Menu

Mode Gelap
PLN Baturaja Jemput Bola, Siapkan Listrik Andal untuk Koperasi Desa Merah Putih di 5 Desa OKU Teddy ‘Sentil’ Baznas OKU: Kurangi Retorika, Perbanyak Aksi Nyata untuk Umat Demo Pedagang atau Penguasa Kios? Perumda Buka Borok Lama Pasar Baturaja Banjir Rendam Baturaja Timur, 90 KK Terima Bantuan Sembako dari Pemkab OKU Bupati OKU Jemput Investasi ke Jakarta, Dorong RDF Plant Jadi Solusi Sampah dan Energi Baru 312 Posbakum Segera Hadir di OKU Timur, Akses Keadilan Kini Menjangkau Hingga Desa

Berita Utama

Warga Desa Lubuk Rukam Berhasil Tangkap Buaya Sepanjang 2,63 Meter di Sungai Ogan

Warga Desa Lubuk Rukam berhasil menangkap buaya.

Ogannews.com – Seekor buaya sepanjang 2,36 meter ditemukan di Sungai Ogan Desa Lubuk Rukam, Kecamatan Peninjauan, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU).

Kepala Desa Lubuk Rukam, Izahrullah, bersama perangkat desa dan warga setempat segera berkoordinasi untuk menangkap reptil berbahaya itu. Penangkapan berhasil dilakukan pada Jumat dini hari setelah usaha panjang dan penuh ketegangan.

“Buaya ini sudah terlihat sejak empat hari terakhir di Sungai Ogan, Desa Lubuk Rukam. Keberadaannya sangat meresahkan warga, sehingga kami melakukan upaya penangkapan. Alhamdulillah, tadi malam sekitar pukul 01.00 dini hari berhasil kami tangkap,” ungkap Izahrullah, Jumat (16/08/24).

Izahrullah, yang akrab disapa Lul, menjelaskan bahwa proses penangkapan buaya berlangsung alot dan memerlukan kesabaran serta kehati-hatian ekstra.

“Kami memulai upaya penangkapan sejak Kamis sore sekitar pukul 16.30 WIB dan baru berhasil sekitar pukul 01.00 dini hari. Meski buaya ini terlihat tidak agresif, kami tetap harus waspada,” jelasnya.

Ia juga mengimbau masyarakat Desa Lubuk Rukam dan sekitarnya untuk tetap waspada terhadap kemungkinan ancaman buaya lain di Sungai Ogan.

“Kami meminta warga untuk waspada, terutama yang sering beraktivitas di sungai. Kami juga menghimbau orang tua agar mengawasi anak-anak yang sering mandi dan bermain di aliran sungai Ogan. Dari laporan beberapa kepala desa tetangga, masih ada buaya lain yang belum tertangkap,” tegasnya.

Sementara itu, Andri Irawan, salah satu warga Desa Lubuk Rukam, mengungkapkan bahwa buaya yang berhasil ditangkap itu pertama kali terlihat oleh adiknya saat sedang memancing di Sungai Ogan.

“Waktu itu, adik saya sedang mancing. Tiba-tiba dia melihat ada seekor buaya muncul. Lalu dia melaporkan kepada saya. Dari pengamatan kami, sepertinya ini bukan buaya liar. Dugaan kami, ini buaya tangkaran. Sebab dari geraknya yang tidak agresif dan tidak takut dengan kedatangan manusia, sangat berbeda dengan kebiasaan buaya liar,” tuturnya.

Kepala Kesatuan Pengelolaan Hutan Konservasi (KPHK) Gunung Raya, Herman, mengonfirmasi bahwa buaya yang berhasil ditangkap oleh warga merupakan jenis buaya muara yang dilindungi. Ia menyatakan bahwa buaya tersebut akan dibawa ke Pusat Rehabilitasi Satwa (PRS) di Palembang.

“Buaya ini termasuk dalam kategori buaya yang dilindungi dan akan kami bawa ke PRS di Palembang,” ujarnya.

Herman menambahkan bahwa pihaknya akan memasang papan imbauan di beberapa desa sebagai bentuk antisipasi ancaman bahaya buaya.

“Kami akan membuat papan himbauan di beberapa desa agar masyarakat bisa waspada bahwa saat ini di Sungai Ogan ada buaya yang bisa mengancam keselamatan,” pungkasnya. (Fiq)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca juga

PLN Baturaja Jemput Bola, Siapkan Listrik Andal untuk Koperasi Desa Merah Putih di 5 Desa OKU

18 April 2026 - 12:59 WIB

Teddy ‘Sentil’ Baznas OKU: Kurangi Retorika, Perbanyak Aksi Nyata untuk Umat

18 April 2026 - 05:25 WIB

Demo Pedagang atau Penguasa Kios? Perumda Buka Borok Lama Pasar Baturaja

17 April 2026 - 19:33 WIB

Banjir Rendam Baturaja Timur, 90 KK Terima Bantuan Sembako dari Pemkab OKU

17 April 2026 - 10:32 WIB

Bupati OKU Jemput Investasi ke Jakarta, Dorong RDF Plant Jadi Solusi Sampah dan Energi Baru

17 April 2026 - 10:24 WIB

Trending di OKU