyelesaikan 5 modul resmi dari Kementerian.

“Ilmu yang mereka dapat harus dibagikan ke siswa. Ini bukan sekadar pelatihan, tapi misi regenerasi,” ungkapnya.

Apa yang dilakukan para guru ini bukan sekadar mengikuti tren. Ini adalah langkah nyata untuk membangun fondasi generasi masa depan yang bukan hanya tahu TikTok dan YouTube, tapi bisa menciptakan aplikasi, memecahkan masalah lewat logika, dan memahami etika teknologi. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca juga

YBM PLN UP3 Lahat Salurkan Beasiswa Cahaya Pintar untuk 66 Pelajar di Kabupaten Lahat

2 Oktober 2026 - 19:53 WIB

Menembus Jalan Berlumpur, Mantri BRI Alifia Naura Layani Nasabah di Pelosok OKI

29 September 2026 - 09:51 WIB

PLN dan DPRD Lahat Perkuat Sinergi, Bahas Keandalan Listrik hingga SPKLU

24 September 2026 - 16:43 WIB

Suami Tewas Ditikam Istri di OKI, Ini yang Terjadi Sebelum Peristiwa Maut

21 September 2026 - 15:16 WIB

Di Momen HPN 2026, PLN Wujudkan Mimpi Bapak Mino Punya Listrik Sendiri

2 September 2026 - 16:30 WIB

Trending di Daerah