Menu

Mode Gelap
Hari Pramuka ke-65, Bupati OKU Dorong Generasi Muda Mandiri dan Berkontribusi Nyata Geger! Plt Kepala KUA Pulau Beringin Tewas Ditusuk, 2 Pelaku Diciduk dalam 9 Jam Bupati OKU Perkuat Pengawasan Pengadaan Barang dan Jasa Lewat Diklat Probity Audit Karyawan Suzuki Thamrin Group Diduga Gelapkan Uang Pembelian Mobil Rp143 Juta Cekcok Batas Tanah Berujung Bacokan, Dua Warga Panggal-Panggal Luka PLN UP3 Lahat Sambungkan Listrik PT MIP Tanpa Padam, Dukung Operasional Industri di Merapi Barat

Daerah

Guru OKU Diajari Ngoding! Ini Misi Diam-Diam Kementerian Siapkan Generasi Tangguh di Era AI

40 Guru SD Di-Upgrade Kemampuannya Lewat Pelatihan Coding & memanfaatkan AI, Disiapkan Jadi Garda Depan Pendidikan Digital.

Ogannews.com — Di tengah derasnya gelombang digitalisasi, 40 guru SD di Kabupaten OKU tak mau ketinggalan zaman.

Mereka mengikuti Pelatihan Coding dan Kecerdasan Artifisial (AI) yang digelar Balai Guru dan Tenaga Kependidikan (BGTK) Provinsi Sumatera Selatan, berkolaborasi dengan LPD Institut Teknologi dan Bisnis Palcomtech.

Bertempat di SDN 11 OKU, kegiatan ini bukan sekadar pelatihan biasa. Selama 11 hari, para pendidik dibekali pengetahuan teknologi mutakhir yang dulunya mungkin hanya dikenal anak-anak startup.

Jadwalnya pun terstruktur:

  • In 1 (Sesi Pembuka): 2 – 6 Juli 2025
  • On 1: 15 Juli 2025
  • On 2: 28 Juli 2025
  • On 3: 11 Agustus 2025
  • In 2 (Sesi Penutup): 27 – 29 Agustus 2025

Pelatihan ini resmi dibuka oleh Plt Kadisdik OKU, Subri SPd, MSi, MPd, yang menggarisbawahi pentingnya pelatihan ini sebagai titik balik pendidikan.

“Guru harus dibekali keterampilan yang relevan dengan teknologi terkini. Pelatihan ini menyentuh aspek pedagogik, teknis, hingga kepribadian, sebuah paket lengkap untuk transformasi digital pendidikan,” tegas Subri, pada Rabu (2/7/25).

Ia menambahkan, pelatihan ini merupakan bagian dari inisiatif strategis Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, agar peserta didik siap menghadapi dunia yang sudah melaju ke industri 5.0.

“Tidak hanya agar guru paham teknologi, tapi juga agar siswa jadi inovator. Bukan cuma jadi pengguna gadget, tapi pencipta solusi,” ujarnya.

Turut hadir dalam pembukaan antara lain:

  • General Manager Palcomtech, Khotop
  • Kabid SMP Agus Stiawan, SE MM
  • Kabid PTK Taufiq Hidayat, S.Kom MM
  • Kasi PTK SMP Dr. Suci Cahyati, SPd M.Or
  • Kasi PTK SD Sahri, SE M.Pd

Sementara itu, Khotop dari Palcomtech mengungkap bahwa kegiatan ini juga digelar di lima kabupaten lainnya, dan para peserta wajib menyelesaikan 5 modul resmi dari Kementerian.

“Ilmu yang mereka dapat harus dibagikan ke siswa. Ini bukan sekadar pelatihan, tapi misi regenerasi,” ungkapnya.

Apa yang dilakukan para guru ini bukan sekadar mengikuti tren. Ini adalah langkah nyata untuk membangun fondasi generasi masa depan yang bukan hanya tahu TikTok dan YouTube, tapi bisa menciptakan aplikasi, memecahkan masalah lewat logika, dan memahami etika teknologi. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca juga

Hari Pramuka ke-65, Bupati OKU Dorong Generasi Muda Mandiri dan Berkontribusi Nyata

14 Agustus 2026 - 19:48 WIB

PLN UP3 Lahat Sambungkan Listrik PT MIP Tanpa Padam, Dukung Operasional Industri di Merapi Barat

12 Agustus 2026 - 10:42 WIB

PLN ULP Baturaja Kampanyekan Gerakan Bayar Listrik Tepat Waktu di HUT OKU ke-116

5 Agustus 2026 - 16:13 WIB

Jelang HUT ke-81 RI, PLN Suplai Listrik 11 MVA untuk Industri Pelabuhan dan Batu Bara di Muara Enim

21 Juli 2026 - 16:15 WIB

PLN UP3 Lahat Nyalakan Listrik Gratis di Ponpes Babussalam, Santri Haru Sambut Cahaya Baru untuk Belajar dan Beribadah

17 Juli 2026 - 17:08 WIB

Trending di Daerah